GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gen Z dan Millenials Kerap Alami Burnout hingga Krisis Makna? Ketika Kemajuan Zaman Menguji Ketahanan Mental dan Spiritual

Banyak komunitas berbasis agama, nilai spiritual kembali dipandang sebagai fondasi penting dalam menghadapi tekanan era modern. Di balik kemudahan akses informasi
Minggu, 25 Januari 2026 - 23:52 WIB
ilustrasi Gen Z dan Millenials Kerap Alami Burnout hingga Krisis Makna? Ketika Kemajuan Zaman Menguji Ketahanan Mental dan Spiritual
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Perubahan zaman yang ditandai dengan kemajuan teknologi, ritme hidup cepat, dan tekanan sosial yang tinggi membawa tantangan baru bagi manusia modern. 

Di balik kemudahan akses informasi dan peluang yang terbuka lebar, muncul persoalan lain yang tak kalah serius: kelelahan mental, krisis identitas, rasa terasing, hingga hilangnya makna hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan ini kerap dialami lintas usia, terutama generasi muda (Milenials dan Gen Z) yang tumbuh di tengah ekspektasi sosial yang terus meningkat.

Fenomena tersebut bukan sekadar isu lokal. Laporan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dan World Health Organization (WHO) mencatat peningkatan signifikan kasus stres, depresi, dan burnout di negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat. 

Jepang bahkan menghadapi problem struktural berupa karoshi, istilah untuk kematian akibat kelelahan kerja. Fakta ini menunjukkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi tidak otomatis menghadirkan kesejahteraan batin.

Berbagai negara mencoba merespons kondisi ini dengan pendekatan yang lebih menyeluruh. Negara-negara Skandinavia menempatkan keseimbangan hidup dan kesehatan mental sebagai bagian penting dari kebijakan publik.

Di Inggris, isu well-being mulai masuk ke dalam sistem pendidikan dan layanan sosial. Sementara itu, di banyak komunitas berbasis agama, nilai spiritual kembali dipandang sebagai fondasi penting dalam menghadapi tekanan era modern. 

Dalam konteks inilah istilah modern struggles menjadi relevan untuk dibahas secara lebih mendalam.

Tekanan Modern dan Krisis Keterhubungan Manusia

Salah satu ciri utama modern struggles adalah perasaan terputus—baik dari diri sendiri, lingkungan sosial, maupun nilai hidup yang diyakini. Arus informasi yang masif sering kali membuat individu merasa tertinggal, tidak cukup baik, atau kehilangan arah. Relasi sosial pun berubah menjadi lebih dangkal, sementara ruang refleksi semakin menyempit.

Dalam perspektif Islam, kondisi ini dapat dibaca sebagai ketidakseimbangan antara aspek material dan spiritual. Islam memandang manusia sebagai entitas utuh yang terdiri dari iman, akal, emosi, dan tanggung jawab sosial. 

Ketika salah satu aspek mendominasi secara berlebihan, maka muncul kegelisahan batin yang sulit dijelaskan secara rasional semata.

Nilai Spiritual sebagai Kerangka Menghadapi Zaman

Ajaran Islam menawarkan pendekatan yang tidak terlepas dari realitas modern, namun tetap berakar pada nilai-nilai dasar. Prinsip keseimbangan (wasathiyah), tanggung jawab sosial, dan kesadaran diri menjadi landasan penting dalam menghadapi tekanan zaman. 

Nilai-nilai ini relevan untuk menjawab persoalan kontemporer, mulai dari relasi keluarga, etika kerja, hingga pengelolaan kesehatan mental.

Diskursus tentang tantangan modern ini juga diwarnai oleh pandangan tokoh-tokoh Islam dari berbagai latar belakang, baik global maupun lokal. 

Perspektif yang dibawa mencakup isu akidah, muamalah, dinamika keluarga, serta tantangan sosial umat Muslim di tengah masyarakat modern yang plural dan kompetitif. Pendekatan lintas konteks ini menegaskan bahwa persoalan umat hari ini tidak berdiri terpisah dari dinamika global.

Gaya Hidup, Edukasi, dan Ruang Refleksi Alternatif

Selain melalui diskusi dan kajian, respons terhadap modern struggles juga muncul lewat pendekatan gaya hidup dan edukasi. 

Aktivitas fisik dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga tubuh, sementara seni dan ruang kreatif digunakan sebagai medium refleksi batin. Pendekatan ini menandai pergeseran cara dakwah dan edukasi keagamaan yang tidak lagi terbatas pada forum formal.

Aspek muamalah juga menjadi bagian penting dalam pembahasan tantangan modern. Literasi keuangan syariah, misalnya, diposisikan sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi yang beretika dan berkelanjutan. 

Dalam konteks ini, sektor keuangan syariah tidak hanya berbicara soal transaksi, tetapi juga nilai keadilan dan kebermanfaatan sosial.

Perhatian terhadap generasi muda menjadi poin krusial. Pendidikan berbasis pengalaman, profesionalisme, dan kerja tim dipandang sebagai bekal penting agar generasi berikutnya tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga adaptif dan kompeten menghadapi tantangan global. 

Upaya semacam ini terlihat dalam berbagai inisiatif pembelajaran kontekstual yang menghubungkan nilai agama dengan realitas dunia kerja dan sosial. Isu-isu tersebut menjadi latar diskursus dalam penyelenggaraan Connect 2026 yang digelar di ICE BSD, Tangerang, sebagai salah satu ruang refleksi kolektif atas tantangan umat di era modern. 

Namun di luar forum apa pun, modern struggles tetap menjadi kenyataan sehari-hari yang membutuhkan kesadaran, keseimbangan, dan keberanian untuk kembali terhubung dengan diri sendiri, sesama, dan nilai hidup yang diyakini. 

Tantangan hidup di era modern menuntut lebih dari sekadar kemampuan beradaptasi secara teknis. Ketahanan mental, kejernihan nilai, dan kesadaran spiritual menjadi fondasi penting agar manusia tidak terjebak dalam ritme hidup yang melelahkan dan kehilangan arah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Modern struggles memperlihatkan bahwa kemajuan zaman perlu diimbangi dengan ruang refleksi dan keterhubungan yang bermakna, baik dengan diri sendiri maupun dengan lingkungan sosial. 

Di tengah perubahan yang terus berlangsung, upaya menjaga keseimbangan inilah yang menentukan apakah manusia hanya mengikuti arus, atau mampu menjalani hidup dengan kesadaran dan tujuan yang lebih utuh. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.
Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Istana Kepresidenan, Jakarta akan dibuka untuk masyarakat umum dalam kegiatan halal bihalal pada Hari Raya Idul
Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Relawan Medan Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Aceh Tamiang Jelang Idul Fitri, Bangkitkan Harapan Penyintas

Relawan Medan Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Aceh Tamiang Jelang Idul Fitri, Bangkitkan Harapan Penyintas

Koordinator Relawan Medan Bergerak, Andrey Saragih, mengatakan bantuan yang diberikan mungkin tidak sebanding dengan kehilangan yang dialami para korban.
Catat! Ini Sunnah-sunnah Hari Raya Idul Fitri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW yang Bisa Diamalkan

Catat! Ini Sunnah-sunnah Hari Raya Idul Fitri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW yang Bisa Diamalkan

Sunnah Hari Raya Idul Fitri sesuai ajaran Rasulullah SAW, mulai dari shalat Id, makan sebelum berangkat, hingga amalan yang sering terlupakan.
Langgar Aturan Pembatasan Periode Angkutan Lebaran, Kemenhub Beri 170 Surat Peringatan ke Operator Kendaraan Pelanggar

Langgar Aturan Pembatasan Periode Angkutan Lebaran, Kemenhub Beri 170 Surat Peringatan ke Operator Kendaraan Pelanggar

Kementerian Perhubunga (Kemenhub) memberikan surat peringatan kepada 170 operator kendaraan yang melanggar aturan pembatasan periode angkutan lebaran Idul Fitri

Trending

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.
Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Istana Kepresidenan, Jakarta akan dibuka untuk masyarakat umum dalam kegiatan halal bihalal pada Hari Raya Idul
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Relawan Medan Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Aceh Tamiang Jelang Idul Fitri, Bangkitkan Harapan Penyintas

Relawan Medan Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Aceh Tamiang Jelang Idul Fitri, Bangkitkan Harapan Penyintas

Koordinator Relawan Medan Bergerak, Andrey Saragih, mengatakan bantuan yang diberikan mungkin tidak sebanding dengan kehilangan yang dialami para korban.
Catat! Ini Sunnah-sunnah Hari Raya Idul Fitri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW yang Bisa Diamalkan

Catat! Ini Sunnah-sunnah Hari Raya Idul Fitri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW yang Bisa Diamalkan

Sunnah Hari Raya Idul Fitri sesuai ajaran Rasulullah SAW, mulai dari shalat Id, makan sebelum berangkat, hingga amalan yang sering terlupakan.
Langgar Aturan Pembatasan Periode Angkutan Lebaran, Kemenhub Beri 170 Surat Peringatan ke Operator Kendaraan Pelanggar

Langgar Aturan Pembatasan Periode Angkutan Lebaran, Kemenhub Beri 170 Surat Peringatan ke Operator Kendaraan Pelanggar

Kementerian Perhubunga (Kemenhub) memberikan surat peringatan kepada 170 operator kendaraan yang melanggar aturan pembatasan periode angkutan lebaran Idul Fitri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT