News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Rylan Henry Pribadi Dikenang Penjaga Kos, Rendah Hati Meski Cucu Konglomerat

Rylan Henry Pribadi, cucu konglomerat Henry Pribadi, dikenang sebagai sosok rendah hati dan baik hati oleh penjaga kosnya.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:33 WIB
Rylan Henry Pribadi (17) cucu dari pendiri Napan Group, Henry Pribadi meninggal dunia.
Sumber :
  • Instagram Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie

tvOnenews.com - Kabar meninggalnya Rylan Henry Pribadi, cucu dari konglomerat Indonesia Henry Pribadi, menjadi duka mendalam bagi banyak pihak.

Rylan yang baru berusia 17 tahun meninggal dunia akibat kecelakaan saat bermain ski di Jepang pada 7 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian Rylan yang masih sangat muda tidak hanya mengejutkan keluarga besar Napan Group, tetapi juga menyentuh hati banyak orang yang pernah mengenalnya.

Kabar duka ini bahkan sampai diberitakan oleh media internasional DailyMail, yang menyoroti prestasi akademik dan kepribadian Rylan selama menempuh pendidikan di Brisbane Grammar School (BGS), Australia.

Salah satu pengakuan paling menyentuh datang dari seorang pria yang mengaku sebagai mantan tutor sekaligus pengawas kos tempat Rylan tinggal selama bersekolah di Australia.

Ia mengatakan bahwa dirinya merasa kehilangan mendalam atas kepergian sang murid yang dikenal sopan, tulus, dan rendah hati itu.

Momen Manis Anindya Bakrie sama Rylan
Momen Manis Anindya Bakrie sama Rylan
Sumber :
  • X anindyabakrie

“Saya merasa bangga menyaksikan Rylan tumbuh menjadi pemuda yang bijaksana, percaya diri, dan memiliki aspirasi tinggi,” ujarnya.

Ia juga menggambarkan Rylan sebagai sosok yang tidak pernah berusaha menonjolkan status sosial keluarganya, meskipun ia adalah cucu dari salah satu konglomerat besar Indonesia.

“Dia tidak pernah menyombongkan diri tentang prestasinya. Dia gigih, sangat cakap, namun selalu tulus, rendah hati, dan jujur,” kata sang tutor seperti dikutip dari DailyMail.

Baginya, Rylan adalah anak muda yang berpotensi besar dan memiliki masa depan cerah. Namun, takdir berkata lain.

"Ia memiliki masa depan yang luar biasa di hadapannya,” ucapnya pria tersebut.

Pihak Brisbane Grammar School juga menyampaikan belasungkawa melalui pernyataan resmi mereka.

Dalam pernyataan tersebut, pihak sekolah menggambarkan Rylan sebagai murid yang ramah, mudah didekati, dan sangat peduli terhadap orang lain.

“Rylan dikenal karena sifatnya yang ramah, mudah didekati, dapat diandalkan, dan komitmennya kepada orang-orang di sekitarnya,” tulis pernyataan resmi sekolah tersebut.

Pihak sekolah juga menambahkan bahwa komunitas BGS sangat berduka atas kehilangan sosok muda yang memiliki banyak potensi dan prestasi.

"Kepergian Rylan sangat memengaruhi semua orang yang mengenalnya. Kami berduka atas kehilangan anggota keluarga BGS yang cerdas dan berharga.”

Rylan dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sekolah. Ia merupakan pemain sepak bola yang berkontribusi besar dalam tim utama hingga berhasil memenangkan kejuaraan pada tahun 2025.

Selain itu, ia juga dipercaya menjadi prefek asrama, sebuah posisi kehormatan yang hanya diberikan kepada siswa berprestasi dengan tanggung jawab besar dalam membimbing teman-teman seangkatannya.

Kronologi dan Hasil Autopsi

Kecelakaan yang menimpa Rylan terjadi di area ski di Prefektur Hokkaido, Jepang.

Berdasarkan keterangan kepolisian setempat, di lokasi terdapat deretan tiang dengan jarak sekitar 10 meter yang dihubungkan oleh tali pembatas sebagai batas lintasan aman bagi pemain ski.

Saat meluncur di lereng, Rylan diduga tidak menyadari adanya tali pembatas tersebut.

Dalam kecepatan tinggi, lehernya tersangkut tali hingga menyebabkan ia terjatuh keras dan kehilangan kesadaran di tempat kejadian.

Untuk memastikan penyebab kematian, pihak berwenang Jepang melakukan autopsi pada 9 Januari 2026.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Rylan meninggal dunia akibat asfiksia (mati lemas) yang disebabkan oleh tekanan tali pembatas pada bagian leher.

“Asfiksia disebabkan oleh tekanan pada bagian leher akibat lilitan tali pembatas lintasan,” ungkap pernyataan resmi kepolisian.

Hasil pemeriksaan medis juga memastikan tidak ada luka lain seperti patah tulang atau cedera berat di bagian tubuh lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini menguatkan dugaan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan tunggal tanpa keterlibatan pihak lain.

Ucapan duka terus mengalir, tidak hanya dari keluarga besar dan rekan sekolahnya, tetapi juga dari banyak pihak yang mengenal keluarga Pribadi. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bigmo Bakal Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro soal Promosi Liquid Vape Libatkan Anak

Bigmo Bakal Hadiri Pemeriksaan di Polda Metro soal Promosi Liquid Vape Libatkan Anak

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap YouTuber Muhammad Jannah atau Bigmo yang melibatkan anak dalam promosi liquid vape dalam tayangan live streaming.
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 10-16 Agustus 2026: Libra, Scorpio, Sagiarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 10-16 Agustus 2026: Libra, Scorpio, Sagiarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 10-16 Agustus 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagiarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 10-16 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 10-16 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 10-16 Agustus 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Kabar Buruk, Timnas Voli Putri Indonesia Turun Peringkat di Ranking Voli Dunia Usai Gagal Jadi Runner-up di SEA V Cup 2026

Kabar Buruk, Timnas Voli Putri Indonesia Turun Peringkat di Ranking Voli Dunia Usai Gagal Jadi Runner-up di SEA V Cup 2026

Timnas Voli Putri Indonesia dipaksa gigit jari karena turun peringkat di ranking dunia voli FIVB. Meski mampu menambah poin, namun nyatanya Garuda Pertiwi belum bisa memperbaiki posisinya di ranking dunia.
Ternyata Begini Aturan Jalur Transjakarta, Pemotor yang Melintas Siap-siap Kena Sanksi Ini

Ternyata Begini Aturan Jalur Transjakarta, Pemotor yang Melintas Siap-siap Kena Sanksi Ini

Bus Transjakarta dalam sebuah video yang viral di media sosial hari ini (10/8), terlihat tersendat akibat banyaknya pengendara motor (Pemotor) yang masukJalur
Rapor Terbaru Pemain Abroad Timnas Indonesia di Liga Eropa: Ole Romeny Cetak Gol, Nathan Buat Asis, Maarten Paes Duduk di Cadangan Ajax

Rapor Terbaru Pemain Abroad Timnas Indonesia di Liga Eropa: Ole Romeny Cetak Gol, Nathan Buat Asis, Maarten Paes Duduk di Cadangan Ajax

Sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia resmi memulai perjuangan mereka pada pekan pertama kompetisi musim 2026/2027 bersama klubnya masing-masing di daratan ..

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT