Terungkap Sudah Alasan Awal Mula Denada Digugat, Ressa Rizky Rossano Gelisah Sering Dapat Perundungan
- YouTube/denadaindonesia
"Waktu itu masih di bandara di Banyuwangi belum ada. Jadi, dijemputlah sama orang dari rumah dijemput di bandara di Surabaya," jelasnya.
Kata Ratih, Ressa yang baru lahir langsung dibawa ke hotel. Di sanalah, ia dan suami, Dino Rossano Hansa mengambil anak kandung diduga dari Denada.
Status Ressa Rizky Rossano Belum Diakui Denada
Sementara, Ressa Rizky Rossano merasa heran kenapa dirinya belum juga diakui Denada. Padahal, ia sudah sangat yakin dari usahanya bahwa, dirinya anak biologis dari penyanyi berusia 47 tahun itu.
"Itu aku cuma minta pengakuan dan hak sebagai anaknya saja," kata Ressa Rizky Rossano.
Ressa yang selama ini hidup di tengah keterbatasan ekonomi ingin merasakan dirinya memiliki orang tua kandung. Ia bahkan rela melakukan apa pun agar bisa diakui oleh Denada.
Hal ini menjadi alasan Ressa terbang ke Jakarta. Ia hanya ingin perkara dugaan penelantaran anak kandung segera selesai dan bisa merasakan kasih sayang dari orang tua.
"Saya tambah lagi ya, saya cuma ingin cium kaki aja ke ibu saya," ungkap Ressa.
Kuasa hukum Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada menjelaskan alasan Ressa rela terbang ke Jakarta. Hal ini berhubungan dengan pernyataan dari kuasa hukum Denada sebelumnya, Muhammad Ikbal.
Sidang mediasi gugatan perdata dari Ressa dan keluarga Dino telah berlangsung selama tiga kali. Sayangnya Denada selalu mangkir dari persidangan dan hanya diwakilkan oleh tim kuasa hukumnya.
Ronald mengatakan, kedatangan Ressa dan keluarga Dino ingin memenuhi permintaan dari pihak Denada. Pasalnya, sang penyanyi sempat minta menggelar mediasi di luar pengadilan.
"Artinya mau ngajak diskusi secara kekeluargaan untuk mencari mufakat itu. Ternyata sampai mediasi ketiga itu enggak hadir. Bahkan kemarin kuasa hukumnya sempat ganti. Malah bilang masih belum ada akses untuk berbincang langsung dengan Denada," beber Ronald.
Dalam hal ini, kata Ronald, tim Ressa segera membereskan perkara ini. Ia dan tim kuasa hukum akan melakukan gebrakan baru sebagai upaya mendesak Denada menyelesaikan kasus dugaan penelantaran anak kandung.
Load more