GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gugat Denada atas Dugaan Penelantaran Anak Kandung 24 Tahun, Ressa Bilang Panggilan ke Ibu Kandungnya 'Mbak'

Al Ressa Rizky Rosano (24), pemuda Banyuwangi yang ngaku sebagai anak kandung memanggil Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan dengan sebutan "mbak" atau "kakak".
Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:44 WIB
Ressa Rizky Rossano dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Kemunculan Al Ressa Rizky Rosano (24), pemuda asal Banyuwangi mengaku sebagai anak kandung penyanyi sekaligus rapper, Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan, menggegerkan publik.

Ressa menggugat Denada Tambunan ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak kandung selama 24 tahun, dengan nomor perkara 288. Denada pun digugat sebesar Rp7 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Didampingi kuasa hukumnya, Moh Firdaus Yulianto, Ressa menceritakan bahwa, dirinya telah mengenal Denada. Alih-alih sebagai ibu kandung, Denada dianggap sebagai kakak sepupu.

Ressa mengaku pernah bertemu dengan Denada. Pertemuannya telah terjadi beberapa kali. Menariknya, pemuda asal Banyuwangi ini mempunyai panggilan khusus "mbak" atau "kakak" kepada Denada.

"Pernah bertemu beberapa kali. Saya juga memanggil (Denada), Mbak Denada," ungkap Al Ressa dalam keterangannya kepada awak media dikutip, Sabtu (10/1/2026).

Ressa Tidak Pernah Merasakan Kehadiran Denada Tambunan

Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Pemuda yang mengaku sebagai anak kandung ditelantarkan 24 tahun, Ressa Rizky Rosano
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Pemuda yang mengaku sebagai anak kandung ditelantarkan 24 tahun, Ressa Rizky Rosano
Sumber :
  • Kolase Instagram/@denadaindonesia & tvOne/Happy Oktavia

Lanjutnya, Ressa tidak pernah sama sekali merasakan adanya kehadiran ibu kandung. Hingga hampir 24 tahun, ia terus mencari jati diri dengan waktu yang panjang.

Ia mengatakan, pada momen hari raya pun sama sekali tidak merasakan kehadiran Denada. Ia meyakini penyanyi lawas itu merupakan ibu kandungnya.

"Saya tidak pernah bertemu meski Idul Fitri, tetapi saya mengetahui dia ibu biologis saya. Saya mencari tahu sendiri," terangnya.

Keyakinan tersebut setelah melalui proses panjang. Sebab, pemuda kelahiran 2002 itu mengaku tidak mengetahui ibu kandungnya sejak kecil.

Ia hanya dirawat oleh adik mendiang ibunda Denada, almarhumah Emilia Contessa. Ressa sendiri hidup bersama perempuan berusia 60 tahun sedari masih bayi.

Ressa menduga sejak lahir langsung dibawa dari Jakarta menuju Banyuwangi. Ia berpendapat saat itu Denada diduga belum ingin memiliki anak.

Ia pun hidup dengan adik almarhumah Emilia. Sayangnya kondisi perekonomiannya hingga kini semakin carut-marut. Hal itu sangat dirasakan sejak mendiang Emilia wafat.

Ressa Ungkap Kondisi Pilu Hidupnya

Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Ressa Rizky Rosanno (24), diduga anak biologis penyanyi Denada mengajukan gugatan ke PN Banyuwangi, Kamis (08/01) sore.
Sumber :
  • tvOne - Happy Oktavia

Pemuda berusia 24 tahun ini menceritakan kondisi pilu hidupnya. Ia pernah mendapat janji agar bisa mengenyam pendidikan tinggi di universitas di Ibu Kota.

Janji tersebut langsung disampaikan Denada. Ressa mengaku beberapa kali berkomunikasi dengan ibu kandungnya saat masih merasa menjadi adik sepupu.

Alih-alih keinginan kuliah di Ibu Kota terwujud, Ressa sempat menjadi mahasiswa di kampus swasta di Banyuwangi, Jawa Timur. Namun perjalanan pendidikannya gagal akibat keterbatasan ekonomi.

"Sempat kuliah sampai semester 4 tapi DO (Drop Out), nggak kuat bayar," ucapnya.

Lanjut Ressa, pemuda dari Banyuwangi ini juga menceritakan kisah masa kecilnya. Ia tidak pernah merasakan hidup glamor seperti ibu kandungnya.

Di bawah asuhan perempuan berusia 60 tahun, Ressa hidup di tengah keterbatasan ekonomi yang jauh dari kelayakan. Ironisnya, ia kesusahan memenuhi kebutuhan sehari-harinya sampai usia 24 tahun.

Ressa menjelaskan, kehidupannya sering berpindah-pindah tempat. Ia pernah tinggal di rumah tantenya dan kediaman Denada di Banyuwangi, Jawa Timur.

Terkini, hidupnya semakin merana lantaran tinggal di gudang rumah induk Denada. Lokasi kediaman tersebut terletak di Jalan Gajahmada, Banyuwangi, Jawa Timur.

"Begitu saya adanya itu, makan sehari satu kali pernah, memang saya tinggalnya terakhir sampai sekarang di Jalan Gajahmada, di gudang belakang yang dijadikan kamar," paparnya.

Ressa mengatakan, saat ini hidupnya hanya bergantung dari pekerjaan sederhananya. Ia menjaga toko kelontong selama 24 jam yang lokasinya berada di wilayah Kota Banyuwangi.

Gugat Denada ke PN Banyuwangi

Penyanyi Denada
Penyanyi Denada
Sumber :
  • YouTube/MelaneyRicardo

Karena itulah, Ressa menggugat Denada sebesar Rp7 miliar. Tim kuasa hukumnya, Moh Firdaus Yulianto membenarkan kliennya melayangkan gugatan dugaan penelantaran anak ke PN Banyuwangi.

"Kami mendapatkan kuasa untuk mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum atas nama inisial D," ungkap Firdaus kepada Tim tvOnenews.com, Kamis (8/1/2026).

Firdaus menyampaikan bahwa, gugatan dilayangkan Al Ressa Rizky Rosano telah teregister sejak 26 November 2025. Tujuan kliennya menggugat Denada untuk memperjuangkan hak sebagai anak biologis.

Kuasa hukum dari Al-Fath Law Firm itu mengatakan, gugatan tersebut masih dalam proses tahap mediasi. Sebelumnya, pertemuan mediasi belum tuntas lantaran pihak tergugat tidak hadir.

Kata Firdaus, pihak penggugat masih memiliki itikad damai dengan tergugat. Tujuannya untuk mendapatkan solusi terbaik agar gugatan tersebut tidak berlarut-larut.

Sayangnya hingga kini, pihak penggugat belum mendapatkan kejelasan status sebagai anak biologis Denada. Firdaus mengatakan, Al Ressa tetap melanjutkan penegakan proses hukumnya.

Respons Pihak Denada Tambunan

Denada
Denada
Sumber :
  • Instagram @denadaindonesia

Sementara, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal merespons gugatan dilayangkan pemuda kelahiran Jakarta pada 2002 itu ke PN Banyuwangi. Ia mengatakan, kliennya masih bersikap santai.

"Respon Denada, intinya masih santai, tidak ada apa-apa," ungkap Iqbal dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).

Iqbal menjelaskan, Denada baru menerima satu dari tiga panggilan dilayangkan ke PN Banyuwangi. Ia pun meminta materi surat gugatan dalam proses mediasi pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Konstruksi hukum dan apa yang diminta belum jelas, kita butuh baca dulu surat gugatannya," tegas Iqbal.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Peruri Mantapkan Posisi di Era Digital

Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Peruri Mantapkan Posisi di Era Digital

Peruri meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Digital Day 2026 yang digelar di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/0262).
Tanggapi Dugaan Kasus Pelecehan di FPTI, Menpora Erick Thohir Tegas Minta Sanksi Berat dan Proses Hukum

Tanggapi Dugaan Kasus Pelecehan di FPTI, Menpora Erick Thohir Tegas Minta Sanksi Berat dan Proses Hukum

Menpora Erick Thohir menegaskan sikap tanpa toleransi terhadap dugaan pelecehan seksual dan tindak kekerasan yang menimpa atlet.
Resmi! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Tayang Gratis

Resmi! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Tayang Gratis

Hak siar FIFA Series 2026 resmi diumumkan. Laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis tayang gratis. Ini jadwalnya.
Kabar Gembira untuk Guru Honorer: Pemerintah Naikkan Insentif, Pertama Dalam 20 Tahun

Kabar Gembira untuk Guru Honorer: Pemerintah Naikkan Insentif, Pertama Dalam 20 Tahun

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan terobosan penting di sektor pendidikan terkait guru pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 
Identitas Belum Terungkap, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Akhirnya Dimakamkan Massal

Identitas Belum Terungkap, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Akhirnya Dimakamkan Massal

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akhirnya melaksanakan prosesi pemakaman massal bagi sepuluh jenazah korban bencana tanah longsor di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. 
Pasutri di Tanjungpinang Jadi Kurir Narkoba, 2 Kilogram Sabu Disita Polisi

Pasutri di Tanjungpinang Jadi Kurir Narkoba, 2 Kilogram Sabu Disita Polisi

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bintan berhasil menyita hampir 2 kilogram sabu dan menangkap tiga orang tersangka, termasuk pasangan suami istri,

Trending

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Seorang menantu berani rudapaksa ibu mertua di Kecamatan Palangga, Gowa, Sulawesi Selatan menjelang waktu sahur. Ternyata usianya hanya selisih 5 tahun saja...
BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

Menurut dia, aksi penyampaian pendapat merupakan hak yang dijamin undang-undang dan wajib difasilitasi.
Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Absennya Thom Haye jelang FIFA Series 2026 memicu spekulasi. John Herdman menyiapkan lima kandidat pengganti di lini tengah Timnas Indonesia,
John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang FIFA Series. Pengganti Thom Haye siap, pemain lokal tampil impresif, serta peluang naturalisasi memperkuat skuad.
Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Empat pemain Persib Bandung tampil gemilang dan dinilai layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, sementara Thom Haye dipastikan absen akibat sanksi FIFA.
Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Inilah rangkuman tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang palling banyak dibaca dan menjadi piliha redaksi tvOnenews.com. Baca selengkapnya di sini.
Masuk Radar Juventus, Emil Audero Berpeluang Geser Kiper Utama Ikuti Skenario Maarten Paes di Ajax

Masuk Radar Juventus, Emil Audero Berpeluang Geser Kiper Utama Ikuti Skenario Maarten Paes di Ajax

Juventus tengah bersiap melakukan revolusi di sektor penjaga gawang, dan nama Emil Audero tiba-tiba mencuat ke permukaan. Bisa senasib seperti Maarten Paes?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT