Sifat Asli Resbob di Mata Adik Kandungnya Bigmo, jadi Akar Masalah Dugaan Hinaan ke Suku Sunda dan Viking
- Tangkapan layar
Jakarta, tvOnenews.com — Sosok Bigmo kembali mencuri perhatian publik setelah secara terbuka mengungkap tabir kepribadian kakak kandungnya Adimas Firdaus alias Resbob yang kini tengah tersandung kasus dugaan ujaran kebencian.
Seperti diketahui, Resbob diduga menyebarkan konten bermuatan kebencian terhadap masyarakat Sunda dan suporter Persib Bandung Viking.
Konten tersebut menuai reaksi keras publik dan berujung pada laporan polisi dari berbagai pihak.
- Istimewa
Salah satu laporan dilayangkan oleh perwakilan Viking dengan Nomor: LP/B/674/XII/2025/SPKT/Polda Jawa Barat tertanggal 11 Desember 2025 atas nama pelapor Ferdy Rizky Adilya.
Selain itu, laporan juga datang dari elemen masyarakat Rumah Aliansi Sunda Ngahiji dengan Nomor: 2021/XII/RES.2.5./2025/Ditressiber yang dilaporkan oleh Deni Suwardi.
Atas perbuatannya, Resbob dijerat Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait penyebaran informasi bermuatan hasutan kebencian atau permusuhan berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.
Di tengah kasus hukum tersebut, Bigmo secara terbuka membeberkan relasi kakak-adik yang disebutnya telah lama retak. Pengakuan itu disampaikannya dalam perbincangan di podcast Deddy Corbuzier.
Bigmo mengungkapkan bahwa dirinya nyaris tidak lagi memiliki komunikasi dengan Resbob. Pertemuan terakhir mereka pun hanya terjadi saat sama-sama memenuhi panggilan dalam proses hukum di Bareskrim.
- Kolase tvOnenews.com / YouTube Deddy Corbuzier / Instagram Resbob
Menurut Bigmo, satu-satunya kontak terbaru justru terjadi ketika kasus Resbob sedang ramai diperbincangkan.
Saat itu, Resbob mengirimkan pesan berisi tangkapan layar bukti transfer uang Rp10 juta yang sebelumnya diberikan Bigmo kepada sang ibu.
Namun, pesan tersebut disertai kalimat bernada menyindir, yang membuat Bigmo terkejut. Padahal, menurut pengakuannya, Resbob tidak pernah memberikan bantuan finansial kepada keluarga.
Cerita itu bahkan membuat Deddy Corbuzier terkejut saat mendengarnya. Bigmo menegaskan bahwa nominal Rp10 juta bukan perkara kecil baginya, melainkan wujud tanggung jawab sebagai anak.
Pesan tersebut dikirim melalui pesan langsung Instagram, bukan WhatsApp, dan dikirim di tengah situasi kasus yang sedang memanas.
Dalam perbincangan itu, Bigmo juga menjelaskan latar belakang perbedaan pola asuh dan lingkungan yang membentuk karakter mereka sejak kecil.
“Dia itu gede kan, gue gede di Amerika, dia gede di pesantren dan uang jajan dia lebih gede di pesantren daripada gue di Amerika,” ujar Bigmo.
Ketika ditanya alasan perbedaan tersebut, Bigmo menjawab, “Karena dia mindset bos-bosan, mindset ingin menjadi bos-bosan. Jadi memang dari kecil dispoil bos-bosan.”
Bigmo menilai pola pikir tersebut terbawa hingga dewasa, meski kondisi finansial keluarga sudah berubah. Ia juga menyinggung perilaku Resbob saat melakukan siaran langsung, yang menurutnya berada di lingkungan orang-orang yang selalu memujanya.
“Nah waktu di stream itu, waktu dia lagi ngestream itu, gue tahu nih dia lagi di depan minion-minionnya… jadi enggak ada yang berani mengkritik,” ungkapnya.
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @bigmoskyy @resbobbb
Menurut Bigmo, dorongan utama Resbob adalah keinginan untuk terlihat keren di mata lingkungan sekitarnya. Ia bahkan menilai bahwa secara psikologis, sang kakak hanya ingin tampak hebat lewat kontroversi.
“Menurut gue psikis malah ‘gue keren kalau gue kata-katain bola ini dan orang ini’,” kata Bigmo.
Saat Deddy Corbuzier menyinggung bahwa perbuatan Resbob terekam jelas, Bigmo menjawab singkat, “Dia enggak nyampe, SDM-nya enggak sampai di situ.”
Bigmo juga membedakan motivasi mereka dalam melakukan streaming. Menurutnya, dirinya streaming untuk berkarya dan mencari penghasilan, sementara Resbob sekadar ingin memiliki status sosial.
“Kalau dia streaming itu biar dia bisa ditanya orang, ‘lu ngapain?’ gue jadi streamer,” ujarnya.
Lebih jauh, Bigmo mengungkap bahwa konflik di antara mereka sudah sering terjadi sejak lama. Ia bahkan mengaku pernah bersikap keras demi mendorong perubahan pada sang kakak.
“Gue memang ngata-ngatain dia dari awal biar dia berubah,” katanya.
Bigmo juga menyinggung soal kondisi finansial Resbob yang sempat bergantung pada pinjaman, termasuk pinjaman online. Hal tersebut, menurutnya, juga ramai diperbincangkan di media sosial.
Menutup ceritanya, Bigmo menegaskan bahwa persoalan yang menimpa Resbob bukan sekadar situasional, melainkan berkaitan dengan karakter pribadi.
“Enggak. Memang karakternya ini,” pungkasnya.
Pengakuan Bigmo pun membuka sisi lain dari sosok Resbob, memperlihatkan bahwa kasus yang kini mencuat ke publik ternyata berakar dari konflik panjang, baik secara personal maupun keluarga.
Load more