GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano Bongkar Fakta Terbaru soal Sikap Denada, Singgung Komunikasi Diblokir

Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada menyampaikan fakta terbaru terkait sikap penyanyi Denada Tambunan telah memblokir komunikasi dengan pamannya.
Jumat, 16 Januari 2026 - 17:29 WIB
Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Kemunculan Al Ressa Rizky Rossano membuat Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan menggemparkan publik. Sang artis digugat perdata atas dugaan penelantaran anak kandung.

Denada Tambunan digugat sebesar Rp7 miliar di Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 28 November 2025. Penyanyi itu dinilai tidak mengakui Ressa Rizky sebagai anak biologis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Tambunan menyampaikan fakta terbaru. Denada tidak hanya menelantarkan anak kandung, tetapi juga memblokir komunikasi.

Ronald menyampaikan pemblokiran komunikasi dilakukan Denada terhadap pamannya, Dino Rossano Hansa setelah menghadiri proses agenda sidang mediasi kedua di PN Banyuwangi, Kamis (15/1/2026).

"Nomor diblokir padahal diberitahukan bahwa om datang," ungkap Ronald Armada.

Komunikasi Diblokir Denada saat Dino dan Ressa Rizky Rossano Datang

Denada
Denada
Sumber :
  • Instagram @denadaindonesia

Adik kandung ibu Denada, Dino Rossano Hansa dan istri, Ratih Puspita Dewi juga menjadi penggugat Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. Gugatan tersebut terdaftar pada 28 November 2025.

Dino dan Ratih menghadiri dalam agenda sidang mediasi kedua antara Ressa dan Denada. Dalam kesempatan itu, Dino menumpahkan kekesalannya.

Dino selaku pamannya membenarkan bahwa, komunikasinya diblokir oleh Denada. Padahal saat itu, ia dan Ratih ingin menemui keponakannya.

"Nomor omnya sendiri aja diblokir," kata Dino Rossano Hansa dengan penuh kekecewaannya.

Lebih lanjut, Ronald menyinggung pernyataan dari kuasa hukum Denanda. Sang penyanyi dinilai masih berkomunikasi dengan pihak keluarga pamannya.

Ronald membantah pernyataan tersebut. Menurutnya, tidak ada komunikasi yang terjalin baik lantaran Denada telah memblokir nomor handphone keluarga besar Dino.

Dino mengajak istri dan Ressa agar bisa berdiskusi sekaligus silaturahmi dengan Denada. Kala itu, mereka melakukan perjalanan jauh dari Banyuwangi menuju Jakarta lebih dari tiga jam.

Ronald menambahkan, kedatangan Dino dan Ressa tidak untuk meminta uang. Tujuannya untuk mencari solusi terkait dugaan penelantaran anak.

Alih-alih harapan tersebut terwujud, keluarga Dino dan Ressa gagal menemui Denada. Padahal mereka telah menunggu lama, bahkan selama dua hari berturut-turut.

"Bilang disuruh menunggu (oleh ART Denada), tetapi tidak pernah duduk bareng, di ruang tamunya aja nggak," tegasnya.

Menurutnya, penyanyi kelahiran 19 Desember 1978 itu tidak menunjukkan adab. Selain itu, ia menilai Denada tidak ada itikad baik kepada keluarga Dino dan Ressa.

Karena tidak ada itikad baik, hal ini juga menjadi motif keluarga Dino Rossano Hansa ikut melayangkan gugatan kepada Denada.

"Kalau kita berbicara tentang etika santun ya, intinya mengajari adab orang Jawa sudah didatangi orang bagaimana adab seseorang," tegasnya.

Sebelumnya, Ressa menceritakan betapa pedihnya kondisi hidupnya sejak lahir. Ia harus tinggal di tengah keterbatasan ekonomi.

Ressa mengatakan dirinya jarang makan. Karena keterbatasan ekonomi, ia juga tidak bisa menuntaskan pendidikan tingginya di kampus swasta di Banyuwangi, Jawa Timur.

Pemuda asal Banyuwangi berusia 24 tahun tersebut saat ini hanya bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam. Ia mengandalkan hidupnya dari gaji sebesar Rp1,5 juta setiap bulannya.

Proses gugatan perdata yang terdaftar dengan nomor perkara 288 telah melalui dua kali agenda sidang mediasi. Namun demikian, Denada tetap mangkir dan hanya menugaskan tim kuasa hukumnya, Muhammad Ikbal.

Ronald menyesali Denada tidak hadir. Ressa Rizky hanya meminta pertanggungjawaban atas dugaan penelantaran anak kandung selama 24 tahun.

"Ressa hidup sederhana bersama keluarga dari pihak almarhum neneknya, Emilia Contessa. Kami ingin kejelasan hukum agar dia mendapat haknya sebagai anak," ucapnya.

Alasan Denada tidak hadir dalam sidang mediasi kedua di PN Banyuwangi, Kamis (15/1/2026), sang artis masih memiliki banyak job sehingga tidak bisa meninggalkan pekerjaannya.

Ronald dan kuasa hukum Ressa lainnya, Andika Meigista memahami atas kondisi tersebut. Kebetulan pihak artis berusia 47 tahun itu meminta adanya diskusi di luar agenda mediasi.

Ronald mengatakan, pihak Ressa siap bertemu lantaran pemuda berusia 24 tahun itu masih memiliki itikad baik. Ressa juga siap hadir sesuai ketentuan waktu dan tempat ditetapkan Denada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, PN Banyuwangi tetap membuka kesempatan agenda mediasi setelah pertemuan kedua berakhir buntu. Rencananya sidang mediasi ketiga dijadwalkan minggu depan pada 22 Januari 2026.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imran Nahumarury Jalani Debut Bersama Semen Padang di Laga Kontra PSBS Biak

Imran Nahumarury Jalani Debut Bersama Semen Padang di Laga Kontra PSBS Biak

Imran Nahumarury menjadi pelatih ketiga setelah Semen Padang memecat Eduardo Almeida dan Dejan Antonic yang gagal membawa Semen Padang bersaing di klasemen. 
DPR Soal Kasus Nabila O'Brien: Kalau Logikanya Begini, Maling Bisa Protes Gara-Gara CCTV

DPR Soal Kasus Nabila O'Brien: Kalau Logikanya Begini, Maling Bisa Protes Gara-Gara CCTV

Anggota DPR RI, Irjen Pol (Purn) Rikwanto menyoroti polemik penerapan prinsip praduga tak bersalah pada kasus pemilik restoran Bibi Kelinci, Nabila O'Brien.
DPR Soroti Kasus Nabila O'Brien: Jangan Sampai Prinsip Praduga Tak Bersalah Jadi Tameng Pelaku

DPR Soroti Kasus Nabila O'Brien: Jangan Sampai Prinsip Praduga Tak Bersalah Jadi Tameng Pelaku

Polemik hukum yang menjerat pemilik restoran Nabilah O'Brien jadi sorotan DPR. Anggota Komisi III DPR RI menilai ada kekeliruan prinsip praduga tak bersalah.
Gubernur Riau Abdul Wahid Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Pemprov Riau

Gubernur Riau Abdul Wahid Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Pemprov Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Senin (9/3/2026).
Move On dari All England, Tim Bulutangkis Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Swiss Open 2026

Move On dari All England, Tim Bulutangkis Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Swiss Open 2026

Tim bulutangkis Indonesia mulai mempersiapkan diri menghadapi Swiss Open 2026 yang akan berlangsung pada 10–15 Maret di St. Jakobshalle, Basel. 
Lebih dari Dua Pekan, Kakek Cabuli 2 Bocah SD Masih "Berkeliaran" di Manggarai Barat

Lebih dari Dua Pekan, Kakek Cabuli 2 Bocah SD Masih "Berkeliaran" di Manggarai Barat

Pelaku pencabulan yakni SS (80) terhadap dua bocah kelas 1 SD di kecamatan Sanonggoang, Kabupaten Manggarai Barat sampai kini belum ditetapkan sebagai tersangka dan masih bebas.

Trending

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa mencoret hingga 18 pemain dari skuad bayangan yang ada saat ini. Para pemain seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra berpotensi masuk dalam daftar.
‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Mantan pemain timnas indonesia ini sekarang sibuk berkegiatan sosial dan melatih sepakbola.
7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Pelatih John Herdman telah merilis 41 nama dalam skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Namun, ada tujuh pemain yang hilang dari daftar.
Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Satu nama pemain Timnas Indonesia langsung terancam dicoret meski sudah resmi mendapatkan panggilan. John Herdman telah memanggil total 41 pemain pada pemanggilan pertamanya.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman Bakal Pakai Skema Lama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman Bakal Pakai Skema Lama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Bung Ropan menduga John Herdman akan meniru taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Begini prediksi skema yang dipakai pada FIFA Series 2026.
Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Ajax Amsterdam resmi memecat Fred Grim setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen. Maarten Paes sempat mengkritik timnya setelah kekalahan itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT