Rentetan Luka Manohara Kembali Disorot, Isu Child Grooming Terkuak Usai 17 Tahun Berlalu
- VIVA
tvOnenews.com — Nama Manohara Odelia Pinot pernah mengguncang jagat hiburan Tanah Air pada 2009 silam, menyusul kisruh rumah tangga yang menyeret dirinya ke pusaran perhatian publik internasional.
Saat itu, Manohara dinikahi secara siri oleh Pangeran Kelantan Tengku Muhammad Fakhry Petra ketika usianya baru menginjak 16 tahun.
Alih-alih menjalani kehidupan rumah tangga yang bahagia, Manohara justru mengaku mengalami perlakuan kejam setelah dibawa ke Malaysia.
Selama menjadi istri Fakhry, Manohara dikabarkan kerap menjadi korban kekerasan fisik. Fakta tersebut terungkap ketika ia kembali ke Indonesia, di mana keluarga menemukan sejumlah luka sayatan di tubuh Manohara yang kala itu masih berusia belia.
Tak hanya luka sayat, terdapat pula bekas sundutan rokok yang diduga dilakukan sang suami saat emosinya memuncak.
Lebih memprihatinkan lagi, Manohara disebut pernah dipaksa berhubungan intim ketika sedang menstruasi serta diberi obat agar segera hamil.
Kondisi tersebut berdampak serius pada kesehatan Manohara. Hormon tubuhnya meningkat drastis hingga memicu perubahan fisik, termasuk wajah yang dipenuhi jerawat dan perubahan bentuk tubuhnya.
Kisah pilu yang dialami Manohara tidak hanya menjadi perhatian publik Indonesia, tetapi juga menuai kecaman luas di Malaysia. Perilaku Pangeran Kelantan kala itu turut menjadi sorotan tajam masyarakat.
Kini, 17 tahun berselang, nama Manohara kembali mencuat seiring ramainya pembahasan soal child grooming yang tengah menjadi perhatian publik.
Isu ini kembali viral setelah aktris Aurelie Moeremans mengungkap pengalaman traumatisnya melalui buku Broken Strings.
Tak sedikit warganet yang kemudian mengaitkan fenomena tersebut dengan masa lalu kelam yang pernah dialami Manohara sebagai mantan menantu Kerajaan Kelantan.
Trauma itu disebut bermula dari pernikahannya di usia yang masih sangat muda dengan pangeran asal Malaysia.
Isu lama kembali mencuat setelah muncul akun Instagram aisyah_nadawi yang diduga merupakan akun palsu milik ibunda Manohara. Akun tersebut mencoba memberikan pembelaan atas keputusan menikahkan Manohara di usia dini.
Namun, Manohara secara tegas membantah dan menuding akun tersebut hanyalah kedok ibunya atau orang suruhannya. Ia menyampaikan kecurigaannya secara terbuka melalui media sosial.
"Aku punya firasat akun palsu ini adalah ibuku atau salah satu 'anteknya'. Pola dan kata-katanya sama," tulisnya melalui akun @manodelia dikutip Senin (19/1/2025).
Lebih lanjut, Manohara bahkan menyebut sang ibu memiliki gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder (NPD). Ia mengaku memilih memutus hubungan sepenuhnya dengan ibunya demi menjaga kesehatan mentalnya.
Tudingan tersebut kemudian dibalas oleh akun @aisyah_nadawi, yang justru menyerang Manohara dan menyebutnya durhaka karena membuka aib keluarga ke ruang publik.
Akun tersebut menuding Manohara masih menyimpan dendam lama dan diminta untuk melakukan introspeksi diri.
Meski mendapat serangan balik, dukungan publik terus mengalir deras kepada Manohara. Banyak warganet menilai Manohara sebagai penyintas sekaligus korban nyata praktik child grooming yang baru belakangan disadari secara luas oleh masyarakat.
Load more