Sebelum Gugat Denada, Ressa Ternyata Pernah Jadi Sopir Pribadi Neneknya Emilia Contessa
- YouTube/denadaindonesia
Namun, proses mediasi yang dijadwalkan oleh pengadilan masih menemui jalan buntu.
Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menjelaskan bahwa Denada melalui tim hukumnya menolak seluruh tuntutan, termasuk klausul pengakuan sebagai anak kandung.
“Denada tidak hadir secara langsung dalam mediasi dan menolak semua tuntutan klien kami,” ujar Ronald.
Pihak Denada berdalih masih memiliki kesibukan pekerjaan di luar kota dan memilih untuk menunggu jadwal mediasi lanjutan secara daring.
Namun, langkah itu dianggap Ressa dan kuasa hukumnya sebagai bentuk kurangnya itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Dalam kesempatan yang sama, Ressa juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima bantuan finansial dari Denada, baik sejak kecil hingga dewasa.
Semua biaya hidup, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari ditanggung oleh orang tua angkat yang telah merawatnya sejak bayi.
“Setahu saya, saya tidak pernah menerima apapun dari Mbak Denada. Semua biaya hidup saya dari Mama dan Papa (adik Emilia Contessa) yang mengurus semua kebutuhan saya,” ungkap Ressa.
Selama 24 tahun hidupnya, Ressa mengaku tidak pernah menjalin hubungan intens dengan Denada.
Bahkan, pertemuan mereka bisa dihitung dengan jari, termasuk ketika menghadiri pemakaman Emilia Contessa beberapa tahun lalu.
“Itu pun cuma salim aja, datang, salim, lalu pulang,” katanya.
Kini, setelah gugatan resmi berjalan, publik menantikan bagaimana pengadilan akan menilai hubungan darah antara Denada dan Ressa. (adk)
Load more