News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituding Sama Seperti Denada, Ressa Siap Digugat dan Singgung Tindakan Amoral Mantan Istri

Ressa akhirnya buka suara soal tudingan tak nafkahi anak dan disamakan dengan Denada. Ia siap digugat dan menyinggung tindakan amoral sang mantan istri.
Rabu, 4 Februari 2026 - 14:09 WIB
Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • YouTube/DennySumargo

tvOnenews.com - Polemik yang melibatkan Ressa Rizky Rossano tampaknya semakin memanas.

Setelah diakui sebagai anak kandung oleh Denada Tambunan, kini Ressa kembali disorot karena masa lalunya yang terungkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia dituding tidak menafkahi anak dari pernikahannya dengan Dini Kurniawati, mantan istri yang baru-baru ini muncul ke publik dan memberikan pernyataan mengejutkan.

Namun, pihak Ressa membantah keras tudingan tersebut.

Melalui kuasa hukumnya, Ronald Armada, Ressa menegaskan bahwa dirinya tetap bertanggung jawab terhadap anak hasil pernikahan terdahulu dan tidak pernah lari dari tanggung jawab.

Sebelumnya, publik sempat heran karena Ressa di berbagai kesempatan mengaku belum pernah menikah.

Namun, pernyataan tersebut ternyata bukan tanpa alasan. Menurut Ronald, pengacara Ressa, hal itu dilakukan karena mantan istrinya sendiri tidak ingin ikut terseret dalam polemik yang melibatkan keluarga Denada.

Dini Kurnia, Mantan Istri Ressa
Dini Kurnia, Mantan Istri Ressa
Sumber :
  • YouTube/Cumicumi.com

“Jadi yang bersangkutan sendiri itu tidak mau melibatkan diri sebetulnya kepada Ressa itu untuk menggugah dia. Membuka bahwa memang Ressa pernah menikah. Memang iya,” ujar Ronald Armada seperti dikutip dari YouTube Rayben Entertainment.

Ronald juga menegaskan bahwa Ressa tidak bermaksud menutupi masa lalunya, melainkan menghormati keinginan sang mantan istri agar namanya tidak disebut-sebut di media.

Setelah pernyataan Dini Kurniawati yang menyebut Ressa tidak menafkahi anaknya, pihak Ressa memberikan klarifikasi.

Ronald menegaskan bahwa kliennya tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai ayah dan masih rutin bertemu dengan sang anak.

“Dan dia juga sudah bertanggung jawab. Nanti kalau enggak bertanggung jawab, silakan aja gugat. Tapi ingat ya, kalau dia menggugat nanti ada lagi yang akan ter-blow up ya. Dia ini setiap hari ketemu dengan anaknya, dia sudah memberikan nafkah. Cuma si orang ini mau mencari panggung di sini,” kata Ronald.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa Ressa tidak tinggal diam.

Ia bahkan disebut siap jika benar-benar digugat oleh mantan istrinya untuk membuktikan kebenaran di pengadilan.

Ronald kemudian menyinggung alasan sebenarnya di balik perceraian Ressa dan Dini.

Ia menyebut, ada tindakan yang dilakukan pihak mantan istri yang dapat dikategorikan sebagai amoral dan hal itu menjadi alasan kuat perpisahan mereka.

“Kenapa kok dia pisah? Ya, nanti kalau dia membedah masalah itu anaknya nanti akan diasuh Ressa loh. Karena tindakan amoral yang dilakukan nanti bisa saya buktikan kalau itu,” tegas Ronald.

Meski tidak menjelaskan secara detail tindakan amoral yang dimaksud, pernyataan Ronald ini membuat publik semakin penasaran.

Setelah pernyataan Ronald beredar luas di media sosial, banyak netizen memberikan tanggapan beragam.

Sebagian mendukung Ressa dan menilai bahwa mantan istrinya hanya mencari perhatian di tengah ramainya pemberitaan soal hubungan Ressa dan Denada.

“Iya dia pansos nyenggol Ressa seolah Ressa sama dengan maknya, padahal ini perempuan lebih parah dari Denada. Masih punya laki (Ressa) tapi selingkuh sama laki orang. Dan sekarang Ressa udah kinclong disenggol-senggol, malu atuh Dini aib masa lalu penyebab ceraimu sama Ressa,” tulis akun @viona**.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komentar lain juga menyoroti pernikahan Dini yang disebut baru sah secara hukum beberapa waktu lalu.

“Si cewe baru nikah resmi dulunya siri juga. Ada yang tanya kenapa baru resmi dll, padahal kalau dilihat suami sekarang udah duda ketok palu resmi. Selenting dijawab karena ada suatu dan lain hal yang enggak bisa dipublish,” komentar akun @denna_in**. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT