GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kios Durian Hangus Dibakar Kelompok Matel di Kalibata, Pedagang Pilih Bagikan Dagangannya ke Warga

Kios durian ikut terbakar saat massa matel mengamuk di Kalibata. Pedagang durian korban kebakaran justru pilih berbagi dagangan ke warga sekitar.
Jumat, 12 Desember 2025 - 12:42 WIB
Pedagang Durian jadi Korban di Kalibata
Sumber :
  • TikTok/husnuljamil

tvOnenews.com - Suasana di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12/2025) malam berubah mencekam.

Insiden pengeroyokan dua orang mata elang (matel) yang berujung tewas memicu amarah kelompok rekan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak lama setelah kejadian, massa datang dan membakar sejumlah fasilitas di sekitar lokasi, termasuk tenda pedagang kaki lima, kios, serta kendaraan warga.

Kawasan di depan TMP Kalibata pun menjadi lautan api. Polisi mencatat sedikitnya ada sembilan kios dan enam sepeda motor yang hangus terbakar dalam insiden tersebut.

Bahkan satu mobil yang terparkir di dekat lokasi juga ikut menjadi korban amukan massa.

Pada Jumat (12/12/2025) pagi, garis polisi telah dipasang di seluruh area yang terdampak.

Lokasi tempat dua matel ditemukan terkapar kini berubah menjadi puing-puing hitam. Terlihat garis kuning membentang di sepanjang jalan, melingkari bekas kios yang hangus, tenda PKL yang terbakar, hingga gerobak yang tinggal rangka.

Kondisi Mencekam TKP Dua Mata Elang Bersimbah Darah di TMP Kalibata
Kondisi Mencekam TKP Dua Mata Elang Bersimbah Darah di TMP Kalibata
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Beberapa petugas PPSU Kecamatan Kalibata dibantu warga setempat dan tukang rongsok berupaya membersihkan sisa-sisa kebakaran.

Pecahan kaca, sampah durian, besi hangus, serta sisa atap kios yang runtuh masih berserakan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Suasana pagi itu penuh duka dan kelelahan dari warga yang kehilangan tempat mencari nafkah.

Salah satu kisah paling mengharukan datang dari pedagang durian yang kiosnya ikut terbakar.

Dalam video yang viral di media sosial X, terlihat tumpukan durian yang gosong berserakan di pinggir jalan.

Pedagang berkaus biru yang disebut-sebut sebagai pemilik kios durian tampak pasrah melihat dagangannya habis terbakar.

Meski begitu, ia memilih membagikan durian-durian yang tersisa kepada warga yang datang ke lokasi.

Tangis UMKM Kalibata Usai Kiosnya Hangus Kena Amuk Massa Mata Elang: Kami Cuma Cari Nafkah
Tangis UMKM Kalibata Usai Kiosnya Hangus Kena Amuk Massa Mata Elang: Kami Cuma Cari Nafkah
Sumber :
  • Julio Trisaputra

Dalam unggahan akun X bernama @sebuahakund, tampak pedagang durian itu tetap tersenyum meski matanya lelah.

“Lagi liat live yang di Kalibata, kasian banget bapak penjual duriannya kebakar, terus akhirnya bapaknya ngasih ke orang-orang di situ. Jahat banget ya Allah, (yang baju biru pedagang duriannya), dan dia bilang itu duriannya baru belanja. Ya Allah, kesel banget,” tulis akun tersebut.

Netizen lain menambahkan bahwa suasana di sekitar lokasi kini sudah mulai kondusif, meski polisi masih berjaga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Iyaa kak, kasian banget, yang nggak tahu apa-apa malah jadi korban. Aku orang sekitar sana, sekarang udah mulai tenang, tapi polisi masih jaga,” tulis pengguna lain di kolom komentar.

Berdasarkan laporan Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, penyebab kebakaran diduga akibat penyiraman bensin oleh massa yang marah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp273 juta.

Kios durian yang terbakar itu berada tepat di depan area yang menjadi pusat keributan antara kelompok mata elang dan warga.

Video yang memperlihatkan warga memunguti dan memakan durian yang gosong pun viral di media sosial.

Beberapa warga terlihat menikmati durian di tempat, sementara pedagang yang menjadi korban hanya bisa tersenyum pahit.

Hingga kini, Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki pihak-pihak yang terlibat dalam pembakaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi juga memperkuat penjagaan di sekitar Kalibata untuk mencegah aksi balasan atau bentrok susulan antar kelompok.

Kasus ini menambah panjang daftar kerusuhan yang dipicu oleh bentrok antara debt collector dan warga. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT