Sebelum Layangkan Gugatan, Ressa Pernah Datangi Rumah Denada tapi Dibiarkan Selama 3 Jam
- Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia
“Ini kan persoalan kemanusiaan dan etika. Dalam budaya Jawa, sudah seharusnya orang tua menanyakan kabar anaknya, apalagi jika sudah tahu ada hubungan darah. Tapi faktanya, upaya menjalin komunikasi pun ditolak,” tegas Ronald.

- YouTube/Comic8Revolution
Kuasa hukum lainnya, Andika Meigista, juga menuturkan kronologi yang sama. Ia menyebut bahwa kunjungan Ressa ke rumah Denada sebenarnya bukan untuk menuntut atau mempermasalahkan apapun, melainkan hanya ingin meminjam dokumen penting untuk keperluan keluarga.
“Jadi dari pihak penggugat ini sebelum adanya kasus ini sudah pernah pergi ke sana dengan urusan yang berbeda. Namun tidak bisa komunikasi dengan baik. Dibukakan pintu hanya sebentar, tapi menunggu sampai tiga jam setengah,” ujar Andika.
“Padahal sebelum datang, keluarga sudah mengabarkan bahwa mereka sedang di Jakarta untuk meminjam KTP Denada karena mobil keluarga yang digunakan bersama masih atas nama Denada. Tapi ternyata tidak bisa ditemui,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Denada melalui kuasa hukumnya belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Ressa maupun klaim mengenai pertemuan yang tak pernah terjadi itu.
Namun dalam sidang mediasi terakhir, pihak Denada disebut menolak seluruh tuntutan ganti rugi dan meminta agar persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Kasus ini kini masih bergulir di PN Banyuwangi, dan publik menunggu apakah Denada akhirnya akan hadir secara langsung dalam sidang berikutnya untuk memberikan klarifikasi mengenai klaim Ressa. (adk)
Load more