Ramai Cocoklogi Liburan Eropa Ridwan Kamil dan Aura Kasih, Ki Prana Lewu Beri Peringatan Menohok
- Kolase tvOnenews.com / Instagram Aura Kasih / YouTube Intens Investigasi / YouTube Denny Sumargao
tvOnenews.com - Nama Ridwan Kamil kembali menjadi sorotan publik seiring ramainya perbincangan netizen yang mengaitkannya dengan penyanyi Aura Kasih.
Isu tersebut kian melebar setelah berbagai foto kebersamaan keduanya di media sosial memunculkan dugaan liburan bersama ke Eropa.
Di tengah derasnya cocoklogi warganet, sosok ahli spiritual Ki Prana Lewu ikut terseret dan akhirnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai asumsi yang berkembang.
![]()
Ridwan Kamil dan Aura Kasih. (Sumber: Kolase tvOnenews.com/ Instagram @ridwankamil @aurakasih)
Perhatian terhadap Ki Prana Lewu bermula ketika foto lama dirinya kembali viral dan disamakan dengan Aura Kasih.
Bahkan, sebagian netizen menduga adanya hubungan keluarga di antara keduanya.
Menanggapi hal itu, Ki Prana Lewu dengan tegas membantah dan menegaskan bahwa kemiripan tersebut berasal dari foto belasan tahun lalu, saat ia pertama kali terjun ke dunia hiburan dengan penampilan rambut panjang dan tubuh atletis.
Menurutnya, foto lama yang baru viral sekarang itu keliru jika dikaitkan dengan Aura Kasih.
Selain meluruskan soal foto, Ki Prana Lewu juga menanggapi isu yang lebih luas terkait Ridwan Kamil dan Aura Kasih, khususnya cocoklogi netizen mengenai dugaan liburan Eropa berdua.
Ia menilai, apa yang dilakukan warganet sejatinya hanyalah praduga yang belum tentu mencerminkan fakta sebenarnya.
Menurutnya, publik hanya melihat potongan gambar tanpa mengetahui kehidupan yang dijalani oleh pihak-pihak terkait.
Pandangan tersebut disampaikan Ki Prana Lewu dalam tayangan YouTube Intens Investigasi pada 3 Januari 2026.
![]()
Ki Prana Lewu soal Cocoklogi Liburan Eropa Ridwan Kamil dan Aura Kasih. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)
Ia mengatakan, “Cocoklogi karena gini netizen nih kan sebenarnya memiliki sesuatu hal yang disebut dengan istilah praduga. Ya bisa benar bisa enggak tapi kan kembalikan lagi yang tahu dan menjalani itu kan orang-orang yang bersangkutan.”
Lebih lanjut, Ki Prana Lewu mengingatkan bahwa asumsi publik bisa saja keliru dan berujung pada fitnah.
“Kalaupun memang betul ya bisa jadi karena itu satu kebetulan yang memang tidak disengaja dilihat oleh para netizen. Kalaupun salah ya jatuhnya kan fitnah ya,” ujarnya.
Load more