News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resbob Dilaporkan ke Polisi, Ibunda Khawatir Anaknya Mengalami Hal ini: Sampai Detik ini Masih Takut

Seorang konten kreator, Muhammad Adimas Firdaus atau disapa Resbob dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan ujaran kebencian yang mengandung SARA dengan menghina suku Sunda.
Minggu, 14 Desember 2025 - 22:05 WIB
Konten kreator, Resbob Dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian, ibunda mendapat teror
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube dr Richard Lee, MARS, Resbobbb

tvOnenews.com - Seorang konten kreator, Muhammad Adimas Firdaus atau disapa Resbob kembali dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan ujaran kebencian yang mengandung SARA dengan menghina suku Sunda.

Sebelumnya, Resbob pernah dilaporkan atas pencemaran nama baik Azizah Salsha dan keluarganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Resbob kembali dilaporkan akibat ucapannya sendiri yang terjadi saat melakukan siaran langsung di kanal YouTube miliknya.

Mendengar kasus yang menimpa anaknya tersebut, sang ibu sempat merasa takut bila Resbob dipenjara.

“Takut, takut anakku di penjara. Karena satu aku nggak punya uang, aku nggak punya koneksi, aku nggak punya siapa-siapa. Aku nggak punya kenalan orang hebat, aku nggak punya siapa-siapa,” ungkap ibunda Resbob, Putri pada tayangan YouTube dr Richard Lee, MARS. 

“Yang ku punya hanya anakku dua (Resbob dan Bigmo), sama anakku satu Husein. Itu saja. Makanya itu aku takut banget. Aku bilang, ih kalau sampai kejadian begitu gimana?” sambungnya.

Resbob
Resbob
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @adimasfirdauss

Dirinya sempat bercerita saat ia mengantarkan teman untuk mengurus proses hukum di penjara.

Ibunda Resbob tak ingin bila anaknya bernasib sama seperti temannya yang harus mendekam di penjara.

Ia mengaku bahwa anaknya telah melakukan kesalahan. Namun saat ini hanya bersikap pasrah dan berserah diri kepada Allah.

Putri mengaku tidak memiliki siapa-siapa kecuali ketiga anaknya dan mengharapkan pertolongan dari Allah.

“Ya, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya hanya manusia biasa, tapi saya yakin saya punya Allah. Allah pasti tolong saya,” ujar ibunda Resbob.

“Saya nggak punya siapa-siapa, saya nggak punya uang, saya nggak punya kuasa, saya nggak punya teman, orang-orang hebat, tidak punya,” jelasnya.

“Sebagai seorang muslim, kita harus percaya, harus berserah diri sama Allah. Yang penting kita sudah berusaha,” kata Putri melanjutkan.

Ibu Resbob alias Adimas Firdaus
Ibu Resbob alias Adimas Firdaus
Sumber :
  • YouTube/BUNDLifetainment

Ketika ditanya apabila Resbob masuk penjara karena kesalahannya, Putri menjawab ia ikhlas bila sang anak bertanggung jawab atas kesalahannya.

Namun, dirinya tidak ikhlas bila harus melihat anaknya masuk penjara.

“Kalau untuk kesalahannya, ikhlas. Tapi kalau untuk melihatnya dipenjara, ya saya nggak mau. Karena nggak akan ada seorang ibu yang mau anaknya dipenjara,” terang Putri.

“Takut sampai detik ini saya ngomong juga masih takut,” pungkasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Resbob mengucapkan kata-kata kasar yang dinilai mengandung ujaran kebencian kepada suku Sunda dan suporter Persib Bandung, Viking.

Ucapannya viral dan tersebar dengan cepat melalui potongan video di media sosial. Hal ini memicu amarah publik hingga berujung laporan ke pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini polisi masih mencari keberadaan Resbob lantaran ia kerap berpindah-pindah lokasi.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT