Kenapa Kasus Denada Digugat Bisa Heboh? Ronald Armada Buka-bukaan Cikal Bakalnya Imbas Ressa Makin Dewasa
- Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia
"Bunda Emil bilang, 'ini mobil pakai aja, Bunda kasih'. Ressa enggak tahu maksudnya itu harus nyicil, harus lunas itu nggak tahu," kata Ressa.
Ronald dan mertuanya terkejut mobil tersebut bukan atas nama pribadi Ressa. Bahkan pemuda berusia 24 tahun itu sama sekali tidak memegang surat-surat mobilnya, salah satunya BPKB.
"Kita sendiri pun bingung itu sebelumnya mobil siapa? Yang membayar Mamanya, (keluarga Denada). Jadi, konsep membelikan mobil dan apa itu enggak pernah terjadi. Kita sendiri pun tersinggung," kesalnya.
Ironisnya, Ressa juga harus menanggung cicilan mobil tersebut. Sebisa mungkin dari pekerjaan serabutan seperti menyewakan kendaraan, pengemudi ojek online (ojol), hingga dari upah sebagai sopir pribadi sebesar Rp2,5 juta.
"Dari situ percikan api (konflik) mulai tumbuh. Kita enggak langsung aksi yang memalukan dan memalukan Pak Dena. Bagaimana pun tetap saudara," lanjutnya.
Persoalan semakin rumit setelah mobil tersebut menggunakan atas nama adik kandung Denada, Muhammad Abdullah Surkaty. Lebih parahnya, Ratih disomasi hingga didatangi polisi hanya perkara terlambat membayar cicilan.
Ronald selaku menantu Mama Ratih kesal. Ia pun mewakili Ressa dan keluarganya melayangkan gugatan perdata kepada Denada akibat keluarga besarnya dituduh melakukan penggelapan mobil.
Ressa dan keluarga Ratih menggugat Denada secara perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 26 November 2025, dengan nomor perkara 288. Sidang mediasi telah digelar tiga kali berakhir gagal lantaran sang rapper mangkir atas gugatan dugaan penelantaran anak kandung.
(hap)
Load more