News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paksu dan Bunda Wajib Tahu, Alasan Mengapa Kompetisi Bahasa Penting untuk Tumbuh Kembang Anak dan Remaja

Bahasa juga membantu anak mengekspresikan emosi dan gagasan secara lebih terstruktur. Pengalaman negara-negara maju memperlihatkan bahwa penguasaan bahasa asing
Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:29 WIB
Ilustrasi Paksu dan Bunda Wajib Tahu, Alasan Mengapa Kompetisi Bahasa Penting untuk Tumbuh Kembang Anak dan Remaja
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Kemampuan berbahasa asing memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan remaja, terutama di tengah dunia yang semakin saling terhubung. 

Sejumlah riset pendidikan menunjukkan bahwa anak yang mempelajari bahasa kedua sejak usia sekolah cenderung memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik, mulai dari daya ingat, konsentrasi, hingga kemampuan memecahkan masalah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahasa juga membantu anak mengekspresikan emosi dan gagasan secara lebih terstruktur. Pengalaman negara-negara maju memperlihatkan bahwa penguasaan bahasa asing diposisikan sebagai kebutuhan dasar pendidikan. 

Finlandia mewajibkan pembelajaran bahasa kedua sejak pendidikan dasar sebagai bagian dari kurikulum nasional. 

Di Singapura, kebijakan bilingual diterapkan secara konsisten untuk membekali siswa dengan kemampuan komunikasi global tanpa mengabaikan identitas budaya. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan keterampilan sosial anak.

Di Indonesia, pembelajaran bahasa asing sering diperkuat melalui kegiatan di luar sekolah. Kompetisi akademik menjadi salah satu medium yang banyak digunakan karena mampu menggabungkan unsur belajar, tantangan, dan pengalaman sosial. 

Dari sinilah kompetisi bahasa berskala nasional berperan sebagai ruang belajar alternatif yang melengkapi pendidikan formal.

Melansir dari berbagai sumber, berikut Alasan Mengapa Kompetisi Bahasa Penting untuk Tumbuh Kembang Anak dan Remaja:

1. Membantu Anak Belajar di Bawah Tekanan yang Sehat

Kompetisi mengajarkan anak menghadapi situasi menantang dalam batas yang wajar. Saat mengikuti lomba bahasa, peserta belajar mengelola rasa gugup, berpikir cepat, dan tetap fokus. 

Keterampilan ini penting bagi perkembangan mental dan akan berguna dalam berbagai situasi akademik maupun sosial di masa depan.

2. Mengasah Kemampuan Bahasa Secara Praktis

Berbeda dengan pembelajaran di kelas, kompetisi menuntut penerapan langsung kemampuan bahasa. Anak tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami struktur kata dan makna. 

Proses ini sejalan dengan pendekatan pembelajaran aktif yang banyak diterapkan di sistem pendidikan negara maju.

3. Menumbuhkan Kebiasaan Disiplin dan Konsistensi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persiapan menuju kompetisi mendorong peserta berlatih secara teratur. Pola ini membantu anak membangun disiplin belajar sejak dini. 

UNESCO mencatat bahwa kebiasaan belajar yang konsisten berkontribusi besar terhadap keberhasilan akademik jangka panjang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Disangka, Mantan Manajer Sarwendah Tanggapi Repost Ruben Onsu soal Giorgio Antonio

Tak Disangka, Mantan Manajer Sarwendah Tanggapi Repost Ruben Onsu soal Giorgio Antonio

Mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada, ikut berkomentar usai Ruben Onsu repost video Giorgio Antonio yang syuting iklan kopi di rumah Sarwendah.
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini, Senin 15 Juni: Ada Spanyol vs Cape Verde, La Roja Lawan Debutan

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini, Senin 15 Juni: Ada Spanyol vs Cape Verde, La Roja Lawan Debutan

