News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Denada Buat Pengakuan, Pihak Ressa Persoalkan 2 Hal Ini

​​​​​​​Usai Denada buat pengakuan soal Ressa Rizky Rossano, pihak ressa justru mempersoalkan 2 hal penting. Pengakuan Denada dinilai belum tulus sepenuhnya.
Jumat, 6 Februari 2026 - 06:31 WIB
Denada dan Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @denadaindonesia / YouTube Cumicumi

tvOnenews.com - Usai Denada mengakui Ressa Rizky Rossano, pihak ressa justru masih mempertanyakan dua hal penting dari pengakuan yang disampaikan sang penyanyi tersebut.

Prahara antara Denada dan Ressa Rizky Rossano akhirnya mulai menemui titik terang. Setelah lama bungkam, Denada akhirnya memberikan pengakuan resmi bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya pada awal Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengakuan tersebut disampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, setelah isu penelantaran anak ramai diperbincangkan publik.

Dalam video itu, Denada mengakui secara terbuka bahwa Ressa adalah anak kandungnya. Pada 2 Februari 2026, Denada juga menyampaikan permintaan maaf karena telah terpisah selama 24 tahun.

Sambil meneteskan air mata, Denada meminta maaf atas kesalahan masa lalu dan alasan psikis yang sempat memisahkan mereka.

Pengakuan ini muncul setelah Ressa secara terbuka meminta pengakuan lisan dan tertulis dari sang ibu.

Meski lega dengan pengakuan tersebut, ressa mengaku hatinya belum sepenuhnya tersentuh. Bahkan ia menyatakan belum 100 persen merasa srek karena pengakuan itu belum benar-benar mengena di relung perasaannya.

Ressa pun tetap melanjutkan gugatan perdata senilai Rp 7 miliar.

Publik dibuat lega setelah Denada mengunggah video klarifikasi yang menegaskan bahwa Ressa adalah anak kandungnya. Video itu pun viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Namun pasca pengakuan yang mengejutkan tersebut, Ressa kembali muncul ke hadapan publik didampingi kuasa hukumnya.

Alih-alih menyambut pengakuan Denada dengan lega, Ressa justru mengungkapkan kegundahan hatinya. Menurutnya, setelah pengakuan besar itu disampaikan, Denada setidaknya bisa menghubungi dirinya secara langsung.

Entah lewat panggilan telepon atau pertemuan empat mata yang dinilai jauh lebih berarti dibanding sekadar pernyataan di hadapan kamera.

Pihak Ressa Persoalkan 2 Hal Ini

Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, kemudian mengungkap bahwa ada dua hal yang dipersoalkan pihaknya setelah video pengakuan Denada viral.

1. Pengakuan Dinilai Hanya Klarifikasi, Bukan Ikatan Batin

Ronald menilai pengakuan seorang ibu kepada anak tidak cukup hanya lewat media sosial.

“Selama 24 tahun itu kan saya sudah bilang, jangankan Ressa, saya sendiri itu ketemu dengan beliau itu bisa dihitung dengan jari. Itu pun saya menggunakan satu jari dan satu detik pun saya tidak pernah yang namanya tegur sapa dengan Denada itu yang kedua,” ujar Ronald Armada dalam YouTube Cumicumi, 4 Februari 2026.

Ronald menegaskan bahwa konsep pengakuan bukan sekadar klarifikasi di depan publik.

“Terus yang ketiga, kalau dia ngomong konsep melakukan pengakuan itu yang tak terjemahkan ya, apa yang ditanyakan oleh kawan-kawan pers sebelumnya ya. Jadi ini bukan konsep seperti pemaafan hakim sebagaimana yang diutarakan di dalam OAP yang baru istilahnya rechterlijk pardon,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa rechterlijk pardon adalah bentuk pengampunan dari hakim melalui putusan pengadilan, namun kasus ini berbeda.

“Rechterlijk pardon itu cukup hakim itu melalui putusan pengadilan bisa memaafkan istilahnya memberikan pengampunan. Masalahnya ini kan konsepnya Das Sollen istilahnya. Das Sollen itu kan keadaan batiniah ya,” kata Ronald.

Ronald kembali menekankan bahwa pengakuan seharusnya dilakukan secara personal dan tatap muka.

“Jadi pengakuan itu bukan masalah hanya klarifikasi. Yang dimaksud pengakuan itu bagaimana caranya ya ada hubungan batiniah antara seorang ibu kepada anaknya yang tidak mungkin itu disampaikan lewat konferensi pers, lewat medsos. Harus tatap muka entah nanti diikuti dengan rasa pelukan yang hangat ya toh,” lanjutnya.

Bahkan Ronald mempertanyakan apakah pengakuan itu hanya framing semata.

“Ini kan lucu ini Denada ini jangan-jangan sampai dia membuat framing ya itu tadi bahwa pengakuan itu adalah untuk mengantisipasi agar dia nanti tidak lagi diblokir di stasiun TV, bukan pengakuan sebagai seorang ibu kepada anaknya,” ucap Ronald.

2. Tidak Ada Permintaan Maaf kepada Orang Tua Pihak Ressa

Hal kedua yang dipersoalkan adalah soal permintaan maaf yang dinilai tidak menyentuh pihak keluarga Ressa secara menyeluruh.

“Terus yang kedua lagi di dalam pengakuan itu bagi saya yang sangat-sangat memberikan penghinaan dan melecehkan saya secara personal itu tidak juga dia diikuti dengan rasa mohon maaf kepada orang tua saya,” ujar Ronald.

Ia mempertanyakan mengapa nama orang tuanya tidak disebut dalam pengakuan Denada.

“Kalau sudah enggak pernah minta mohon maaf apalagi terima kasih kan itu logikanya kan. Nah, kenapa kok tidak disebut juga namanya orang tua saya di situ?” katanya.

Ronald menilai netizen pun cukup cerdas untuk menilai proses pengakuan tersebut.

“Yang ini juga sebetulnya netizen juga sudah cukup insyaallah sudah cukup juga cerdaslah untuk melakukan penilaian terhadap konsepsi pengakuan yang dilakukan oleh Denada itu kan gimana itu prosesnya,” tutur Ronald.

Ia menambahkan bahwa dari sisi adab pun, hal itu dinilai kurang pantas.

“Jadi kalau kita berbicara tentang adab pun enggak masuk adab memberikan pengakuan seperti itu kan begitu kan,” tegasnya.

Ronald juga mengungkap perasaan ibunya yang sedih karena tidak disebut dalam pengakuan.

“Nah, ini yang lagi berat secara batiniah ini juga ibu saya kan istilahnya nelongso itu ya, loh kok enggak disebut juga nama mama,” ucapnya.

Ia menilai hal itu berarti Denada belum membatalkan tindakan yang dianggap melecehkan kehormatan keluarganya.

“Jadi kalau tidak disebut nama mama itu di dalam pengakuan itu berarti dia juga tidak melakukan anulir terhadap tindakan dan perbuatannya dia yang selama ini juga telah melecehkan kehormatan ibu saya,” jelas Ronald.

Ronald bahkan menyinggung kejadian masa lalu yang belum dibahas Denada.

“Yang pertama tidak membukakan pintunya itu membiarkan orang tua saya berdiri di tengah jalan selama 3 jam setengah itu tidak pernah dia bahas di situ ya kan,” katanya.

“Terus habis gitu dia melaporkan adiknya melaporkan orang tua saya di kepolisian atas indikasi dugaan penggelapan mobil itu. Itu aja sudah. Nanti yang lain sebanyaknya nanti saya mohon nanti insyaallah kawan-kawan netizen nanti bisa menilai sendiri,” pungkas Ronald.

Meski Denada telah membuat pengakuan terbuka bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya, pihak ressa menilai masih ada dua hal besar yang belum tuntas.

Pengakuan dinilai belum cukup tanpa pertemuan batin secara langsung, dan permintaan maaf dianggap belum menyentuh keluarga yang turut terluka selama konflik berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik kini menanti, apakah Denada dan Ressa akan benar-benar bertemu tatap muka demi menyelesaikan prahara keluarga ini secara utuh.

(anf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekor Lawan 101 Kemenangan dari 105 Laga, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Sebut Iran Lebih Tertekan di Final Piala Asia ‎

Rekor Lawan 101 Kemenangan dari 105 Laga, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Sebut Iran Lebih Tertekan di Final Piala Asia ‎

Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan akan melakoni partai puncak menghadapi Iran di Piala Asia 2026.
Hector Souto Tatap Positif Partai Final Kontra Iran di Piala Asia Futsal 2026: Ada Suporter Garuda

Hector Souto Tatap Positif Partai Final Kontra Iran di Piala Asia Futsal 2026: Ada Suporter Garuda

‎Timnas Futsal Indonesia siap kembali membuat sejarah besar di kancah Asia di final Piala Asia Futsal 2026.
Kasus Keracunan di Warakas Jakarta Utara Murni Pembunuhan Berencana, Pelaku Merasa Diperlakukan Berbeda dan Sering Dimarahi

Kasus Keracunan di Warakas Jakarta Utara Murni Pembunuhan Berencana, Pelaku Merasa Diperlakukan Berbeda dan Sering Dimarahi

Kasus keracunan yang menewaskan tiga orang di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 2 Januari 2026 lalu murni pembunuhan berencana. 
Dapat Cashback 10%, Begini Cara Bayar Tagihan TV Kabel & Internet di BRImo

Dapat Cashback 10%, Begini Cara Bayar Tagihan TV Kabel & Internet di BRImo

Bagi kamu yang ingin melakukan transaksi secara efisien, BRImo menghadirkan promo cashback 10% untuk pembayaran tagihan TV kabel dan internet.
Real Madrid Kejar Ibrahima Konate Lagi, Liverpool Siapkan Jacquet sebagai Pengganti

Real Madrid Kejar Ibrahima Konate Lagi, Liverpool Siapkan Jacquet sebagai Pengganti

Real Madrid dikabarkan kembali menaruh minat pada Ibrahima Konate, sementara Liverpool sudah mendatangkan Jeremy Jacquet sebagai persiapan jika bek Prancis.
Atasi Perlawanan Juara Bertahan Proliga dengan Mudah, Erwin Rusni Terang-terangan Akui LavAni Lakukan Banyak...

Atasi Perlawanan Juara Bertahan Proliga dengan Mudah, Erwin Rusni Terang-terangan Akui LavAni Lakukan Banyak...

Jakarta LavAni tampil meyakinkan saat menumbangkan Jakarta Bhayangkara Presisi pada lanjutan Proliga seri kelima yang berlangsung di Malang.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT