GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Anggap Sepele, Dokter Ingatkan Bahaya Komplikasi Campak

Campak bukan sekadar penyakit ruam biasa. Dokter mengingatkan campak bisa menimbulkan komplikasi serius. Seperti apa? Simak informasi lengkapnya di bawah ini!
Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:40 WIB
Ilustrasi Campak
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com Campak kerap dianggap sebagai penyakit anak-anak yang akan sembuh dengan sendirinya.

Padahal, menurut dokter, campak adalah penyakit infeksi virus yang sangat menular dan berpotensi menimbulkan komplikasi berbahaya jika tidak ditangani dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gejala Awal Campak

Ilustrasi Campak
Ilustrasi Campak
Sumber :
  • Freepik

Gejala awal seseorang terkena campak biasanya ditandai dengan adanya demam tinggi sejak beberapa hari, disertai batuk, pilek, mata merah, nyeri seluruh badan, serta sakit kepala. Tak lama kemudian, muncul juga ruam kemerahan di kulit.

dr. Reinaldo Alexander, SpPD, melalui kanal YouTube miliknya, menjelaskan bahwa campak biasanya diawali fase prodromal, yakni demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah.

Setelah itu, muncul ruam kemerahan yang menjalar dari belakang telinga, ke wajah, lalu menyebar ke seluruh tubuh.

Pada pemeriksaan rongga mulut, sering ditemukan bercak putih menyerupai sariawan di bagian dalam pipi yang dikenal sebagai bercak Koplik, tanda khas penyakit campak.

Karena disebabkan oleh virus, pengobatan campak bersifat meredakan gejala. Pasien dianjurkan untuk banyak beristirahat, mencukupi asupan makan dan minum agar tidak mengalami dehidrasi, serta mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.

Jika tidak disertai komplikasi, campak umumnya akan sembuh dalam waktu sekitar dua minggu sejak gejala awal muncul.

Bahaya Komplikasi Campak

Ilustrasi Campak
Ilustrasi Campak
Sumber :
  • Antara

Meski umumnya akan sembuh setelah 2 minggu, dr. Reinaldo mengingatkan bahwa campak tidak boleh dianggap sepele. Penyakit ini ternyata dapat menimbulkan berbagai komplikasi.

"Campak itu bisa menimbulkan komplikasi antara lain diare, radang paru-paru atau pneumonia, bisa juga muncul radang telinga tengah ya, sampai muncul kayak congean gitu. Terus pada beberapa kasus bisa menimbulkan komplikasi yang berat dan mematikan misalnya radang otak atau kita sebut ensekalitis," jelas dr. Reinaldo

Campak juga dikenal sebagai penyakit yang sangat menular, bahkan dapat menyebar melalui udara.

Oleh karena itu, pasien yang terinfeksi dianjurkan melakukan isolasi mandiri agar tidak menularkan virus ke orang di sekitarnya, terutama anak-anak yang belum mendapatkan vaksin.

dr. Reinaldo menegaskan bahwa vaksinasi merupakan langkah pencegahan paling efektif.

Vaksin campak juga telah masuk dalam program pemerintah dan diberikan pada anak usia 9 bulan, kemudian diulang pada usia 18 bulan.

Bagi anak atau orang dewasa yang belum jelas status vaksinasinya, vaksin MMR (yang melindungi dari campak, gondongan, dan rubella—dapat menjadi pilihan.

Dengan memahami bahaya komplikasi campak, masyarakat diimbau untuk lebih waspada, tidak menunda pengobatan, dan melengkapi vaksinasi demi melindungi diri sendiri serta orang-orang terdekat.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MPR Bantah Ada Keberpihakan Juri Lomba Cerdas Cermat: Itu Kendala Teknis Sound

MPR Bantah Ada Keberpihakan Juri Lomba Cerdas Cermat: Itu Kendala Teknis Sound

Sekjen MPR RI menyebut persoalan yang terjadi dalam final lomba lebih disebabkan kendala teknis, termasuk masalah suara atau sound saat perlombaan berlangsung.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Menguntit Al Nassr yang Bertengger di Puncak

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Hilal Menguntit Al Nassr yang Bertengger di Puncak

Hingga update terakhir pada Rabu (13/5/2026) pukul 18.35 WIB, tensi di papan atas klasemen semakin memanas menyusul hasil imbang antara Al Nassr vs Al Ahli.
Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa Bacakan Tuntutan Korupsi Chromebook Setebal 1.597 Halaman

Sidang Nadiem Makarim Memanas, Jaksa Bacakan Tuntutan Korupsi Chromebook Setebal 1.597 Halaman

Jaksa membacakan tuntutan setebal 1.597 halaman terhadap Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook dan CDM di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Prediksi Line Up Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Dukungan Pemain Senior Timnas Korea Selatan

Prediksi Line Up Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Dukungan Pemain Senior Timnas Korea Selatan

Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi diprediksi akan menjadi tumpuan lini serang Hyundai Hillstate, dengan dukungan pemain berpengalaman Timnas Korea Selatan.
I.League Angkat Bicara soal Desain Trofi Juara Super League Musim Ini, Baru atau Tetap Pakai yang Lama?

I.League Angkat Bicara soal Desain Trofi Juara Super League Musim Ini, Baru atau Tetap Pakai yang Lama?

I.League membuka peluang menghadirkan kejutan pada desain piala Super League 2025/2026 saat Persib Bandung dan Borneo FC bersaing ketat menuju gelar juara.
Persib Bandung dan Borneo FC Bersaing Ketat di Puncak, Ini Rencana I.League untuk Penyerahan Piala

Persib Bandung dan Borneo FC Bersaing Ketat di Puncak, Ini Rencana I.League untuk Penyerahan Piala

I.League siapkan dua piala di dua lokasi jika Persib dan Borneo FC bersaing sampai pekan terakhir Super League. Skenario dramatis 2018 bisa jadi terulang lagi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT