Mengapa Surat Kematian Lula Lahfah yang Beredar di Media Sosial Bukan dari RS Fatmawati? Begini Penjelasan Dokter
- Instagram Lula Lahfah
tvOnenews.com - Belum lama ini, dunia entertainment tanah air dikejutkan dengan kabar meninggalnya seorang selebgram, Lula Lahfah yang ditemukan di kediamannya, Apartemen Dharmawangsa pada Jumat, (23/1/2026).
Setelah kabar tersebut ramai dibicarakan publik, sebuah foto dokumen berupa surat kematian beredar di media sosial atas nama Lula Lahfah.
Dalam surat tersebut, tertulis surat kematian atas nama Lula Lahfah dari sebuah klinik bernama Mardhiyah Medical Clinic.
Sementara itu, Lula sempat dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan proses visum.
Lantas, publik seakan bertanya mengapa Lula yang dibawa ke RS Fatmawati sementara surat kematian dikeluarkan oleh Mardhiyah Medical Clinic yang berlokasi di Depok?

- Instagram/@lulalahfah
Pada Jumat (30/1/2026), seorang dokter bernama dr Rizky Nirwandhi Putra menjelaskan pemeriksaan awal kepada Lula Lahfah saat ditemukan di kediamannya.
Pada malam kejadian, seseorang berinisial C yang merupakan asisten dari Reza Arap mencari pertolongan medis untuk datang ke lokasi kejadian.
Saat itu ia menghubungi dr Rizky Nirwandhi Putra dan berkunjung ke Apartemen tempat Lula tinggal.
“Salah satu rekan dari Almarhumah menghubungi saya untuk meminta saya untuk berkunjung atau melakukan pemeriksaan medis secara home care ke lokasi ke Apartemen Dharmawangsa,” ungkap dr Rizky Nirwandhi Putra pada konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat, (30/1/2026).
“Saya tiba kurang lebih 20 menit bersamaan dengan rekan dan pasangan Almarhumah, dan kami naik bersama-sama seperti yang nampak di CCTV tadi,” sambungnya.

- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Setibanya di lokasi kejadian sudah ada pihak kepolisian serta rekan-rekan dari Almarhumah. Kemudian ia diminta untuk melakukan pemeriksaan.
Sayangnya, saat itu sudah tidak dapat meraba denyut nadinya.
“Kondisi almarhumah sudah tidak sadar. Lalu saya lakukan pemeriksaan, untuk denyut nadinya, denyut jantung, kemudian melihat pergerakan dinding napasnya, mencoba mengukur tensi, mengukur suhu, dan pemeriksaan tanda-tanda vital lainnya,” jelas Rizky.
“Saya menyimpulkan bahwa almarhumah LL telah tiada pada sekitar (pukul) 19.20 WIB menurut jam yang saya kuasai, jam tangan saya,” lanjutnya.
Load more