Jadwal Piala Dunia 2026 hari ini, di mana salah satunya ada pertandingan seru antara Spanyol vs Cape Verde.
10 Saksi Kasus Korupsi CSR-BI Kompak Mangkir Panggilan KPK

10 Saksi Kasus Korupsi CSR-BI Kompak Mangkir Panggilan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut sepuluh saksi kasus dugaan korupsi program sosial atau CSR Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mangkir dari pemanggilan.
Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Maarten Paes terancam kehilangan posisi utama di Ajax setelah klub Belanda itu dikabarkan incar kiper Inter Milan. Bagaimana nasib kiper Timnas Indonesia itu?
Jadwal UFC White House Berubah, Imbas Badai di Washington DC Hari Ini

Jadwal UFC White House Berubah, Imbas Badai di Washington DC Hari Ini

Jadwal UFC White House terpaksa berubah dan mundur pelaksanaannya imbas cuaca buruk di Washington DC, Amerika Serikat.
Setelah Menuai Protes Orang Tua, KDM Beri Solusi Sekolah Swasta Gratis tapi Terbatas

Setelah Menuai Protes Orang Tua, KDM Beri Solusi Sekolah Swasta Gratis tapi Terbatas

Kang Dedi Mulyadi atau KDM sudah memberikan respons terbaru, setelah dirinya diprotes banyak orang tua dalam proses SPMB 2026 Jabar.

Trending

Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Terancam Tergusur Jika Yann Sommer Gabung Ajax

Maarten Paes terancam kehilangan posisi utama di Ajax setelah klub Belanda itu dikabarkan incar kiper Inter Milan. Bagaimana nasib kiper Timnas Indonesia itu?
Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Geger Wanita Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Bogor, Polisi Ungkap Faktanya

Seorang wanita berinisial S (41) menggegerkan warga, usai ditemukan tak sadarkan diri di Lapangan Kaulinan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis (11/6/2026).
Jadwal UFC White House Berubah, Imbas Badai di Washington DC Hari Ini

Jadwal UFC White House Berubah, Imbas Badai di Washington DC Hari Ini

Jadwal UFC White House terpaksa berubah dan mundur pelaksanaannya imbas cuaca buruk di Washington DC, Amerika Serikat.
Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Setelah Brasil, Curacao Jadi Korban Kedua yang Dibantai Jerman 7 Gol di Piala Dunia

Membantai Curacao dengan tujuh gol jadi kedua kalinya sepanjang keikutsertaan Jerman di ajang bergengsi Piala Dunia, dimana Brasil jadi korban pertama mereka.
Ramalan Weton 16 Juni 2026: Cek Apakah Weton Anda Masuk Daftar yang Harus Ketat Berhemat atau Dapat Lonjakan Finansial

Ramalan Weton 16 Juni 2026: Cek Apakah Weton Anda Masuk Daftar yang Harus Ketat Berhemat atau Dapat Lonjakan Finansial

Berdasarkan perhitungan neptu, berikut adalah prediksi nasib keuangan 10 weton pada tanggal 16 Juni 2026.
Pejabat Bea Cukai Terima Aliran Uang Puluhan Miliar Kasus Suap Importasi, KPK Bakal Lakukan Ini

Pejabat Bea Cukai Terima Aliran Uang Puluhan Miliar Kasus Suap Importasi, KPK Bakal Lakukan Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami soal dugaan aliran dana Rp30 miliar kepada pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Ahmad Dedi alias Dedi Congor.
Piala Dunia 2026 Baru 3 Hari, Jerman Sudah Cetak Rekor Baru sebagai Tim dengan Raihan Gol Terbanyak

Piala Dunia 2026 Baru 3 Hari, Jerman Sudah Cetak Rekor Baru sebagai Tim dengan Raihan Gol Terbanyak

Kemenangan luar biasa Jerman atas Curacao di babak penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 tak hanya membuahkan tiga poin, tapi mencetak rekor baru di edisi ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT