GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adik Denada Ikut Angkat Bicara Soal Polemik Sang Kakak, Singgung Tanggung Jawab Ayah Kandung Ressa

Enrico Tambunan, adik Denada, akhirnya buka suara soal polemik kakaknya dan Ressa. Ia menyinggung peran ayah Ressa yang selama ini sosoknya tak diketahui.
Senin, 2 Februari 2026 - 23:08 WIB
Adik Denada
Sumber :
  • Instagram/enricotambunan

“Saya sungguh sangat amat sedih karena waktu saya nonton podcast, tante mengatakan bahwa tante tahu siapa bapaknya tapi tante enggak mau ngomongin,” ungkap Enrico.

Enrico menjelaskan bahwa dirinya baru mengetahui keberadaan Ressa sebagai anak Denada pada pertengahan 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, ia sama sekali tidak tahu karena lama tinggal di luar negeri dan jarang berinteraksi langsung dengan keluarga di Indonesia.

“Baru di pertengahan 2025 saya diberitahu sama tante siapa itu Ressa. Saya tidak tahu bahwa Ressa itu anaknya Mbak Dena pada waktu itu,” jelasnya.

Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Mendiang sang ibunda, almarhumah Emilia Contessa
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Mendiang sang ibunda, almarhumah Emilia Contessa
Sumber :
  • Instagram/@senator_emiliacontessa

Saat mengetahui hal itu, Enrico mencoba membicarakannya dengan Denada, namun sang kakak selalu menunjukkan reaksi emosional dan enggan membuka topik tersebut.

“Setiap kali saya mencoba membawa omongan itu ke kakak saya, kakak saya sangat amat sedih sekali. Dia enggak mau bicarain. Seperti orang yang PTSD begitu. Kalau ngomongin topik itu, dia langsung sedih campur marah dan enggak mau ngomongin,” katanya.

Enrico mengaku kasihan melihat kondisi Denada yang menurutnya menyimpan luka batin yang dalam akibat masa lalu.

Ia menduga, ada pengalaman pahit yang membuat sang kakak begitu tertutup setiap kali membahas masa lalunya dengan ayah Ressa.

Lebih lanjut, Enrico juga menyoroti arah perdebatan publik yang menurutnya salah sasaran.

Ia menilai bahwa dalam situasi seperti ini, seharusnya yang dimintai pertanggungjawaban adalah sang ayah biologis, bukan justru Denada yang kini diserang dan diboikot.

“Kalau di keluarga lain, logisnya adalah kalau sesuatu terjadi terhadap keluarga perempuan, semuanya harus melindungi. Ini yang harus bertanggung jawab adalah yang laki-lakinya. Kalau Tante tahu laki-lakinya siapa, seharusnya yang diserang yang laki-laki itu. Harusnya keponakan sendirilah yang dilindungi,” ujar Enrico.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menegaskan bahwa Denada telah menanggung beban berat seorang diri selama bertahun-tahun, tanpa adanya dukungan dari sosok laki-laki yang seharusnya turut bertanggung jawab atas kelahiran Ressa.

“Ada seorang ibu yang disakiti oleh seorang laki-laki, tapi kok yang dihujat-hujat, yang diboikot-boikot itu justru dia. Sementara yang harusnya bertanggung jawab malah tidak pernah disebut,” tambah Enrico.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.
Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Kondisi polusi udara di wilayah ibu kota masih memprihatinkan. Salah satu dampaknya dirasakan oleh siswa di SD Negeri Marunda 05, Cilincing, Jakarta Utara, yang setiap hari berhadapan dengan paparan asap pabrik di sekitar lingkungan sekolah. Rabu (13/5/2026).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT