News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Segini Daya Tampung Setiap Prodi UM di SNBP 2026, Tanpa Ada Passing Grade!

Universitas Negeri Malang (UM) telah merilis daya tampung dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Kelulusan bukan dari passing grade.
Senin, 9 Februari 2026 - 12:13 WIB
Universitas Negeri Malang (UM)
Sumber :
  • Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang

Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Negeri Malang (UM) telah merilis daya tampung dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

UM memberlakukan daya tampung calon mahasiswa baru tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 13.691 orang. Hal itu terdiri dari 4.134 mahasiswa (SNBP), 4.789 mahasiswa (SNBT), dan 4.768 (mandiri).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui darang secara Zoom bertajuk "Kupas Tuntas Mitos dan Fakta Persiapan SNBP UM" diikuti 210 peserta pada Selasa (3/2/2026), UM telah menjalankan Strategi SNBP 2026.

Ketua Pelaksana Webinar, Talitha Sani Aurellia meluruskan berbagai informasi yang keliru terkait SNBP 2026. Ia tidak menginginkan calon mahasiswa kebingungan saat ingin mendaftar prodi di UM.

"Masih banyak mitos dan asumsi yang beredar di kalangan camaba. Webinar ini hadir untuk memberikan gambaran yang benar dan berbasis sistem seleksi resmi," kata Talitha dilansir dari laman resmi UM, Senin (9/2/2026).

Sementara, Kepala Subdirektorat Seleksi UM, Dr. Rizky Firmansyah menyinggung soal passing grade. Ia menegaskan, bagian tersebut tidak menjadi penentu kelulusan yang melalui tahap SNBP.

"Passing grade itu mitos. Sistem seleksi SNBP berbasis peringkat dan skor, bukan angka patokan tertentu," ujar Dr. Rizky.

Ia merincikan tolak ukur kelulusan SNBP. Beberapa bagian yang menjadi penentu adalah 50 persen nilai rapor dan 50 persen komponen dari nilai mata pelajaran pendukung, sertifikat prestasi, portofolio khusus (prodi olahraga dan seni).

Rizky juga coba menyinggung beberapa mitos lainnya. Contoh sederhana yang sering merebak adalah sekolah unggulan, eligible, hingga faktor alumni menjadi kelulusan.

"Di UM, eligible satu belum tentu lolos, dan yang dari sekolah mana pun punya peluang yang sama. Tidak ada blacklist, tidak ada zonasi, semuanya head to head," jelasnya.

Kemudian, calon peserta SNBP wajib mempunyai strategi dalam memilih prodi di UM secara rasional. Mahasiswa wajib menganalisis khususnya bagian daya tampung prodi.

Selain itu, calon peserta juga melihat jumlah pendaftar SNBP pada periode tahun sebelumnya. Kemudian, seberapa jauh tingkat keketatan prodi tersebut.

"Kalau ingin lolos SNBP, ego harus diturunkan. Strategi pemilihan prodi itu kunci," tegasnya.

Daya Tampung UM di SNBP 2026

1. Fakultas Ilmu Pendidikan

  • Bimbingan dan Konseling (65 mahasiswa)
  • Teknologi Pendidikan (63 mahasiswa)
  • Manajemen Pendidikan (59 mahasiswa)
  • Pendidikan Non Formal (75 mahasiswa)
  • Pendidikan Guru Sekolah Dasar (125 mahasiswa)
  • Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (65 mahasiswa)
  • Pendidikan Khusus (56 mahasiswa)

2. Fakultas Sastra

  • Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah (59 mahasiswa)
  • Bahasa dan Sastra Indonesia (45 mahasiswa)
  • Ilmu Perpustakaan (51 mahasiswa)
  • Pendidikan Bahasa Inggris (54 mahasiswa)
  • Bahasa dan Sastra Inggris (45 mahasiswa)
  • Pendidikan Bahasa Arab (72 mahasiswa)
  • Pendidikan Bahasa Jerman (42 mahasiswa)
  • Pendidikan Bahasa Mandarin (36 mahasiswa)
  • Pendidikan Seni Rupa (55 mahasiswa)
  • Pendidikan Seni Pertunjukan (57 mahasiswa)
  • Desain Komunikasi Visual (57 mahasiswa)
  • 3. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Pendidikan Matematika (80 mahasiswa)
  • Matematika (77 mahasiswa)
  • Sains Aktuaria (49 mahasiswa)
  • Pendidikan Fisika (75 mahasiswa)
  • Fisika (75 mahasiswa)
  • Pendidikan Kimia (70 mahasiswa)
  • Kimia (51 mahasiswa)
  • Pendidikan Biologi (45 mahasiswa)
  • Biologi (37 mahasiswa)
  • Bioteknologi (28 mahasiswa)
  • Gizi (30 mahasiswa)
  • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (75 mahasiswa)

4. Fakultas Ekonomi dan Bisnis

  • Pendidikan Bisnis (42 mahasiswa)
  • Pendidikan Administrasi Perkantoran (54 mahasiswa)
  • Manajemen (85 mahasiswa)
  • Pendidikan Akuntansi (40 mahasiswa)
  • Akuntansi (72 mahasiswa)
  • Pendidikan Ekonomi (45 mahasiswa)
  • Ekonomi Pembangunan (55 mahasiswa)

5. Fakultas Teknik

  • Pendidikan Teknik Mesin (55 mahasiswa)
  • Pendidikan Teknik Otomotif (55 mahasiswa)
  • Teknik Mesin (35 mahasiswa)
  • Teknik Industri (38 mahasiswa)
  • Pendidikan Teknik Bangunan (47 mahasiswa)
  • Teknik Sipil (46 mahasiswa)
  • Arsitektur (28 mahasiswa)
  • Teknik Lingkungan (28 mahasiswa)
  • Pendidikan Teknik Informatika (34 mahasiswa)
  • Pendidikan Teknik Elektro (42 mahasiswa)
  • Teknik Informatika (35 mahasiswa)
  • Teknik Elektro (40 mahasiswa)
  • Pendidikan Tata Boga (34 mahasiswa)
  • Pendidikan Tata Busana (37 mahasiswa)

6. Fakultas Ilmu Keolahragaan

  • Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (79 mahasiswa)
  • Kesehatan Masyarakat (114 mahasiswa)
  • Ilmu Keolahragaan (55 mahasiswa)
  • Pendidikan Kepelatihan Olahraga (55 mahasiswa)

7. Fakultas Ilmu Sosial

  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (65 mahasiswa)
  • Hukum (70 mahasiswa)
  • Pendidikan Geografi (70 mahasiswa)
  • Geografi (54 mahasiswa)
  • Pendidikan Sejarah (70 mahasiswa)
  • Sejarah (35 mahasiswa)
  • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (45 mahasiswa)
  • Pendidikan Sosiologi (55 mahasiswa)
  • Ilmu Komunikasi (55 mahasiswa)
  • Pariwisata (49 mahasiswa)

8. Fakultas Psikologi

  • Psikologi (105 mahasiswa)

9. Fakultas Vokasi

  • D4 Perpusatakaan Digital (35 mahasiswa)
  • D4 Animasi (43 mahasiswa)
  • D4 Manajemen Pemasaran (45 mahasiswa)
  • D4 Akuntansi (45 mahasiswa)
  • D4 Teknologi Rekayasa Otomotif (32 mahasiswa)
  • D4 Teknologi Rekayasa dan Pemeliharaan Bangunan Sipil (35 mahasiswa)
  • D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur (30 mahasiswa)
  • D4 Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi (35 mahasiswa)
  • D4 Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika (30 mahasiswa)
  • D4 Tata Boga (35 mahasiswa)
  • D4 Desain Mode (40 mahasiswa)

10. Fakultas Kedokteran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Kedokteran (11 mahasiswa)
  • Keperawatan (11 mahasiswa)
  • Kebidanan (11 mahasiswa)

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT