News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dosa Besar Denada Tak Hanya ke Ressa Rizky, Sang Tante Curhat Komunikasi Keluarga Besarnya Diblokir

Tante Denada Tambunan, Mama Ratih Puspita Dewi cerita komunikasi keluarga besarnya dan Al Ressa Rizky Rossano diblokir sang penyanyi tanpa alasan yang jelas.
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:58 WIB
Mama angkat Ressa Rizky Rossano, Ratih Puspita Dewi & Denada Tambunan
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Tante Denada, Ratih Puspita Dewi mengungkap fakta terbaru. Ia membicarakan masalah komunikasi antara sang artis dengan keluarga besarnya maupun Al Ressa Rizky Rossano.

Mama Ratih sapaan akrabnya, ditanya terkait komunikasi Denada dengan Ressa Rizky dan keluarga dirinya sempat disebut lancar. Ia membantah pernyataan dari kuasa hukum sang artis terkait komunikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Enggak ada komunikasi, enggak ada. Barang kali tante, 'gimana kabar anak saya, gimana kabar Ressa tante?', kalau nggak mau dengar orang ya sudah WA aja, itu nggak ada," ungkap Mama Ratih dilansir dari podcast YouTube Denny Sumargo, Selasa (27/1/2026).

Denada Dinilai Menjauh

Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano & Denada Tambunan
Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano & Denada Tambunan
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia

Lebih lanjut, Ratih mengakui komunikasi antara keluarga besarnya dengan mendiang ibunda Denada, almarhumah Emilia Contessa tidak putus. Bahkan tak ada penyekatan karena hubungannya masih lancar.

Namun, mama angkat Ressa Rizky itu heran keluarganya sulit berkomunikasi. Ironisnya, Denada tidak pernah sepatah kata pun bertanya tentang kondisi anak kandung maupun keluarga pamannya.

Ia mengaku kecewa dengan sikap penyanyi berusia 47 tahun tersebut. Ia tidak menyangka Denada diduga tak menganggap keluarga besar pamannya.

"Akhir-akhir ini saya kecewa. Satu, dalam keadaan pinjam itu aja nggak dimasukin. Kedua, dia enggak pernah ngucapin Hari Raya itu enggak pernah," jelasnya.

Ia pun menumpahkan uneg-unegnya. Istri Dino Rossano Hansa itu ingin sekali hubungan keluarga besarnya dengan Denada harmonis.

Ia sangat bahagia apabila rapper papan atas tersebut mengetahui kabar keluarga besarnya dan Ressa. Meski hanya sekali, ia bersyukur jika ada tindakan itu dari Denada.

"Datang kek barang kali, namanya emak pengin ketemu anaknya, ini kagak ada," lanjutnya.

Denada Blokir Komunikasi

Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada mengungkap bahwa, nomor ponsel ibu mertuanya diduga diputus oleh Denada. Mama Ratih membenarkan hal tersebut.

"Pernah kontak. Saya duluan kayak ngucapin selamat ulang tahun tapi enggak pernah mengucapkan terima kasih," jelas Ratih.

Ia menceritakan awal mula dirinya baru mengetahui komunikasinya diblokir Denada. Ia coba menghubungi Denada lantaran ingin menitipkan Ressa Rizky.

"Saya sudah tua kan, 'Mbak titip Ressa ya'. Enggak ada (balasan). Baru ketahuan kalau itu kena blokir. Saya enggak minta apa-apa, saya titip masih ada pesan WA ke Mbak Denada," tuturnya.

Ia meyakini pesan yang dikirim melalui WA tidak sampai kepada Denada. Pasalnya, setiap pesannya masih ceklis satu menandakan nomor ponselnya diputus oleh Denada.

"Belum kebaca sama dia karena sudah kena blokir. Jadi, sampai sekarang dia belum baca WA saya," ucapnya.

Ronald selaku menantunya merasa geram dengan sikap Denada. Ia mengaku cara tersebut membuat keluarga besarnya tersinggung.

"Saya pikir kok orang ini nggak punya adab," geram Ronald.

Ia sampai sekarang bertanya-tanya kenapa mertuanya juga menjadi korban. Padahal, Ratih dan Dino mengasuh Ressa selama 24 tahun tanpa ada pamrih.

Ia menambahkan, keluarga besar paman Denada tidak pernah meminta imbalan atas pengasuhan Ressa. Ia menantang jika ada desakan dari mertuanya terkait menuntut materiil.

"Kalau pernah, nanti dibuktikan di persidangan! Kita akan malu kalau semua terbukti sebaliknya," tegasnya.

Menguak Tabir Alasan Denada Menjauh

Ronald coba menumpahkan pendapat terkait Denada memutus silaturahmi dan komunikasi. Ia menduga agar prahara status Ressa Rizky tidak melebar ke berbagai pihak.

Ia memahami jika ada upaya tersebut. Namun, cara seperti itu juga bukanlah hal baik karena bisa memutus hubungan keluarga pamannya dan almarhumah Emilia Contessa.

"Apa pikirannya ke sana apa gimana? Tanya kabarnya (Ressa) enggak ada, kok Mamanya juga diblokir," tanya dia sambil heran.

Ia kembali menyinggung sikap Denada saat mertuanya membawa Ressa datang ke Jakarta. Sang artis justru tidak menemui mereka sama sekali.

Ia menyayangkan sikap tersebut. Padahal, Mama Ratih dan Dino yang membawa Ressa rela menunggu dua hari berturut-turut.

"Dua hari berturut-turut dibiarkan berdiri di depan rumahnya 3,5 jam, itu dua kali. Padahal Papa (Dino Rossano Hansa) sudah komunikasi dengan Denada, tapi nggak dibuka pintu," paparnya.

Selain itu, perseteruan urusan mobil juga menjadi cikal bakal hubungan keluarganya dengan Denada semakin panas. Kata Ronald, hal itu memantik dirinya mewakili Ressa dan mertuanya menggugat sang artis.

Sebagaimana diketahui, Ressa Rizky diwakili tim kuasa hukumnya menggugat perdata kepada Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 26 November 2025.

Selain Ressa, Ratih dan sang suami, Dino Rossano Hansa juga mengajukan gugatan kepada Denada yang telah terdaftar sejak 28 November 2025.

Dalam gugatan dengan nomor perkara 288, Ressa meminta ganti rugi kepada Denada. Adapun proses sidang mediasi telah digelar sebanyak tiga kali oleh PN Banyuwangi.

Sayangnya, Denada telah tiga kali mangkir di persidangan. Mediasi dengan Ressa dan keluarga besar pamannya hanya diwakilkan oleh tim kuasa hukum sebelumnya, Muhammad Ikbal.

Sementara, manajemen Denada, Risna Ories sempat buka suara terkait isu dugaan penelantaran anak kandung. Ia merasa prihatin gugatan dilayangkan Ressa mencuri perhatian publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya ini adalah ranah keluarga karena bagaimanapun, semua keluarga memiliki privasi, semua keluarga punya cerita. Situasi ini bukan hal yang mudah bagi Denada. Kami memahami perhatian dan pertanyaan yang muncul. Kami menghargai dukungan serta kepedulian yang diberikan. Namun agar tidak bergulir terlalu berlebihan, kami sampaikan kini Denada dan tim hukum sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama," tulis Risna Ories dalam keterangan resminya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Erick Thohir menyebut pemerintah membuka peluang naturalisasi bagi atlet dari seluruh cabang olahraga demi meningkatkan prestasi Indonesia di level internasional.
ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Adalah Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro dan Hansamu Yama yang hengkang setelah kontrak dengan Persija selesai. 
Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Gorontalo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Gorontalo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak

Menyambut momentum bersejarah Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo bergerak nyata dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.
Penelitian Ungkap Hubungan Penampilan dan Kepercayaan Diri

Penelitian Ungkap Hubungan Penampilan dan Kepercayaan Diri

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cara seseorang memandang dirinya melalui pakaian yang dikenakan memiliki hubungan erat dengan tingkat kepercayaan diri.

Trending

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Erick Thohir menyebut pemerintah membuka peluang naturalisasi bagi atlet dari seluruh cabang olahraga demi meningkatkan prestasi Indonesia di level internasional.
Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Adalah Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro dan Hansamu Yama yang hengkang setelah kontrak dengan Persija selesai. 
Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT