News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Resbob Ditempatkan di Sel Khusus setelah Ditangkap atas Kasus Ujaran Kebencian terhadap Suku Sunda?

Resbob ditempatkan di sel khusus usai ditangkap karena ujaran kebencian terhadap suku Sunda. Polisi jelaskan alasannya terkait kebutuhan pemeriksaan.
Rabu, 17 Desember 2025 - 15:53 WIB
Resbob atau Adimas Firdaus
Sumber :
  • TikTok/resbobbb

tvOnenews.com - Kasus ujaran kebencian yang menyeret Adimas Firdaus atau yang lebih dikenal dengan nama Resbob, kini tengah menjadi sorotan publik.

Pria yang dikenal sebagai YouTuber ini ditangkap oleh Polda Jawa Barat setelah aksinya menghina suku Sunda dan suporter Persib Bandung, Viking, viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah penangkapannya, polisi memastikan bahwa Resbob tidak ditempatkan di sel tahanan umum, melainkan di sel khusus selama proses pemeriksaan berlangsung.

Resbob diamankan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat di wilayah Semarang.

Sebelum itu, ia sempat berpindah-pindah lokasi dari Surabaya hingga Solo, sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh tim siber.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengonfirmasi bahwa Resbob kini telah diamankan di Mapolda Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan.

Konten kreator, Resbob
Konten kreator, Resbob
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Resbob

“Seperti yang rekan-rekan ketahui, kemarin kita sudah berhasil mengamankan Resbob, dan yang bersangkutan saat ini sudah ada di Mapolda Jabar, sedang dilakukan penyidikan oleh Subdit Cyber. Pada saat ini kita memang utamanya adalah terkait dengan pertanyaan-pertanyaan yang akan disampaikan pada Resbob tersebut," ujar Hendra kepada wartawan.

Menurut Hendra, penempatan Resbob di sel khusus bukan tanpa alasan. Polisi menilai, langkah tersebut dilakukan karena masih dalam tahap pemeriksaan lanjutan dan pengumpulan alat bukti.

“Sejauh ini dia belum kita masukkan ke sel yang umum, ya. Masih di sel khusus karena masih kebutuhan pemeriksaan yang continue. Jadi kita masih sendirikan dia. Tapi apabila sudah ditetapkan tersangka, sehingga nanti lebih leluasa, kita tidak terbatas waktu," jelas Hendra.

Selain untuk mempermudah proses pemeriksaan, penempatan Resbob di sel khusus juga disebut sebagai langkah keamanan dan pengawasan, mengingat kasus ini sudah memicu reaksi besar dari masyarakat, khususnya warga Jawa Barat dan suporter Persib.

Beberapa pihak khawatir jika Resbob ditempatkan di sel umum, ia bisa berpotensi menghadapi ancaman atau intimidasi dari tahanan lain yang mungkin ikut tersulut oleh ujaran kebencian yang ia lontarkan.

Polisi saat ini masih mendalami berbagai bukti digital yang berkaitan dengan kasus ujaran kebencian tersebut.

“Di samping itu, kita juga terus melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Saksi yang menguatkan ini adalah saksi pelapor, ada satu lagi yang akan kita periksa, kemudian saksi ahli bahasa, serta saksi ahli yang menyangkut media elektronik juga menjadi agenda kita,” tambah Hendra.

Konten Kreator Adimas Firdaus alias Resbob digelandang polisi usai ditangkap di daerah Jawa Tengah
Konten Kreator Adimas Firdaus alias Resbob digelandang polisi usai ditangkap di daerah Jawa Tengah
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah ada empat orang saksi yang diperiksa, dan kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah karena kasus ini melibatkan rekaman video dan aktivitas daring yang cukup luas.

“Kemungkinan akan bertambah lagi karena ini menyangkut masalah elektronik. Tentu saja akan banyak saksi, terutama saksi ahli. Untuk saksi pelapor, ada empat,” ucap Hendra.

Hendra menegaskan bahwa penyidik saat ini sedang fokus memastikan dua alat bukti utama yang cukup kuat untuk menetapkan status hukum terhadap Resbob.

"Yang terpenting saat ini adalah bagaimana yang bersangkutan memenuhi unsur dulu, bukti permulaannya cukup. Ini kita kuatkan dulu sehingga dua alat bukti ini nanti akan menetapkan dia sebagai tersangka,” katanya.

Dalam waktu dekat, polisi berencana melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum Resbob.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, publik masih menantikan perkembangan kasus ini, mengingat ujaran Resbob telah memicu kemarahan besar di kalangan netizen, terutama masyarakat Sunda yang merasa tersinggung oleh pernyataannya.

Beberapa organisasi masyarakat bahkan telah menyatakan siap mengawal proses hukum agar kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi publik figur lain untuk lebih berhati-hati dalam berbicara. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai viral kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kini mencuat di media social terkait kasus kekerasan anak di Daycare Banda Aceh. Sontak,
Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung

Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung

​​​​​​​Kasus ayah kandung diduga culik anak di Kelapa Gading berlanjut. Kuasa hukum JE pertanyakan sikap ibu kandung yang tak hadirkan anak di sidang.
Polda Banten dan BI Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Didominasi Pecahan 50 Ribu

Polda Banten dan BI Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Didominasi Pecahan 50 Ribu

Sebagai langkah konkret dalam melindungi sistem keuangan dan kedaulatan mata uang nasional, Polda Banten memusnahkan ribuan lembar uang palsu. 
Cari Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi, Kemenhub Dukung Simulasi Teknis KNKT

Cari Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi, Kemenhub Dukung Simulasi Teknis KNKT

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi memastikan jalur kereta api yang terdampak kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur telah kembali normal. 
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen Disambut Meriah di Jakarta, Fans Padati Acara Pop-up Parfum di Grand Indonesia

Joong Archen kembali menyapa penggemarnya di Indonesia dengan menghadiri acara pop-up store Viktor&Rolf yang digelar di Grand Indonesia, Rabu (29/4/2026). 
Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Sebelum Meninggal, Mia Citra Terjepit Dalam Kereta 10 Jam dan Sempat Dirawat di RSUD Bekasi

Korban tewas akibat tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 16 orang.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Ramalan Keuangan Zodiak 1 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 1 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 1 Mei 2026 untuk  Libra hingga Pisces berpeluang stabil secara finansial, meski harus hadapi pengeluaran dan keputusan penting.
Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai Viral Daycare Little Aresha, Kini Mencuat Kasus Kekerasan Anak di Daycare Banda Aceh

Usai viral kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kini mencuat di media social terkait kasus kekerasan anak di Daycare Banda Aceh. Sontak,
Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung

Kasus Ayah Kandung Diduga Culik Anak Berlanjut, Kuasa Hukum JE Pertanyakan Sikap Ibu Kandung

​​​​​​​Kasus ayah kandung diduga culik anak di Kelapa Gading berlanjut. Kuasa hukum JE pertanyakan sikap ibu kandung yang tak hadirkan anak di sidang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT