Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk
- Kolase Istimewa, Instagram/@azizahsalsha_ & Tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo
Jakarta, tvOnenews.com - Selebgram Azizah Salsha merespons terkait YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob dan Muhammad Jannah alias Bigmo ditetapkan sebagai tersangka.
Melalui kuasa hukumnya, Anandya Dipo Pratama, Azizah Salsha memahami Bigmo dan Resbob telah minta maaf. Bahkan pelapor dan terlapor sudah melewati dua kali mediasi di tahap penyelidikan.
Akan tetapi, Azizah Salsha telah memutuskan kasus dugaan fitnah dari Bigmo dan Resbob tetap berlanjut. Di sisi lain, mantan istri Pratama Arhan itu sudah memaafkan terlapor.
"Untuk secara memaafkan, Azizah sudah memaafkan Resbob dan Bigmo. Tapi, aturan hukum tetap pengin dijalankan, itu dari klien kami," ungkap Anandya kepada awak media di Bareskrim Mabes Polri, Jumat (6/3/2026).
Alasan Azizah Salsha Lanjut Proses Hukum

- Instagram - Azizah Salsha
Anindya mengungkap alasannya kenapa tidak ada ruang pencabutan laporan. Mantan istri bek Timnas Indonesia itu merasa namanya telah dicap buruk.
Akibat siaran langsung Bigmo dan Resbob, Zize menganggap namanya telah tercemar di ruang publik.
Anak dari Andre Rosiade itu secara pribadi sudah tidak menyimpan dendam. Namun, dugaan fitnah diucapkan Bigmo dan Resbob juga berdampak pada keluarganya.
Zize pun tidak membiarkan nama dirinya dan keluarga dicap buruk. Hal ini sebagai bentuk pembalasan dari sang selebgram kepada YouTuber kakak-beradik tersebut.
"Dari pihak Azizah sendiri, ini mungkin sudah mencemarkan nama baik dan ini juga sebagai efek jera dari klien kami," jelasnya.
Anindya mengungkap dampak lainnya. Ucapan dugaan fitnah dari Bigmo dan Resbob menyerang mental Azizah Salsha. Perempuan berusia 22 tahun ini pun melaporkan kakak-beradik itu ke pihak berwajib.
"Ini juga dampaknya sangat buruk bagi keluarga besar Azizah," tegasnya.
Anindya mewakili Azizah Salsha memberikan pesan kepada publik. Dari kasus ini, menjadi peringatan keras agar menggunakan media sosial dengan bijak.
Khususnya kepada para konten kreator maupun pengguna media sosial, untuk membahas sebuah isu, sebaiknya dicerna lebih dulu sebelum menyebarkan ke ruang publik.
"Jangan sembarang mengeluarkan pernyataan agar lebih baik lagi ke depannya," pesannya.
Load more