Gara-gara Adly Fairuz Dituduh Lakukan Penipuan Masuk Akpol, Kuasa Hukum Bantah Adanya Wanprestasi
- Kolase Antara & Instagram/@adlyfairuz
Adly Fairuz Kembalikan Rp500 Juta
- Instagram/@adlyfairuz
Aktor berusia 38 tahun ini justru menunjukkan itikad baik kepada korban. Contohnya telah mengembalikan uang Rp500 juta.
Kata Andy, Rp500 juta yang dikembalikan oleh Adly langsung dikirim ke rekening korban. Ironisnya, penggugat menagih biaya tambahan dengan embel-embel biaya administrasi kantor sebesar Rp5 juta.
Ia mempertanyakan kerugian didapatkan korban. Ia justru merasa gugatan perdata secara wanprestasi di PN Jakarta Selatan, tidak memiliki dasar kedudukan hukum yang kuat.
Ia menambahkan, kenapa gugatan tersebut baru masuk sekarang. Jumlah gugatan meminta ganti rugi yang dilayangkan penggugat dinilai tidak rasional.
Meski begitu, Adly Fairuz tetap membuka peluang untuk mengikuti proses hukum. Andy mengatakan, kliennya akan secara terbuka saat menyikapi tuduhan dugaan penipuan masuk Akpol.
"Kami meminta publik untuk tidak terburu-buru menghakimi. Biarkan fakta dan hukum berbicara di persidangan," tegasnya.
Ia merasa optimis Adly Fairuz tidak bersalah. Hal ini sebagaimana tugas semestinya bahwa sang aktor tidak melakukan wanprestasi serta dugaan penipuan dan penggelapan.
"Kami yakin kebenaran akan terungkap dan nama baik klien kami akan dipulihkan," tukasnya.
- Tangkapan layar YouTube Intens Investigasi
Sebelumnya, nama Adly Fairuz mendadak bikin heboh. Sorotan publik menyusul setelah Farly Lumopa mewakili korban, Abdul Hadi menggelar konferensi pers di Panglima Polim, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026).
Farly mengungkapkan kronologi lengkapnya saat Abdul diduga menjadi korban penipuan Adly Fairuz. Hal ini bermula saat Agung diperintah oleh sang aktor.
"Saya tahu dia diperintah sama Adly Fairuz untuk mencari orang-orang yang mau masuk polisi," kata Farly.
Agung dan Abdul kebetulan saling mengenal satu sama lain. Perantaranya pun menawarkan jasa masuk Akpol dengan mudah.
Menariknya, Adly mengaku sebagai cucu dari seorang mantan penguasa. Hal ini membuat Abdul Hadi tertarik memperkuat peluang anaknya yang sedang seleksi Akpol periode 2023 dan 2024.
Abdul Hadi membayar uang sebesar Rp3,65 miliar. Keduanya pun menugaskan Farly Lumopa sebagai perantara pembayaran di antara mereka.
Load more