Tak Jadi Diproses, Fiersa Besari Cabut Laporan Hukum Kepada Pelaku Penabrak Aqia, Ini Sanksi yang Didapatkan
- Instagram @aqianr
tvOnenews.com - Penyanyi pria, Fiersa Besari sempat mengalami pengalaman pahit hingga tidak jadi menikmati liburan. Pasalnya sang istri, Aqia ditabrak oleh pengendara mobil hingga dilarikan ke rumah sakit.
Istri Fiersa Besari, Aqia Nurfadla ditabrak oleh pengendara mobil dari belakang saat hendak mengambil koper di bagasi mobil.
Insiden ini terjadi pada akhir Desember 2025 di Stasiun Gambir, Jakarta saat Fiersa bersama istri dan anak mereka, Kinasih beserta sang manajer, Ubay hendak berlibur ke Yogyakarta menggunakan kereta api.
Bukan meminta maaf dan memberikan pertanggung jawaban, pelaku yang berusia sekitar 60-70 tahun itu justru menawarkan uang sebesar Rp 200 ribu untuk berdamai.
Melihat respons pelaku membuat pelantun lagu ‘Runtuh’ ini emosi.
Peristiwa ini dibagikan Fiersa melalui akun Instagram miliknya.
“Reaksi pertama saya adalah marah besar. Tapi lebih marah lagi ketika bapak ini meremehkan kondisi dengan bilang paling keseleo. Terus mau kasih 200 ribu untuk damai. Meledaklah saya,” ungkap Fiersa Besari melalui akun Instagramnya, @fiersabesari.
- Instagram @fiersabesari
Setelah kejadian itu, polisi datang dan menanyakan kronologi kejadian tersebut. Sehingga Fiersa membuat laporan atas kejadian tersebut.
Akan tetapi, Istri Fiersa sekaligus korban kejadian ini tak ingin memperpanjang laporan tersebut.
“Bapak penabrak sudah diproses. Aqia tidak mau memperpanjang pelaporan (karena akan melibatkan penyitaan kendaraan, dan proses kedepannya mungkin harus siap bolak-balik),” ujarnya.
“Akhirnya bapak penabrak dijatuhkan sanksi tilang dan penahanan STNK,” sambungnya.
Fiersa menjelaskan bahwa pelaku sudah mendapatkan sanksi tilang dan akan disidangkan pada akhir Januari.
Sanksi tersebut sudah cukup bagi Aqia untuk memberikan efek jera terhadap pelaku.
“Bapak penabrak sudah dapat sanksi tilang, dan harus sidang akhir Januari ini. Bagi Aqia itu cukup. Ya sudah, saya ikuti saja,”
Awalnya Fiersa ingin melanjutkan proses laporan. Namun setelah melakukan pertimbangan yang matang, pada akhirnya ia mencabut laporan tersebut.
Sebab, bila memperpanjang pelaporan maka proses yang akan dilalui tidaklah mudah. Butuh waktu yang panjang untuk kembali berurusan dengan pihak berwajib.
“Apa ujung dari memperpanjang urusan pelaporan? Penyitaan kendaraan, dan kami harus bolak-balik berurusan dengan pihak berwajib untuk pengumpulan bukti dan kesaksian,” jelas penyanyi itu.
“Sudah begitu, hasil akhirnya apa? Bukan memberi efek jera, melainkan memberi efek dendam. Dan tetap saja, Aqia sebagai korban juga belum tentu akan mendapatkan ganti rugi secara materi,” lanjutnya menjelaskan.
Meski banyak pihak yang menyayangkan Fiersa mengambil keputusan itu. Tetapi baginya, keputusan tersebut menjadi hal terbaik untuk dirinya dan keluarga.
“Sebagai catatan, solusi yang kami ambil belum tentu ideal untukmu, tapi ini paling ideal untuk kami saat ini,” kata Fiersa.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian karena telah membantu mengurus kasus tersebut.
“Terima kasih kepada pihak kepolisian yang kooperatif dalam mengurus kasus ini. Terima kasih juga kawan-kawan atas doa baiknya,” pungkasnya.
(kmr)
Load more