News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Makan Malam Pertama hingga Dipisahkan Maut, Kisah Cinta Sherly Tjoanda dan Benny Laos

Di artikel ini mengisahkan pertemuan Benny Laos dan Sherly Tjoanda sebelum akhirnya mereka menikah dan saat ini sudah terpisah oleh maut, ya Benny sudah wafat.
Senin, 19 Januari 2026 - 12:03 WIB
Benny Laos dan Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/Instagram.com @s_tjo

tvOnenews.com - Benny Laos suami Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sudah melewati banyak 'badai' semasa hidupnya. Ia tumbuh dari keluarga sederhana, mengarungi kerasnya hidup sejak kecil, hingga akhirnya menjadi pengusaha sukses. Namun di usia 32 tahun, ada satu ruang dalam hidupnya yang masih kosong pasangan hidup.

Di artikel ini, mengisahkan pertemuan Benny Laos dan Sherly Tjoanda sebelum akhirnya mereka menikah dan saat ini sudah terpisah karena kematian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berawal dari pertanyaan berulang, dan sering kali sama mengenai “Kapan menikah?” Benny saat dikisahkan selalu menjawab singkat. Ia belum menemukan orang yang tepat.

Benny Laos dan Sherly Tjoanda
Benny Laos dan Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/Instagram.com @s_tjo

Tak ada yang menyangka, jawaban itu akan berubah menjelang akhir 2004, lewat sebuah perkenalan yang sama sekali tak direncanakan.

Perkenalan dengan Sherly Tjoanda

Melansir dari buku "Jalan Hidup Benny Laos", Benny saat itu bertemu rekan bisnisnya, Ita Tjoanda pada November 2004 di Manado. Obrolan mereka mengalir santai hingga berujung pada pertanyaan personal, mengapa Benny belum menikah.

“Enggak ada yang mengenalkan,” jawab Benny.

Ita lalu menyebut keponakannya, Sherly Tjoanda, perempuan berdarah Ambon yang tinggal di Denpasar, Bali.

Keluarga Sherly Tjoanda menetap di Bali sejak konflik Ambon tahun 1999. Tanpa banyak pertimbangan, Benny menyatakan bersedia dikenalkan.

Telepon pun dilakukan hari itu juga. Sherly, yang baru dua minggu kembali dari Belanda setelah menyelesaikan studinya, memberi jawaban lugas, “Kalau mau ketemu, ketemu di Bali saja.”

Tak ada janji manis. Tak ada drama. Hanya kesepakatan sederhana.

Makan Malam dengan Sherly Tjoanda jadi Awal dari Segalanya

Awal Desember 2004, Benny berada di Bali untuk agenda bisnis dan bermain golf. Pada 4 Desember malam, ia menepati janjinya menghubungi Sherly dan mengajak makan malam di Denpasar.

Itu adalah pertemuan pertama mereka.

Setelah makan malam, Benny mengantar Sherly pulang dan bertemu orang tua serta neneknya.

Tanpa diduga, nenek Sherly langsung menyukai pribadi Benny. Ia bahkan mengajak Benny bergabung dalam agenda keluarga mereka selama beberapa hari ke depan.

Benny yang semula hanya berniat bertemu lalu kembali ke Manado, mengubah rencana. Ia tinggal tiga hari di Bali, menemani keluarga Sherly berkeliling bersama sang nenek.

Ketulusan yang Menggerakkan Hati

Selama tiga hari itu, Sherly belum merasakan ketertarikan khusus. Hingga sebuah peristiwa kecil justru menjadi penentu.

Hujan deras mengguyur Denpasar. Air menggenangi halaman rumah Sherly hingga setinggi lutut orang dewasa. Mobil Sherly masih terparkir di luar. Tanpa diminta, Benny turun ke genangan air, menerjang hujan, dan memasukkan mobil itu ke garasi.

Bagi Sherly saat itu, hal tersebut merupakan momen yang mengubah segalanya. Dalam buku dikisahkan, Sherly melihat seorang lelaki yang mau bersusah payah, yang tidak ragu melakukan hal kecil dengan penuh tanggung jawab. Sejak saat itu, hatinya mulai terbuka.

Cinta yang Tumbuh dalam Percakapan Panjang

Setelah pertemuan itu, mereka kembali ke kota masing-masing. Benny ke Manado, Sherly bersiap melanjutkan rencana studinya. Namun jarak justru membuat mereka semakin dekat.

Benny menelepon Sherly hampir setiap malam. Percakapan mereka tak pernah singkatm, enam jam dalam satu kali sambungan telepon menjadi hal biasa. Benny menceritakan seluruh hidupnya: masa kecil yang sulit, perjuangan membangun usaha, nilai hidup yang ia pegang teguh.

Tanpa disadari, benih cinta tumbuh dengan cara yang tenang dan jujur.

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda (tengah) bersama ketiga anaknya
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda (tengah) bersama ketiga anaknya
Sumber :
  • Instagram.com @s_tjo

Hanya satu bulan berselang, Benny mengambil keputusan besar. Pada 1 Januari 2005, ia melamar Sherly. Lima bulan kemudian, tepat 28 Mei 2005, keduanya mengikrarkan janji suci pernikahan.

Dari perkenalan hingga menikah, hanya enam bulan berlalu.

 

Pernikahan itu menjadi pondasi kuat dalam hidup Benny. Sherly bukan hanya istri, tetapi juga pendamping setia dalam setiap fase hidup termasuk saat Benny melangkah ke ruang pengabdian publik.

Dalam perjalanan karier dan aktivitas sosialnya, Sherly selalu berada di sisi Benny. Ia menyaksikan bagaimana suaminya bekerja tanpa lelah, menjaga prinsip, dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas dirinya sendiri.

Terpisahkan Maut

Di tengah rencana dan pengabdian yang masih panjang, Benny Laos berpulang. Kepergiannya menyisakan duka mendalam bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak orang yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras, sederhana, dan penuh kepedulian.

Bagi Sherly, kepergian itu bukan hanya kehilangan pasangan hidup, tetapi juga separuh jiwanya. Lelaki yang ia temui lewat perkenalan sederhana, yang ia cintai lewat ketulusan, kini pergi meninggalkan jejak yang tak mudah dihapus.

Benny Laos dan Sherly Tjoanda
Benny Laos dan Sherly Tjoanda
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/Instagram.com @s_tjo

Namun kisah cinta mereka tidak berhenti di sana.

Apa yang ditinggalkan Benny bukan hanya kenangan, melainkan nilai hidup: tentang keteguhan, kejujuran, dan pengabdian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai-nilai itulah yang kini hidup dalam diri Sherly Tjoanda seorang perempuan yang melangkah dengan membawa cinta, duka, sekaligus tanggung jawab untuk meneruskan apa yang telah diperjuangkan suaminya.

Kisah Sherly Tjoanda dan Benny Laos adalah pengingat bahwa cinta sejati tidak selalu berumur panjang, tetapi selalu bermakna dalam. Dan bahwa dalam beberapa kisah, perpisahan bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar. (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geger Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Langsung Ambil Tindakan Tegas Ini!

Geger Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Langsung Ambil Tindakan Tegas Ini!

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto dan tim siap tindaklanjuti temuan Ombudsman saat sidak Lapas Cibinong.
Komentar Menohok Menteri Imipas Usai Ombudsman Dapati Lapas Mewah di Bogor

Komentar Menohok Menteri Imipas Usai Ombudsman Dapati Lapas Mewah di Bogor

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Men Imipas), Agus Andrianto mengatakan inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, menjadi momentum pihaknya melakukan penertiban di lapas-lapas apabila ditemukan praktik yang tidak sesuai ketentuan.
Starting XI Timnas Indonesia Vs Singapura Full Diaspora, John Herdman Beri Jawaban Berkelas

Starting XI Timnas Indonesia Vs Singapura Full Diaspora, John Herdman Beri Jawaban Berkelas

John Herdman buka suara soal starting XI Timnas Indonesia yang tanpa pemain kelahiran Indonesia saat menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 Sabtu 26 September setelah seluruh cabor menyelesaikan pertandingan pada hari Jumat kemarin.
Ole Romeny Alami Dejavu, Kevin Diks Ulangi Aksi Jay Idzes saat Timnas Indonesia Hajar Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny Alami Dejavu, Kevin Diks Ulangi Aksi Jay Idzes saat Timnas Indonesia Hajar Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny mengungkap momen dejavu saat Kevin Diks menyerahkan penalti kepadanya ketika Timnas Indonesia mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura

Trending

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 Sabtu 26 September setelah seluruh cabor menyelesaikan pertandingan pada hari Jumat kemarin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT