Gen Z dan Millenials Kerap Alami Burnout hingga Krisis Makna? Ketika Kemajuan Zaman Menguji Ketahanan Mental dan Spiritual
- Istockphoto
Nilai Spiritual sebagai Kerangka Menghadapi Zaman
Ajaran Islam menawarkan pendekatan yang tidak terlepas dari realitas modern, namun tetap berakar pada nilai-nilai dasar. Prinsip keseimbangan (wasathiyah), tanggung jawab sosial, dan kesadaran diri menjadi landasan penting dalam menghadapi tekanan zaman.
Nilai-nilai ini relevan untuk menjawab persoalan kontemporer, mulai dari relasi keluarga, etika kerja, hingga pengelolaan kesehatan mental.
Diskursus tentang tantangan modern ini juga diwarnai oleh pandangan tokoh-tokoh Islam dari berbagai latar belakang, baik global maupun lokal.
Perspektif yang dibawa mencakup isu akidah, muamalah, dinamika keluarga, serta tantangan sosial umat Muslim di tengah masyarakat modern yang plural dan kompetitif. Pendekatan lintas konteks ini menegaskan bahwa persoalan umat hari ini tidak berdiri terpisah dari dinamika global.
Gaya Hidup, Edukasi, dan Ruang Refleksi Alternatif
Selain melalui diskusi dan kajian, respons terhadap modern struggles juga muncul lewat pendekatan gaya hidup dan edukasi.
Aktivitas fisik dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga tubuh, sementara seni dan ruang kreatif digunakan sebagai medium refleksi batin. Pendekatan ini menandai pergeseran cara dakwah dan edukasi keagamaan yang tidak lagi terbatas pada forum formal.
Aspek muamalah juga menjadi bagian penting dalam pembahasan tantangan modern. Literasi keuangan syariah, misalnya, diposisikan sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi yang beretika dan berkelanjutan.
Dalam konteks ini, sektor keuangan syariah tidak hanya berbicara soal transaksi, tetapi juga nilai keadilan dan kebermanfaatan sosial.
Perhatian terhadap generasi muda menjadi poin krusial. Pendidikan berbasis pengalaman, profesionalisme, dan kerja tim dipandang sebagai bekal penting agar generasi berikutnya tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga adaptif dan kompeten menghadapi tantangan global.
Upaya semacam ini terlihat dalam berbagai inisiatif pembelajaran kontekstual yang menghubungkan nilai agama dengan realitas dunia kerja dan sosial. Isu-isu tersebut menjadi latar diskursus dalam penyelenggaraan Connect 2026 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, sebagai salah satu ruang refleksi kolektif atas tantangan umat di era modern.
Namun di luar forum apa pun, modern struggles tetap menjadi kenyataan sehari-hari yang membutuhkan kesadaran, keseimbangan, dan keberanian untuk kembali terhubung dengan diri sendiri, sesama, dan nilai hidup yang diyakini.
Load more