Namanya Diseret ke Drama Kasus Denada, Ustaz Derry Sulaiman Klarifikasi usai Dituduh Tahu Ayah Biologis Ressa Rizky
- Kolase Instagram/@denadaindonesia/@ressarossano__/@hannykristianto_id
Jakarta, tvOnenews.com - Nama Ustaz Derry Sulaiman kembali menjadi sorotan publik. Kali ini ia terseret dalam pusaran drama kasus Denada Tambunan diduga telah menelantarkan anak kandung.
Denada Tambunan digugat perdata Rp7 miliar oleh Al Ressa Rizky Rossano, yang mengaku sebagai anak kandung. Netizen pun terus mencari fakta soal kebenarannya.
Di tengah-tengah itu, nama Ustaz Derry Sulaiman mendadak diseret ke prahara Denada dan Ressa Rizky. Hal ini bermula dari sebuah unggahan di media sosial.
Dalam kontennya, Ustaz Derry Sulaiman dituding mengetahui siapa sosok ayah kandung Ressa. Karena heboh, hal itu menjadi sorotan tajam dari sang pendakwah.
"Ustaz Derry Sulaiman bongkar siapa ayah biologis Reza, Denada tertunduk pasrah," demikian judul konten yang diunggah ulang oleh Ustaz Derry Sulaiman melalui Instagram pribadinya dikutip, Jumat (16/1/2026).
Klarifikasi soal Tahu Ayah Kandung Ressa Rizky Rossano

- YouTube/drRichardLee
Melalui unggahan tersebut, Ustaz Derry Sulaiman perlu menyampaikan klarifikasinya. Ia membantah tudingan tersebut yang menyebutkan dirinya mengetahui ayah kandung pemuda asal Banyuwangi itu.
Ustaz Derry Sulaiman menegaskan, konten yang merebak di media sosial tersebut bersifat hoaks. Ia tidak menyangka dirinya mendapat tuduhan tidak memiliki dasar.
"Video itu adalah fitnah. Saya tidak pernah membongkar apa pun," tegas Ustaz Derry Sulaiman.
Ogah Bicara Kasus Denada Tambunan dan Ressa Rizky Rossano

- Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia
Lebih lanjut, ia menjelaskan, dirinya juga sama sekali tidak mengenal sosok Ressa. Bahkan, pendakwah berusia 47 tahun itu baru mengetahui kasus Denada setelah dirinya dituding netizen.
"Saya tidak pernah membahas masalah ini, apalagi tahu soal kehidupan pribadi orang lain" ucapnya.
Ustaz Derry Sulaiman pun mengultimatum akun pertama kali sekaligus netizen yang menyebarkan konten tersebut. Ia tidak menginginkan adanya fitnah merebak di ruang publik.
"Jadi, tolong ya siapapun yang mengedit video ini, kalian take down aja video itu. Nggak penting banget atau dihapus aja karena itu bisa menjadi fitnah besar bagi saya," pesannya.
Load more