News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Namanya Diseret ke Drama Kasus Denada, Ustaz Derry Sulaiman Klarifikasi usai Dituduh Tahu Ayah Biologis Ressa Rizky

Ustaz Derry Sulaiman merespon tuduhan mengetahui ayah kandung Al Ressa Rizky Rossano akibat kasus Denada Tambunan digugat atas dugaan penelantaran anak kandung.
Jumat, 16 Januari 2026 - 18:38 WIB
Denada Tambunan, Al Ressa Rizky Rossano, dan Ustaz Derry Sulaiman
Sumber :
  • Kolase Instagram/@denadaindonesia/@ressarossano__/@hannykristianto_id

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Ustaz Derry Sulaiman kembali menjadi sorotan publik. Kali ini ia terseret dalam pusaran drama kasus Denada Tambunan diduga telah menelantarkan anak kandung.

Denada Tambunan digugat perdata Rp7 miliar oleh Al Ressa Rizky Rossano, yang mengaku sebagai anak kandung. Netizen pun terus mencari fakta soal kebenarannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah-tengah itu, nama Ustaz Derry Sulaiman mendadak diseret ke prahara Denada dan Ressa Rizky. Hal ini bermula dari sebuah unggahan di media sosial.

Dalam kontennya, Ustaz Derry Sulaiman dituding mengetahui siapa sosok ayah kandung Ressa. Karena heboh, hal itu menjadi sorotan tajam dari sang pendakwah.

"Ustaz Derry Sulaiman bongkar siapa ayah biologis Reza, Denada tertunduk pasrah," demikian judul konten yang diunggah ulang oleh Ustaz Derry Sulaiman melalui Instagram pribadinya dikutip, Jumat (16/1/2026).

Klarifikasi soal Tahu Ayah Kandung Ressa Rizky Rossano

Ustaz Derry Sulaiman
Ustaz Derry Sulaiman
Sumber :
  • YouTube/drRichardLee

Melalui unggahan tersebut, Ustaz Derry Sulaiman perlu menyampaikan klarifikasinya. Ia membantah tudingan tersebut yang menyebutkan dirinya mengetahui ayah kandung pemuda asal Banyuwangi itu.

Ustaz Derry Sulaiman menegaskan, konten yang merebak di media sosial tersebut bersifat hoaks. Ia tidak menyangka dirinya mendapat tuduhan tidak memiliki dasar.

"Video itu adalah fitnah. Saya tidak pernah membongkar apa pun," tegas Ustaz Derry Sulaiman.

Ogah Bicara Kasus Denada Tambunan dan Ressa Rizky Rossano

Ressa Rizky dan Denada
Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia

Lebih lanjut, ia menjelaskan, dirinya juga sama sekali tidak mengenal sosok Ressa. Bahkan, pendakwah berusia 47 tahun itu baru mengetahui kasus Denada setelah dirinya dituding netizen.

"Saya tidak pernah membahas masalah ini, apalagi tahu soal kehidupan pribadi orang lain" ucapnya.

Ustaz Derry Sulaiman pun mengultimatum akun pertama kali sekaligus netizen yang menyebarkan konten tersebut. Ia tidak menginginkan adanya fitnah merebak di ruang publik.

"Jadi, tolong ya siapapun yang mengedit video ini, kalian take down aja video itu. Nggak penting banget atau dihapus aja karena itu bisa menjadi fitnah besar bagi saya," pesannya.

Sebelumnya, Ressa Rizky Rossano didampingi kuasa hukumnya, Moh Firdaus Yulianto melayangkan gugatan perdata kepada Denada Tambunan. Gugatan itu telah masuk ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, dengan nomor perkara 288 pada 28 November 2025.

Firdaus menjelaskan alasan Ressa menuntut ganti rugi sebesar Rp7 miliar. Pemuda asal Banyuwangi itu hanya ingin meminta pertanggungjawaban dari Denada Tambunan.

Ressa selama 24 tahun hidup dengan adik kandung almarhumah Emilia Contessa. Sosok tersebut ialah pamannya Denada, Dino Rossano Hansa.

Ressa mengaku hidupnya sangat pahit karena mengalami kesulitan ekonomi. Ia pun bercerita dirinya tinggal di sebuah rumah yang dulunya bekas gudang di Jalan Gajahmada, Banyuwangi.

Bahkan saat ini pemuda berusia 24 tahun itu mengandalkan hidupnya dari pekerjaan sebagai penjaga toko kelontong 24 jam. Pendapatannya itu juga hanya mencapai Rp1,5 juta per bulan.

Kuasa hukum Ressa lainnya, Ronald Armada sekaligus anak dari adik kandung ibu Denada mengatakan, kondisi perekonomian Ressa semakin sulit. Itu terjadi sejak almarhumah Emilia Contessa wafat pada awal 2025 lalu.

Berdasarkan fakta terbaru, PN Banyuwangi telah dua kali menggelar agenda sidang mediasi. Yang pertama berlangsung pada 8 Januari 2026, kedua terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026.

Pihak Ressa menyesali Denada kembali tidak hadir dengan dalih sibuk dengan pekerjaannnya. Akan tetapi, pihak Denada memberikan opsi menyelesaikan perkara di luar agenda mediasi.

Ronald mengatakan, pihaknya siap menerima tawaran tersebut. Ressa dan tim kuasa hukumnya akan menyambangi waktu dan tempat ditentukan oleh pihak Denada.

Sementara, pihak Denada merasa keberatan dengan gugatan Rp7 miliar dilayangkan Ressa. Ronald mengatakan, padahal ada beberapa tawaran menjadi klausul terkait nominal perdata tersebut.

Ia menyampaikan, nominal sebesar Rp7 miliar tersebut meliputi, biaya perlengkapan anak dari usia 0-6 tahun sebesar Rp250 juta, biaya pendidikan selama 15 tahun dari PAUD-SMA Rp500 juta, biaya kesehatan selama 24 tahun Rp100 juta, biaya sandang Ressa 24 tahun Rp200 juta, biaya pangan 24 tahun Rp300 juta, biaya papan 24 tahun Rp250 juta, biaya sosial Rp400 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya kerugian materiil, alasan Ressa menggugat sebesar Rp7 miliar karena mengalami penderitaan batin, tekanan psikologis, tidak memperoleh kasih sayang orang tua kandung, dan mendapat stigma buruk hingga cibiran sosial dari masyarakat sekitar.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi Knalpot Brong di Gowa Sulsel: Pemuda Kritis Ditikam, Pelaku Kini Mendekam di Sel

Tragedi Knalpot Brong di Gowa Sulsel: Pemuda Kritis Ditikam, Pelaku Kini Mendekam di Sel

Kasus penganiayaan berat yang sempat menghebohkan media sosial di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memasuki babak baru. 
Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Reaksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengetahui perlintasan kereta dijaga kelompok warga. Kiai diduga melakukan pelecehan seksual kepada 50 Santri di Pati
'Persiapkan Diri dengan Baik' Jadi Pesan Pelatih Hillstate untuk Megawati Hangestri, Rumor ke V-League Kian Nyata?

'Persiapkan Diri dengan Baik' Jadi Pesan Pelatih Hillstate untuk Megawati Hangestri, Rumor ke V-League Kian Nyata?

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung memberi pesan 'persiapkan diri dengan baik' kepada Megawati Hangestri sekaligus isyarat kalau Mega akan balik ke Korea Selatan
Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional 2026. 
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Momen Libur Hari Buruh 2026: 99 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Melalui Gerbang Tol Cikampek Utama

Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional 2026. 
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi, Jatinangor Siap Disulap Jadi 'Kota Pelajar', Kawasan Pendidikan Terpadu

Gebrakan baru Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), siapkan Jatinangor jadi 'Kota Pelajar', sebuah kawasan pendidikan terpadu.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Terpopuler News: Reaksi Dedi Mulyadi Tahu Perlintasan Kereta Diduduki Kelompok Warga, hingga Kiai Lecehkan 50 Santri di Pati

Reaksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengetahui perlintasan kereta dijaga kelompok warga. Kiai diduga melakukan pelecehan seksual kepada 50 Santri di Pati
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT