Umi Pipik Ceritakan Kondisi Mental Wardatina Mawa, Tegaskan Tak Ikut Campur Urusan Poligami
- Tangkapan layar
tvOnenews.com — Istri almarhum Ustaz Jefri Al Buchori Umi Pipik akhirnya angkat bicara terkait kondisi mental Wardatina Mawa istri Insanul Fahmi yang belakangan menjadi sorotan publik.
Nama Wardatina Mawa ramai diperbincangkan usai sang suami diketahui menikah siri dengan Inara Rusli, mantan istri Virgoun.
Umi Pipik menjelaskan bahwa kedekatannya dengan Wardatina Mawa lebih sebatas sebagai pendakwah yang memberi penguatan spiritual, bukan terlibat dalam pengambilan keputusan pribadi, termasuk soal poligami.
“Sebagai seorang pendakwah, ketika ada jemaah yang ingin curhat, ya saya dengarkan. Tapi hanya memberikan nasihat-nasihat yang menenangkan hati sesuai Al-Qur’an. Untuk keputusan, saya tidak ingin ikut campur,” ujar Umi Pipik dalam wawancara bersama Intens Investigasi, dikutip Minggu (4/1/2025).
- Kolase YouTube Intens Investigasi, Instagram/@wardatinamawa & Istimewa
Umi Pipik mengungkapkan, nasihat yang ia sampaikan lebih menitikberatkan pada penguatan diri, ketenangan batin, serta fokus pada anak dan keluarga. Ia kerap mengingatkan bahwa kehilangan satu sosok tidak berarti kehilangan segalanya.
“Saya bilang ke dia, satu orang yang menyakitimu, ada seribu orang yang siap menyayangimu. Dia masih punya orang tua, masih punya anak-anak. Satu orang yang meninggalkanmu, ada Allah yang tidak pernah meninggalkanmu,” tuturnya.
Menurut Umi Pipik, Wardatina Mawa juga terus diingatkan agar tidak takut soal rezeki dan tetap berpegang pada ibadah serta keistikamahan.
Ia menyebut, tanpa harus membuka identitas atau melakukan hal yang tidak diinginkan, Mawa justru mendapat banyak tawaran kerja sama dari berbagai jenama.
“Fokus ibadah, Allah yang akan datangkan rezeki. Alhamdulillah, banyak brand yang ngajak kerja sama tanpa dia harus membuka niqab,” kata Umi Pipik.
- Kolase tvOnenews.com/ tangkapan layar YouTube dr Richard Lee, MARS/ Instagram @wardatinamawa
Terkait kondisi mental, Umi Pipik menyebut Wardatina Mawa berada dalam keadaan yang baik dan tahu apa yang terbaik bagi dirinya. Ia juga masih aktif bersama anak-anak dan lingkungan keluarga.
“Alhamdulillah, dia happy. Dia tahu apa yang terbaik buat dia. Masih bersama anak-anak, kemarin juga di rumah bersama mereka,” jelasnya.
Saat ditanya soal pandangannya mengenai poligami, Umi Pipik menegaskan bahwa poligami memang ada dalam Al-Qur’an, namun tidak bisa dipahami secara sederhana apalagi dijalankan tanpa ilmu.
“Poligami ada di Al-Qur’an dan pasti ada kebaikan di dalamnya. Tapi harus dipahami. Yang punya ilmu poligami silakan berpoligami dengan adil tanpa menyakiti. Kalau tidak punya ilmunya, jangan ikut-ikutan,” tegasnya.
Umi Pipik juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membahas secara spesifik soal keputusan Insanul Fahmi untuk berpoligami dengan Wardatina Mawa. Fokusnya semata-mata pada penguatan mental dan spiritual.
“Saya tidak membahas soal poligami itu. Saya fokus ke kondisi mentalnya saja,” ucapnya.
Di akhir wawancara, Umi Pipik meminta publik dan media untuk tidak menggiring pernyataannya ke arah yang memicu polemik. Ia menegaskan seluruh keputusan sepenuhnya berada di tangan Wardatina Mawa.
“Jangan digoreng-goreng. Semua kembali ke Mawa, dia tahu mana yang terbaik buat dia,” pungkasnya.
Load more