News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh-jauh Datang ke Jakarta, Denada Malah Tutup Rapat-rapat Temui Keluarga Dino dan Ressa Rizky Rossano

Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada mengungkap Denada Tambunan tidak menemui keluarga Dino Rossano Hansa yang rela datang jauh-jauh ke Jakarta.
Jumat, 16 Januari 2026 - 16:19 WIB
Sosok Al Ressa Rizky Rossano (kiri), Dino Rossano Hansa (tengah), dan Denada Tambunan (kanan)
Sumber :
  • Kolase tvOne/Happy Oktavia, Istimewa, Instagram/@denadaindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan terus menggegerkan publik. Namanya menjadi sorotan semenjak Al Ressa Rizky Rossano menggugat sebesar Rp7 miliar.

Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada menyampaikan fakta terbaru. Selain gagal mediasi, ia mengungkapkan Denada Tambunan enggan menemui keluarga Dino Rossano Hansa dan Ressa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak dari adik kandung almarhumah Emilia Contessa itu menyesali sikap Denada. Padahal, Dino Rossano Hansa dan Ressa Rizky Rossano beritikad baik dengan rela datang jauh-jauh ke Jakarta.

Ronald menceritakan hal itu setelah sidang mediasi antara Ressa Rizky dan Denada Tambunan gagal. Pasalnya, proses itu merupakan agenda kedua pertemuan digelar Pengadilan Negeri Banyuwangi, Kamis (15/1/2026).

"Itu kita datang ke Jakarta saja tidak ditemui," ungkap Ronald dilansir dari Intens Investigasi, Jumat (16/1/2026).

Keluarga Dino dan Ressa Rizky Rossano Rela Menunggu Denada

Dino Rossano Hansa, adik kandung ibu Denada Tambunan, almarhumah Emilia Contessa
Dino Rossano Hansa, adik kandung ibu Denada Tambunan, almarhumah Emilia Contessa
Sumber :
  • Kolase Istimewa & Instagram/@@senator_emiliacontessa

Lebih lanjut, Ronald menjelaskan, Dino dan Ressa datang jauh-jauh hanya demi menyelesaikan perkara dugaan penelantaran anak. Mereka memiliki itikad baik terhadap sang artis.

Kata Ronald, keluarga Dino dan pemuda asal Banyuwangi itu telah menunggu lama selama dua hari. Menurutnya, hal tersebut tidak dipermasalahkan oleh mereka.

Alih-alih bisa bertemu dengan Denada, asisten rumah tangga (ART) rapper papan atas itu hanya menyuruh keluarga Dino dan Ressa menunggu di depan rumah.

"Jadi tiga jam setengah dua hari berturut-turut, si penggugat ini berdiri di depan rumahnya Denada itu hanya dibukakan pintu oleh ART-nya sekitar 15 centimeter," jelasnya.

Denada Tidak Menemui Dino dan Ressa

Denada
Denada
Sumber :
  • Instagram @denadaindonesia

Dengan amarahnya, Ronald menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Denada. Dino beserta keluarganya telah memboyong Ressa agar bisa mendapat pengakuan sebagai anak kandung.

Ia menambahkan, hasil menunggu selama dua hari berturut-turut berakhir nihil. Dino dan Ressa gagal menemui Denada.

"Bilang disuruh nunggu, tapi tidak pernah diminta duduk, di ruang tamunya aja tidak pernah," katanya.

Denada Blokir Komunikasi

Denada
Denada
Sumber :
  • YouTube Insertlive

Setelah hadir di agenda sidang mediasi kedua di PN Banyuwangi, Ronald mengatakan, Dino dan istri, Ratih Puspita Dewi telah mengabarkan Denada. Mereka menyampaikan akan datang ke Jakarta.

Dino dan istri memboyong Ressa tidak ingin meminta uang ganti rugi. Namun kunjungan tersebut gagal lantaran Denada juga memblokir komunikasi keluarga pamannya.

"Nomor diblokir padahal diberitahukan bahwa om datang," tegasnya.

Dino dan Ratih kebetulan juga hadir dalam agenda sidang mediasi. Mereka juga melayangkan gugatan kepada Denada.

Berdasarkan hasil penelusuran dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Banyuwangi, gugatan dari Dino dan Ratih telah terdaftar secara resmi pada 28 November 2025.

Sambil menahan kekecewaannya, adik kandung mendiang almarhumah Emilia Contessa itu membenarkan bahwa, jalur komunikasi telah ditutup Denada.

"Nomor (telepon) om sendiri aja kena blokir," kata Dino Rossano Hansa.

Awal Mula Ressa Rizky Rossano Gugat Denada Tambunan

Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Pemuda yang mengaku sebagai anak kandung ditelantarkan 24 tahun, Ressa Rizky Rosano
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Pemuda yang mengaku sebagai anak kandung ditelantarkan 24 tahun, Ressa Rizky Rosano
Sumber :
  • Kolase Instagram/@denadaindonesia & tvOne/Happy Oktavia

Sebelumnya, Ressa didampingi kuasa hukumnya, Moh Firdaus Yulianto muncul ke ruang publik. Firdaus membenarkan kliennya menggugat Denada sejak 26 November 2025 dengan nomor perkara 288.

Motif gugatannya terhadap Denada atas dugaan penelantaran anak kandung selama 24 tahun. Ressa menceritakan kisah pilunya yang tidak pernah diakui sebagai anak biologis.

"Begitulah saya adanya, saya pernah makan sekali dalam satu hari," kata Ressa di PN Banyuwangi.

Ressa saat ini tinggal di sebuah rumah yang dulunya bekas gudang. Ia juga kini bertahan hidup mengandalkan pekerjaan sebagai penjaga toko kelontong 24 jam di Kecamatan Kota Banyuwangi, Jawa Timur.

Ia hanya mendapat gaji Rp1,5 juta per bulan. Hal itu berasal dari hasil kerja sistem shift 8 jam dan bergantian dengan temannya, Astmal.

Sidang mediasi pertama yang berlangsung pada 8 Januari 2026, berakhir gagal. Terkini, agenda mediasi kedua juga kembali gagal setelah digelar PN Banyuwangi pada Kamis, 15 Januari 2026.

Kata Ronald, alasan Denada tidak menghadiri sidang mediasi kedua karena terbentur pekerjaan. Ia memahami seorang artis memiliki jadwal padat.

PN Banyuwangi berencana kembali menggelar sidang mediasi pada minggu depan. Ronald mengatakan, pihak Ressa menerima tawaran diskusi dengan pihak Denada di luar mediasi.

"Makanya saya selaku penggugat sudah membuka pintu lebar-lebar, mana tahu nanti bisa terjadi lagi silaturahmi, bisa memberikan solusi," ucapnya.

Denada Keberatan Digugat Ressa Sebesar Rp7 Miliar

Dalam hadis mediasi dihadiri kuasa hukum Denada, Muhammad Ikbal, sang artis mengaku keberatan dengan gugatan tersebut. Denada menolak klausul ganti rugi sebesar Rp7 miliar.

Ronald mengatakan bahwa, penggugat memberikan beberapa klausul terkait ganti rugi. Pada intinya hanya ada dua pilihan ditawarkan Ressa, yakni meminta ganti rugi dan memberikan pengakuan Ressa sebagai anak biologis.

Alasan Ressa menggugat perdata sebesar Rp7 miliar meliputi beberapa hal, antara lain:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Biaya perlengkapan anak dari usia 0-6 tahun (Rp250 juta)
  • Biaya pendidikan selama 15 tahun dari PAUD-SMA (Rp500 juta)
  • Biaya kesehatan selama 24 tahun (Rp100 juta)
  • Biaya sosial (Rp400 juta).
  • Kerugian materiil, penderitaan batin, tekanan psikologis, tidak mendapat hak kasih sayang dari orang tua kandung
  • Stigma buruk dipandang masyarakat sebagai anak tidak jelas orang tuanya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soroti Fenomena Aksi Unjuk Rasa yang Berujung Anarkis, Ketua Gerakan Santri Madura Beri Peringatan

Soroti Fenomena Aksi Unjuk Rasa yang Berujung Anarkis, Ketua Gerakan Santri Madura Beri Peringatan

Ketua Gerakan Santri Madura, Ach. Sayuthi, menyoroti fenomena aksi unjuk rasa yang kerap berujung anarkis.
BNI Antarkan Tim Indonesia Membuka Asa di Piala Thomas 2026

BNI Antarkan Tim Indonesia Membuka Asa di Piala Thomas 2026

Pihak BNI menyampaikan hasil positif ini merupakan bukti nyata keseriusan pembinaan atlet bulutangkis nasional oleh PBSI yang mendapat dukungan dari BNI.
Jadwal Siaran Langsung AVC Champions League 2026: Bandung BJB Tandamata Langsung Hadapi Wakil Tuan Rumah di Laga Perdana

Jadwal Siaran Langsung AVC Champions League 2026: Bandung BJB Tandamata Langsung Hadapi Wakil Tuan Rumah di Laga Perdana

Jadwal Siaran Langsung AVC Champions League 2026 yang akan resmi dimulai pada Minggu (26/4/2026) besok di The Mall Bang Kapi Convention Hall, Bangkok, Thailand.
Diberondong Empat Gol oleh Napoli, Emil Audero Malah Jadi Pemain Cremonese dengan Rating Tertinggi

Diberondong Empat Gol oleh Napoli, Emil Audero Malah Jadi Pemain Cremonese dengan Rating Tertinggi

Berjibaku selamatkan gawang Cremonese meski akhirnya diberondong empat gol oleh Napoli, Emil Audero menjadi satu-satunya pemain di tim yang dapat nilai tinggi.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Tak Habis Pikir Harga Tiket Pesawat Mahal: Mengancam Pariwisata di Indonesia Timur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Tak Habis Pikir Harga Tiket Pesawat Mahal: Mengancam Pariwisata di Indonesia Timur

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos sebut kondisi harga tiket pesawat mahal sejak awal April 2026 ganggu sektor pariwisata di timur Indonesia.
Diikuti 1000 Lebih Atlet Akuatik Se-Tanah Air, Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 Berlangsung Mulai Pekan Depan

Diikuti 1000 Lebih Atlet Akuatik Se-Tanah Air, Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 Berlangsung Mulai Pekan Depan

Dalam waktu dekat Pengurus besar Akuatik Indonesia (PB AI) akan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT