GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Gugat Denada, Ressa Ternyata Pernah Jadi Sopir Pribadi Neneknya Emilia Contessa

Sebelum gugat Denada, Ressa ternyata pernah bekerja sebagai sopir pribadi neneknya, Emilia Contessa, dan menegaskan hidup mandiri sejak muda.
Selasa, 20 Januari 2026 - 19:43 WIB
Denada, Ressa Diduga Anak Kandung Denada
Sumber :
  • YouTube/denadaindonesia

tvOnenews.com - Kasus gugatan Ressa Rizky Rosano terhadap penyanyi Denada Tambunan masih menjadi perhatian publik.

Pemuda asal Banyuwangi itu menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi untuk meminta pengakuan sebagai anak kandung, sekaligus menuntut ganti rugi sebesar Rp7 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik gugatan yang sedang bergulir itu, muncul fakta baru, Ressa ternyata pernah bekerja sebagai sopir pribadi Emilia Contessa, ibu kandung Denada.

Ressa membantah keras tudingan yang menyebut dirinya menuntut Denada demi mencari sensasi atau keuntungan pribadi.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa sejak muda dirinya sudah terbiasa bekerja keras dan tidak bergantung pada orang lain.

“Saya tidak perlu itu, saya bukan pansos, tapi ini kenyataan hidup yang harus saya lewati,” ujar Ressa dilansir dari YouTube Cumicumi.

Dalam pengakuannya, Ressa menyebut dirinya pernah bekerja untuk Emilia Contessa, sosok penyanyi legendaris yang juga ibu kandung Denada.

Ressa Rizky dan Denada
Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @denadaindonesia

Ressa mengaku dipercaya menjadi sopir pribadi Emilia di masa kampanye.

“Saat kampanye dulu, saya pernah jadi sopir Bunda Emilia dan sering disuruh-suruh juga dengan Mama demi dapat upah,” ungkap Ressa dengan tenang.

Ia menjelaskan bahwa pekerjaannya bukan hanya mengantar-jemput, tetapi juga membantu beberapa urusan pribadi keluarga.

Untuk pekerjaan itu, Ressa menerima gaji sebesar Rp2.500.000 per bulan, jumlah yang menurutnya cukup besar bagi anak muda di masa itu.

Pengalaman bekerja langsung untuk neneknya, kata Ressa, menjadi momen yang tak pernah ia lupakan.

Selain menjadi sopir, Ressa juga terbiasa membantu pekerjaan lain di luar keluarga Emilia Contessa.

Ia sempat bekerja di toko kelontong dan membantu juragannya berbelanja ke distributor hingga menyuplai barang ke toko-toko lain.

“Bukan hanya jaga toko, jadi sering bantu-bantu belanja beberapa barang yang habis. Dapat ceperan,” kata Ressa.

Ressa resmi menggugat Denada ke PN Banyuwangi pada akhir 2025 dengan nomor perkara 288/Pdt.G/2025/PN Byw.

Dalam gugatannya, ia meminta agar Denada mengakui statusnya sebagai anak biologis dan menuntut ganti rugi materiil dan immateriil sebesar Rp7 miliar.

Namun, proses mediasi yang dijadwalkan oleh pengadilan masih menemui jalan buntu.

Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, menjelaskan bahwa Denada melalui tim hukumnya menolak seluruh tuntutan, termasuk klausul pengakuan sebagai anak kandung.

“Denada tidak hadir secara langsung dalam mediasi dan menolak semua tuntutan klien kami,” ujar Ronald.

Pihak Denada berdalih masih memiliki kesibukan pekerjaan di luar kota dan memilih untuk menunggu jadwal mediasi lanjutan secara daring.

Namun, langkah itu dianggap Ressa dan kuasa hukumnya sebagai bentuk kurangnya itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Dalam kesempatan yang sama, Ressa juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima bantuan finansial dari Denada, baik sejak kecil hingga dewasa.

Semua biaya hidup, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari ditanggung oleh orang tua angkat yang telah merawatnya sejak bayi.

“Setahu saya, saya tidak pernah menerima apapun dari Mbak Denada. Semua biaya hidup saya dari Mama dan Papa (adik Emilia Contessa) yang mengurus semua kebutuhan saya,” ungkap Ressa.

Selama 24 tahun hidupnya, Ressa mengaku tidak pernah menjalin hubungan intens dengan Denada.

Bahkan, pertemuan mereka bisa dihitung dengan jari, termasuk ketika menghadiri pemakaman Emilia Contessa beberapa tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu pun cuma salim aja, datang, salim, lalu pulang,” katanya.

Kini, setelah gugatan resmi berjalan, publik menantikan bagaimana pengadilan akan menilai hubungan darah antara Denada dan Ressa. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, PT CCT Diskon Tarif Tol Cimanggis-Cibitung hingga 30 Persen

Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, PT CCT Diskon Tarif Tol Cimanggis-Cibitung hingga 30 Persen

Diskon tarif ini Tol Cimanggis-Cibitung ini diharapkan bisa membantu mendistribusikan volume lalu lintas secara lebih merata selama periode libur Lebaran.
KPK Sita Uang Rp 1 Miliar Hasil Geledah Rumah Bupati hingga Kadis PUPR di Rejang Lebong

KPK Sita Uang Rp 1 Miliar Hasil Geledah Rumah Bupati hingga Kadis PUPR di Rejang Lebong

KPK) melakukan penggeledahan terhadap rumah dan kantor Bupati Rejang Lebong terkait kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
25 Hari Bulan Ramadhan, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Capai 24,2 Juta Orang

25 Hari Bulan Ramadhan, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Capai 24,2 Juta Orang

Selama 25 hari bulan Ramadhan terhitung mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026, pengguna Commuter Line wilayah Jabodetabek mencapai 24,2 juta orang.
Presiden Prabowo Andalkan Program MBG: Stimulus untuk Pertumbuhan Ekonomi di Tingkat Akar Rumput

Presiden Prabowo Andalkan Program MBG: Stimulus untuk Pertumbuhan Ekonomi di Tingkat Akar Rumput

Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan bahwa inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki nilai strategis yang jauh melampaui sekadar pemenuhan gizi, yakni sebagai penggerak utama ekonomi di tingkat masyarakat bawah.
Obat Keras Ilegal Terbongkar di Pasar Rebo dari Laporan Warga, Anggota DPD Soroti Pentingnya Peran Elemen Masyarakat

Obat Keras Ilegal Terbongkar di Pasar Rebo dari Laporan Warga, Anggota DPD Soroti Pentingnya Peran Elemen Masyarakat

Praktik ilegal peredaran obat keras terbongkar gara-gara laporan warga. Anggota DPD RI Fahira Idris soroti peran berbagai elemen masyarakat terkait hal ini.
KPop Demon Hunters Menang Piala Oscar untuk Film Animasi Terbaik, Kalahkan Zootopia 2 dan Elio

KPop Demon Hunters Menang Piala Oscar untuk Film Animasi Terbaik, Kalahkan Zootopia 2 dan Elio

KPop Demon Hunters berhasil memenangkan Piala Oscar untuk Film Animasi Terbaik dalam acara Academy Awards ke-98.

Trending

Kabar Baik Timnas Indonesia! Pemain dari Barcelona Siap Gantikan Peran Thom Haye di FIFA Series 2026

Kabar Baik Timnas Indonesia! Pemain dari Barcelona Siap Gantikan Peran Thom Haye di FIFA Series 2026

Pemain Persija Jakarta, Jordi Amat, mengaku tidak menutup kemungkinan jika dipercaya oleh John Herdman untuk bermain sebagai gelandang di Timnas Indonesia.
Dilarang Beroperasi oleh KDM, Kusir Delman di Garut Justru Senyum Bahagia

Dilarang Beroperasi oleh KDM, Kusir Delman di Garut Justru Senyum Bahagia

Selama tujuh hari —tiga hari sebelum dan empat hari setelah Lebaran— delman tak diizinkan melintas di jalanan utama di jalan utama Kabupaten Garut.
Ramalan Keuangan Zodiak 17 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 17 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 17 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi peluang finansial dan kondisi keuangan tiap zodiak.
Terima Kasih Jay Idzes dan Emil Audero, Timnas Indonesia Kini Jadi Sorotan Media Italia Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Jay Idzes dan Emil Audero, Timnas Indonesia Kini Jadi Sorotan Media Italia Jelang FIFA Series 2026

Terima kasih Jay Idzes dan Emil Audero! Kehadiran dua pemain Serie A membuat Timnas Indonesia jadi sorotan media Italia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta.
Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, hingga Jawaban Elkan Baggott Setelah Dipanggil John Herdman

Media Jerman Tak Habis Pikir dengan Kevin Diks, hingga Jawaban Elkan Baggott Setelah Dipanggil John Herdman

Berita bola terpopuler 16 Maret 2026: Kevin Diks mencetak sejarah di Bundesliga, hingga jawaban dari Elkan Baggott usai kembali dipanggil Timnas Indonesia.
Layak Dibuang AC Milan? 3 Pemain dengan Rating Buruk saat Rossoneri Keok 1-0 dari Lazio di Liga Italia

Layak Dibuang AC Milan? 3 Pemain dengan Rating Buruk saat Rossoneri Keok 1-0 dari Lazio di Liga Italia

Tiga pemain yang dapat rating rendah setelah tampil buruk saat AC Milan kalah dari Lazio pada lanjutan Serie A musim 2025/2026. Layak dibuang musim panas nanti?
Media Amerika Tak Habis Pikir Lihat Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia Itu Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Ajax

Media Amerika Tak Habis Pikir Lihat Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia Itu Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Ajax

Media Amerika menyoroti perkembangan karier kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, setelah ia akhirnya merasakan kemenangan perdana bersama Ajax di Eredivisie.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT