News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuasa Hukum Ressa Rizky Ogah Drama Denada Disebut Kasus Dugaan Penelantaran: Paling Pantas Buang Anak Kandung

Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano enggan drama Denada Tambunan dinilai kasus dugaan penelantaran anak kandung. Bagi mereka, sang penyanyi telah membuang anak.
Jumat, 23 Januari 2026 - 18:11 WIB
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Pemuda yang mengaku sebagai anak kandung ditelantarkan 24 tahun, Ressa Rizky Rosano
Sumber :
  • Kolase Instagram/@denadaindonesia & tvOne/Happy Oktavia

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada kembali menyentil Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan. Ia menepis gugatan dari kliennya atas dugaan penelantaran anak kandung.

Menurut Ronald, Denada Tambunan telah membuat konsep drama menyakitkan bagi Ressa Rizky dan keluarga adik adik almarhumah Emilia Contessa, Dino Rossano Hansa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ronald menilai konsep konflik Denada adalah dugaan pembuangan anak. Hal ini menyusul Ressa Rizky sama sekali tidak dilirik selama 24 tahun.

"Mohon maaf, frasa penelantaran anak itu sebetulnya datang dari kawan-kawan ya. Kalau mau tanya frasa apa yang paling pantas untuk judul drama gugatan saya ini, konsepnya adalah membuang anak," ujar Ronald dalam wawancara melalui virtual Zoom Meeting dikutip, Jumat (23/1/2026).

Alasan Denada Tambunan Dinilai Membuang Anak Kandung

Ressa Rizky dan Denada
Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @denadaindonesia

Ronald mewakili keluarga adik kandung ibu Denada menjelaskan alasan dirinya menganggap Denada diduga telah membuang anak. Konsep drama ini dikatakan penelantaran apabila orang tuanya masih mengakui Ressa Rizky sebagai anak biologis.

Namun kenyataannya berbanding terbalik. Ressa menganggap kehadiran dirinya tidak diakui oleh penyanyi berusia 47 tahun tersebut.

"Kalau penelantaran anak itu, orang tuanya masih mengakui bahwa dia orang tuanya. Ini malah membuang anak," sentil Ronald kepada Denada.

Singgung Denada Berjuang Mati-matian untuk Putri Sulungnya

Denada
Denada
Sumber :
  • Instagram @denadaindonesia

Ia yang juga kuasa hukum Ressa menyoroti kabar Denada sempat berada di titik terendah hidupnya. Sang artis pernah berjuang mati-matian demi kesembuhan putri sulungnya, Shakira Aurum.

Kala itu, Shakira Aurum, anak Denada dari pernikahan mantan suaminya, Jerry Aurum hampir menjalani perawatan intensitf. Denada bahkan pernah berusaha menyembuhkan penyakit kanker anaknya di salah satu rumah sakit di Singapura.

Pada saat itu, Shakira Aurum mengidap penyakit leukimia. Proses pengobatan kankernya hampir serupa dengan penyembuhan orang dewasa, mulai dari kemoterapi hingga operasi.

Ronald sebenarnya tidak ingin mengomentari perjuangan itu lebih jauh. Namun, ia menganggap Denada hanya mencari simpati dari publik.

Sementara, Ressa yang baru meyakini Denada adalah ibu kandungnya, merasa telah ditelantarkan selama 24 tahun. Hal ini memicu kecemburuan dari pemuda asal Banyuwangi tersebut.

"Dia membangun framing bahwa, dia menjadi ibu peri ketika dia berjuang untuk anaknya. Itu makanya dramatisasi. Kalau saya katakan, itu menjadi ironis. Hasilnya di belakang ketika dia juga diketahui menelantarkan anaknya," jelasnya.

Soal Denada Diduga Hamil di Luar Nikah

Kolase foto Denada dan Teuku Ryan
Kolase foto Denada dan Teuku Ryan
Sumber :
  • Tangkapan layar

Lebih lanjut, Ronald tampaknya telah mendengar isu liar yang merebak di media sosial. Denada dituding juga memiliki anak biologis selain Shakira Aurum dan Ressa Rizky Rossano.

Berdasarkan hasil asumsi netizen, Denada sebelumnya juga diduga telah melahirkan anak dari hasil di luar nikah. Hal itu terjadi sebelum lahir sosok Ressa Rizky dan Shakira.

Bahkan sebagian netizen menebak siapa sosok ayah kandung Ressa Rizky Rossano. Ressa dilahirkan diduga atas hasil hubungan Denada dengan mantan kekasihnya, Teuku Ryan pada awal 2000-an.

Ronald merespons asumsi tersebut. Tim kuasa hukum Ressa enggan mengomentari pendapat liar itu lantaran bukan ranahnya terkait dugaan Denada melahirkan anak kandung lainnya sekaligus Teuku Ryan diduga sebagai ayah biologis Ressa Rizky.

Ia mengatakan, Ressa dan tim kuasa hukumnya saat ini fokus meminta pertanggungjawaban dari Denada. Ressa merasa nasibnya sangat pilu lantaran kehadirannya tidak diinginkan oleh rapper tersebut.

"Kalau dalam konteks bapaknya, saya tidak akan menjawab apa yang tidak saya ketahui. Saya enggak mau memfitnah orang, saya hanya ke dalam koridor menyampaikan sesuai dengan fakta yang saya ketahui dan saya alami, serta saya dengar sendiri, itu saja," tegasnya.

Sebelumnya, Ressa didampingi kuasa hukumnya, Moh Firdaus Yulianto melayangkan gugatan perdata kepada Denada sebesar Rp7 miliar ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, dengan nomor perdata 288 sejak 28 November 2025.

Selain Ressa Rizky, keluarga Dino Rossano Hansa dan istri, Ratih Puspita Dewi juga melayangkan gugatan yang sama. Hal ini menyusul adanya berbagai serangan dan tidak ada itikad baik dari Denada.

Sebelumnya, proses sidang mediasi perdana antara Denada dan Ressa berakhir gagal di PN Banyuwangi pada 8 Januari 2026. Pihak pengadilan kembali membuka kesempatan keduanya hadir dalam mediasi pada 15 Januari 2026.

Menurut penuturan kuasa hukum Denada sebelumnya, Muhammad Ikbal, Denada mangkir sidang mediasi kedua akibat sibuk. Hal ini mengingat sang penyanyi merupakan publik figur.

Terkini, sidang mediasi antara Denada dan Ressa di ruang Mediasi dan Diversi PN Banyuwangi, Kamis (22/1/2026) sore hari, kembali gagal. Sebab, proses mediasi tersebut hanya berlangsung selama 10 menit dan Denada kembali tidak menampakkan wajahnya.

Kuasa hukum Denada, Misnadi menyampaikan alasan yang sama. Denada tidak bisa hadir karena kesibukannya sebagai artis.

"Sempat dipertanyakan bagaimana, ada penyelesaian atau tidak bagaimana. Sementara, ini belum ada (waktu untuk berkomunikasi lebih lanjut) dan kami meminta waktu seminggu lagi," tutur Misnadi.

Sementara, Firdaus Yulianto mengatakan, pihak Ressa masih memberikan kesempatan kepada Denada. Pertimbangan tersebut menjadi penentuan itikad baik terhadap penggugat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mengharap sekali lagi kepada tergugat ini, tolong hargai itikad baik kami karena yang kami lakukan ini demi kebaikan bersama," tegas Firdaus.

(hoa/far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pembagian Grup AVC U-18 Girls Championship 2026: Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gabung Pool C Bersama Jepang

Pembagian Grup AVC U-18 Girls Championship 2026: Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gabung Pool C Bersama Jepang

Timnas Voli Putri Indonesia U-18 bergabung bersama Jepang di Pool C dalam pembagian grup AVC U-18 Girls Championship 2026.
Di Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Beri Nasihat Pesan Menyentuh untuk Anak-anaknya

Di Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Beri Nasihat Pesan Menyentuh untuk Anak-anaknya

Ruben Onsu membagikan pesan menyentuh untuk ketiga anaknya, berisi nasihat tentang harta dan kekayaan yang tidak akan dibawa ke dalam kubur.
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan diwarnai aksi kepanikan para tamu hotel yang menginap pada Kamis (18/6/2026).
Pembagian Grup Princess Cup 2026: Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gabung Pool A, Bersaing dengan Thailand

Pembagian Grup Princess Cup 2026: Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gabung Pool A, Bersaing dengan Thailand

Berikut hasil pembagian grup Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 bergabung di Pool B.
Bank Mandiri Gelar Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa Sepanjang Rute Mandiri Jogja Marathon 2026

Bank Mandiri Gelar Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa Sepanjang Rute Mandiri Jogja Marathon 2026

Bank Mandiri terus memperkuat komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui program Mandiri Sahabat Desa sebagai bagian dari rangkaian Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026.
Fenomena El Nino jadi Perhatian Banyak Negara, Ternyata Ada Dampak Positif Kata Peneliti

Fenomena El Nino jadi Perhatian Banyak Negara, Ternyata Ada Dampak Positif Kata Peneliti

Fenomena El Nino tidak bisa dianggap remeh bagi sebuah negara, selain ada dampak buruk tapi juga ada sisi baik. Secara umum menyebabkan musim kemarau lebih awal

Trending

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar hukum menilai peluang Ruben Onsu untuk mengambil alih hak asuh anak cukup besar, terutama jika terbukti ada penelantaran atau eksploitasi terhadap sang anak.
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Indo Livestock 2026 Jadi Ajang Diplomasi Ekonomi Peternakan Indonesia

Indo Livestock 2026 Jadi Ajang Diplomasi Ekonomi Peternakan Indonesia

Pameran dan forum internasional terkemuka bidang peternakan yakni Indo Livestock 2026 Expo & Forum resmi dibuka pada Rabu (17/06/2026) di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT