News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isi Grup Skenario Sebar CCTV Inara Rusli dan Insanul Fahmi Bocor, Kuasa Hukum Saksi Curiga Video 3 Menit Diedit 2 Jam

Kuasa hukum saksi Viola, Dedi Djunaedi alias Dedi DJ mencurigai soal durasi video rekaman CCTV skandal Inara Rusli dan Insanul Fahmi berubah menjadi 2 jam.
Jumat, 26 Desember 2025 - 13:09 WIB
Insanul Fahmi dan Inara Rusli.
Sumber :
  • YouTube/dr. Richard Lee, MARS - Instagram/mommy_starla

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum saksi Viola, Dedi Djunaedi alias Dedi DJ terkejut dengan kabar adanya isi grup terkait CCTV Inara Rusli dan Wardatina Mawa.

Dalam tangkapan layar isi pesan grup tersebut, beberapa pihak menyusun skenario menyebarkan CCTV skandal perselingkuhan Inara Rusli dan Insanul Fahmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi DJ menyayangkan sikap pelaku penyebar video CCTV Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Ia mencurigai konsep menyebarkan adanya rekaman skandal durasi dua jam tersebut disusun dengan rapi.

"Mereka bersukutu, mereka berkelompok sehingga dibuat satu konsep serapi mungkin. Video ini kalau menurut keterangan saksi kunci ini kan cuma tiga menit," ujar Dedi Dj dilansir tvOnenews.com dari Cumicumi, Jumat (26/12/2025).

Kejanggalan Video Rekaman CCTV Skandal Inara Rusli dan Insanul Fahmi

Praktisi Hukum, Dedi DJ Bicara soal Pernikahan Siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi
Praktisi Hukum, Dedi DJ Bicara soal Pernikahan Siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi
Sumber :
  • YouTube Cumicumi

Praktisi hukum tersebut bertanya kenapa rekaman CCTV itu dua jam. Ia mendapat keterangan dari Viola, teman satu manajemen sekaligus rekan dekat Inara Rusli, bahwa video itu hanya tiga menit.

Ia mencurigai video tiga menit menjadi dua jam telah diedit serapi mungkin oleh para pelaku. Nantinya, video editan tersebut direncanakan sebagai rekaman yang merebak di media sosial.

Belakangan ini, Insanul Fahmi mengejutkan publik. Ia mengunggah sebuah tangkapan layar grup berisi membahas rekaman CCTV Inara dan dirinya.

Dalam tangkapan layar tersebut, nomor ponsel diduga milik Wardatina Mawa terekam di dalam grup tersebut. Ironisnya, Sosok itu tampak sengaja ingin menjual video CCTV itu ke ruang publik.

"Logika lah, masa iya sih dua jam. Ini kan betul-betul menyerang. Udah menyebarkan ya, udah dia kondisinya seperti ini dengan keluarganya. Kemudian, juga di-create, diedit serapi mungkin," tuturnya.

Ia memahami betul dengan adanya rekaman CCTV tersebut. Video berdurasi dua jam itu menjadi barang bukti kuat Mawa melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya.

Ia mengatakan, kasus ini tidak akan berjalan jika tak ada barang bukti kuat seperti CCTV. Namun begitu, kasus ilegal access rekaman CCTV diharapkan menjadi atensi bagi pihak Kepolisian.

"Apakah betul informasi yang beredar 2 jam? Seperti apa bisa jadi 2 jam?," tanya dia.

Sebelumnya Dedy juga menjelaskan bahwa, dirinya telah mengantongi siapa saja nama-nama tersebut. Ia mengatakan para pelaku penyebar sekaligus penyusun skenario tidak hanya satu orang.

"Kita sudah mengantongi, jadi mereka di luar sana jangan tenang-tenang. Kita sudah tahu semuanya ada banyak orang yang terlibat," tegasnya.

Ia membocorkan sedikit siapa pelakunya. Ia mencurigai bahwa ada enam orang berasal dari satu manajemen yang turut bantu menyebarkan rekaman CCTV dibalut dengan motif mencari komersial.

"Keterlibatan motifnya jelas mencari uang untuk dijual," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan perselingkuhan Insanul Fahmi dan Inara Rusli merebak sejak November 2025. Hal ini bermula dari curahan hati Mawa viral di media sosial.

Selepas itu, Mawa melaporkan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya. Kemudian Inara dan Insanul berani muncul ke ruang publik membicarakan hubungan di antara keduanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inara Rusli juga tidak bisa tinggal diam. Ia mulanya menganggap dirinya sebagai korban sehingga melaporkan kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ke Bareskrim Polri atas dugaa penyebarluasan rekaman CCTV dua jam tersebut.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi perubahan komposisi tim usai kehilangan dua pilar andalannya sebelum menghadapi IBK Altos di laga perdana Liga Voli Korea 2026-2027.
Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri Hadapi Ujian Berat dalam Debut Bersama Hyundai Hillstate di V-League

Megawati Hangestri menghadapi tantangan dalam debutnya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027 saat bertemu IBK Altos pada laga pembuka. (3/11)

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT