News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Klarifikasi Denada Tak Terasa di Hati, Kuasa Hukum Ressa Rizky Curigai Niat Terselubung: Tak Ada Inisiasi Hentikan Perkara

Klarifikasi yang dilakukan Denada tak membuat Ressa Rizky luluh. Meski senang tetapi masih ada rasa mengganjal di hatinya. Ronald Armada curigai niat Denada
Minggu, 8 Februari 2026 - 20:46 WIB
Ressa Rizky Rossano dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube HepiNews / Instagram @denadaindonesia

 

tvOnenews.com - Setelah penantian panjang, Denada mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano merupakan anak kandungnya yang dirawat oleh paman dan bibinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun klarifikasi yang dilakukan Denada tak membuat Ressa Rizky luluh. Meski terasa senang karena telah mendapat pengakuan sebagai anak, tetapi masih meninggalkan rasa mengganjal di hatinya.

Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada menyampaikan kekecewaannya terhadap klarifikasi yang disampaikan Denada melalui media sosial.

Menurutnya, klarifikasi tersebut belum bisa memenuhi aspek mendasar dalam hubungan ibu dan anak yang telah terpisah selama puluhan tahun.

Ia menegaskan bahwa pengakuan seorang ibu terhadap anaknya tidak dapat disamakan dengan konsep pemaafan dalam hukum.

Terdapat perbedaan mendasar antara pengakuan secara formal dan ikatan batiniah yang seharusnya terjalin.

“Kalau dia ngomong konsep melakukan pengakuan itu, ini bukan konsep seperti pemaafan hakim sebagaimana yang diutarakan dalam OAP, istilahnya rechterlijk pardon,” ungkap kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada pada tayangan YouTube Cumicumi.

“Rechterlijk pardon itu cukup hakim melalui putusan pengadilan bisa memaafkan, istilahnya memberikan pengampunan. Masalahnya, ini kan konsepnya Das Sollen. Das Sollen itu kan keadaan batiniah,” sambungnya

Ressa Rizky Rossano dan Tim Kuasa Hukum
Ressa Rizky Rossano dan Tim Kuasa Hukum
Sumber :
  • YouTube Cumicumi

Pengakuan yang dibutuhkan oleh Ressa tidak cukup hanya disampaikan melalui media sosial. 

Dari pengakuan tersebut diharapkan dapat membangun hubungan batin antara ibu dan anak yang hanya bisa terbangun melalui pertemuan langsung. 

“Pengakuan itu bukan masalah hanya klarifikasi. Yang dimaksud pengakuan itu bagaimana caranya ada hubungan batiniah antara seorang ibu kepada anaknya, yang tidak mungkin disampaikan lewat konferensi pers atau lewat medsos. Harus tatap muka, entah nanti diikuti dengan pelukan hangat,” jelasnya.

Pengakuan yang dilakukan Denada melalui media sosial membuat pihak Ressa menilai ada hal-hal yang perlu diluruskan. 

Bahkan, Ronald Armada mencurigai kemungkinan adanya motif tertentu di balik klarifikasi yang dilakukan Denada.

“Ini kan lucu. Denada ini jangan-jangan sampai dia membuat framing bahwa pengakuan itu untuk mengantisipasi agar dia tidak lagi diblokir di stasiun TV, bukan pengakuan sebagai seorang ibu kepada anaknya yang membuka perasaannya sehingga timbul rasa sayang, rasa rindu, dan ingin memeluk anaknya,” kata Ronald.

Pihak Ressa menilai tidak terlihat adanya inisiasi Denada untuk menghentikan perkaranya dari permohonan maaf tersebut.

Meski ruang mediasi di pengadilan sudah tertutup, namun tidak menutup kemungkinan perdamaian bisa terjadi selama belum ada putusan pengadilan.

“Dengan konsep permohonan maaf yang dilakukan oleh Denada ini kan tidak adanya kehendak untuk menghentikan perkaranya,” ucap kuasa hukum Ressa Rizky.

“Jadi kalau memang pengakuan itu betul-betul murni dilakukan face by face, mana tahu juga membuka ruang mediasi yang sebetulnya sekarang sudah tertutup di pengadilan. Karena diproses hukum ini masih bisa terjadi selama belum ada putusan pengadilan,” sambungnya menjelaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Maka saya nilai tidak ada inisiasi sama sekali untuk menghentikan perkara,” pungkasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Erick Thohir menyebut pemerintah membuka peluang naturalisasi bagi atlet dari seluruh cabang olahraga demi meningkatkan prestasi Indonesia di level internasional.
ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Adalah Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro dan Hansamu Yama yang hengkang setelah kontrak dengan Persija selesai. 
Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Gorontalo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Gorontalo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak

Menyambut momentum bersejarah Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo bergerak nyata dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.
Penelitian Ungkap Hubungan Penampilan dan Kepercayaan Diri

Penelitian Ungkap Hubungan Penampilan dan Kepercayaan Diri

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cara seseorang memandang dirinya melalui pakaian yang dikenakan memiliki hubungan erat dengan tingkat kepercayaan diri.

Trending

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Menpora Erick Thohir Buka Peluang Naturalisasi Atlet Cabor Selain Sepak Bola

Erick Thohir menyebut pemerintah membuka peluang naturalisasi bagi atlet dari seluruh cabang olahraga demi meningkatkan prestasi Indonesia di level internasional.
Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Adalah Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro dan Hansamu Yama yang hengkang setelah kontrak dengan Persija selesai. 
Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT