News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Sal Priadi Dikritik Imbas Foto Bareng Sitok Srengenge, sang Musisi sampai Langsung Klarifikasi

Awal mula kronologi musisi sekaligus penyanyi lagu Bunga Gala Matahari, Sal Priadi dikritik akibat foto bareng sastrawan kontroversi, Sitok Srengenge viral.
Minggu, 4 Januari 2026 - 00:34 WIB
Musisi Sal Priadi & Sastrawan Sitok Srengenge
Sumber :
  • Kolase Instagram/@salpriadi & Antara/Teresia May

Jakarta, tvOnenews.com - Musisi Sal Priadi menuai kritikan dari warganet. Sorotan tersebut tertuju lantaran ia foto bareng dengan Sastrawan kontroversi, Sitok Srengenge.

Kronologi mengenai kontroversi Sal Priadi mencuat sejak awal Januari 2026. Foto ia berpose dengan Sitok Srengenge mendadak viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warganet yang mengetahui foto Sal Priadi dengan Sitok Srengege viral, langsung geram. Sebagian warganet menganggap pelantun lagu Bunga Gala Matahari itu telah teledor.

Warganet pun memberikan kritikan tajam kepada Sal Priadi. Pasalnya Sitok Srengenge merupakan sastrawan kontroversi.

Alasan Sal Priadi Tuai Kritikan Pedas Imbas Foto Bareng Sitok Srengenge

Kebanyakan dari mereka menyinggung soal masa lalu Sitok Srengenge. Sastrawan tersebut pernah terjerat dalam kasus kekerasan seksual.

Menurut warganet, Sal Priadi tidak memilah untuk urusan bermain dengan publik figur lainnya. Mereka menganggap sang musisi kurang sensitif terhadap rekam jejak Sitok Srengenge.

Dalam hal ini, warganet langsung menggruduk media sosial Sal Priadi. Mereka menyayangkan atas foto tersebut lantaran Sitok sebagai sosok kontroversial.

Sementara Kasus kekerasan seksual yang menimpa Sitok Srengenge sendiri terjadi pada tahun 2013 silam. Sastrawan itu melakukan pelecehan terhadap seorang mahasiswi tingkat akhir.

Mahasiswi itu berinisial RW. Ia merupakan mahasiswi dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI).

Kasus ini mencuat setelah RW melaporkan kekerasan seksual dilakukan Sitok ke Polda Metro Jaya pada November 2013 silam. Motif laporan tersebut atas kasus perbuatan tidak menyenangkan.

Laporan polisi terhadap Sitok telah terdaftar dengan nomor LP/4245/XI/2013/PMJ/Ditreskrimum.

RW menjelaskan awal mula bisa bertemu dengan Sitok. Pertemuan pertama kalinya terjadi dalam sebuah acara Festival Budaya di FIB UI pada 2012 silam.

Dari acara tersebut, Sitok dan korban mulai saling mengenal satu sama lain. Seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya semakin intens.

Berdasarkan pengakuan korban kepada Lili Tjahyandari, Manager Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FIB UI kala itu, Sitok melancarkan modusnya mengajak korban ke kamar kosnya.

Sementara kamar kos tersebut terletak di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Korban pun langsung menerima tawaran dari Sitok.

Keduanya pun melangsungkan hubungan intim. Perbuatan tersebut diduga telah berlangsung sebanyak tiga kali yang berujung menyebabkan korban hamil.

Korban mengaku kondisi saat itu sedang berada di dalam tekanan. RW bahkan merasa telah ditipu dengan embel-embel bahwa Sitok ingin membantu proses penelitian korban.

"Korban berada di bawah tekanan dan intimidasi. Akibat kasus ini, korban depresi dan bahkan sempat mau bunuh diri," ujar Lili kala itu.

Polda Metro Jaya berakhir menetapkan Sitok Srengenge sebagai tersangka pada 6 Oktober 2014 silam. Keputusan tersebut setelah proses penyelidikan panjang.

Polisi menetapkan Sitok sebagai tersangka atas hasil pemeriksaan terhadap 11 saksi. Polda Metro Jaya juga melibatkan banyak ahli terkait kasus kekerasan seksual kepada mahasiswi FIB UI.

Sitok harus menerima nasib terjerat pasal berlapis. Ia dikenakan Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dan Pasal 286 KUHP tentang persetubuhan dengan wanita yang berada dalam keadaan tidak berdaya (pingsan, mabuk, sakit, atau tidak dapat melawan).

Akibat kasus pelecehan seksual kepada RW, Sitok mendapat hukuman lima tahun penjara. Namun sastrawan bernama asli Sunarto itu tidak berujung ditahan lantaran kasusnya mandek.

Sastrawan dengan karya Secrets Need Words terbitan 2001 itu beruntung lantaran berkas perkara dinilai belum lengkap (P-19). Hal ini membuat Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta berulang kali mengembalikan berkas tersebut kepada tim penyidik Polda Metro Jaya.

Alhasil Sitok tidak mengalami SP-3 atau diberhentikan meski terjerat perbuatan pelecehan seksual. Hingga kini, proses hukum tindak pidananya hilang begitu saja tanpa adanya putusan dari pengadilan.

Sal Priadi Langsung Klarifikasi soal Foto Bareng Sitok Srengenge

Sal Priadi
Sal Priadi
Sumber :
  • Instagram @salpriadi

Melalui akun X pribadinya pada 31 Desember 2025, Sal Priadi mengklarifikasi terkait foto bersama Sitok Srengenge. Ia mengatakan, pertemuan tersebut terjadi secara tidak sengaja.

Ia mengatakan pertemanannya ketika bermain ke kediaman Laore Siwi Mentari, anak Sitok Srengenge. Pertemuan itu membuat Sal Priadi saling berinteraksi dengan Sitok dan istrinya.

"Ngasih konteks doang. Saya main ke rumah anaknya, masuk rumahnya malah ada bapak dan ibunya, (kita) ngobrol selayaknya tamu, lalu diajak foto," tulis Sal Priadi.

Ia menegaskan foto bersama Sitok terjadi secara spontan. Ia mengatakan, hal itu bukanlah faktor adanya kesengajaan.

Sal Priadi mulai memahami kontroversi Sitok. Ia pun menyadari dampak dari foto bersama sang sastrawan bisa berakibat fatal, khususnya mengenai citra positif sebagai musisi ternama.

Sal Priadi enggan membela siapa pun. Ia menyatakan kasus Sitok tidak boleh dibenarkan, akan tetapi ia juga tidak berpihak pada korban lantaran bukan urusannya.

"Mengetahui hal yang beredar, ternyata sudah jadi urusan hukum. Sikap saya clear, saya nggak bela. Kalau ada pihak yang melintir-melintir, itu urusan dia sama apa pun yang dia inginkan soal ini. Menurut saya clear," terang Sal Priadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sal pun akan bersikap bijak ke depannya. Melalui kritikan pedas ini, ia akan memilah ajakan foto dari siapa pun agar tidak menjadi konsumsi negatif di ruang publik.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pria yang Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Anjing di Jakarta Utara Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologinya

Pria yang Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Anjing di Jakarta Utara Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologinya

Pria berinisial OL (24) yang melakukan pelecehan seksual terhadap anjing di toko hewan peliharaan di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya ditangkap pada Senin (1/6/2026).
Disebut Sindir Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu Ungkap Alasan di Balik Unggahan 200 Juta vs Waktu Bersama Anak

Disebut Sindir Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu Ungkap Alasan di Balik Unggahan 200 Juta vs Waktu Bersama Anak

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, buka suara soal unggahan kontroversial 200 juta vs waktu bersama anak yang disebut sindir Sarwendah. 
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Timnas Norwegia meraih kemenangan meyakinkan atas Irak di Piala Dunia 2026. Erling Haaland pun menjadi bintang dalam pertandingan kali ini.
Link Live Streaming Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Rekor Bersama Albiceleste

Link Live Streaming Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Rekor Bersama Albiceleste

Link live streaming Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Aljazair, di mana Lionel Messi bakal mencetak rekor bersejarah bersama Albiceleste.
Bukan Sekadar Sindiran, Kuasa Hukum Ungkap Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Repost Video Giorgio Antonio

Bukan Sekadar Sindiran, Kuasa Hukum Ungkap Alasan Sebenarnya Ruben Onsu Repost Video Giorgio Antonio

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, ungkap alasan sebenarnya di balik repost video iklan Giorgio Antonio, kekasih baru Sarwendah terkait rumah gono-gini.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges

Trending

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Timnas Norwegia meraih kemenangan meyakinkan atas Irak di Piala Dunia 2026. Erling Haaland pun menjadi bintang dalam pertandingan kali ini.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo melanda wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026).
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT