News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selalu Duduk di Kursi Prioritas KRL, Seorang Ibu-ibu Diduga Pakai PIN Ibu Hamil Tak Resmi dari KAI Commuter Heboh

Sebuah video menunjukkan seorang ibu-ibu selalu duduk di kursi prioritas Commuter Line (KRL), dengan dalih pakai PIN ibu hamil palsu tuai reaksi KAI Commuter.
Rabu, 11 Februari 2026 - 10:35 WIB
KRL Jakarta Kota-Bogor Mogok di Stasiun Pasar Minggu, Penumpang yang Berdesakan Dibuat Panik
Sumber :
  • Fauzi Fradipta Abbas/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video menunjukkan seorang ibu-ibu diduga hamil duduk di kursi prioritas kereta Commuter Line (KRL) viral di media sosial.

Dalam video diunggah akun Instagram @dianassyifa, Selasa (10/2/2026), ibu-ibu tersebut disorot lantaran diduga tidak menggunakan layanan PIN ibu hamil tak resmi dari PT KAI Commuter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui keterangan video, ibu-ibu itu selalu menggunakan sebuah PIN hampir serupa dengan pengeluaran resmi sejak Desember 2025. Hanya saja perbedaannya terletak tidak ada logo "KAI Commuter".

"Sempat ketemu orang ini di awal Desember kemarin. Udah sempat curiga sama pin bumilnya soalnya nggak kayak PIN offisial yang dikeluarin sama KRL," bunyi keterangan tertulis dalam video tersebut dilansir, Rabu (11/2/2026).

Isu Penumpang Ibu Pura-pura Hamil Semakin Heboh

Ibu-ibu diduga pakai layanan PIN ibu hamil palsu duduk di kursi prioritas KRL viral
Ibu-ibu diduga pakai layanan PIN ibu hamil palsu duduk di kursi prioritas KRL viral
Sumber :
  • Instagram/@dianassyifa

Akibat kecurigaan tersebut, banyak pengguna KRL memunculkan isu terkait PIN ibu hamil sebagai layanan dari KAI Commuter. Sebab, diduga banyak yang menjual PIN ibu hamil palsu serupa dengan layanan KAI.

Sontak, banyak oknum memanfaatkan PIN ibu hamil bodong menimbulkan perdebatan di ruang publik. Pasalnya, masih banyak ibu hamil harus mengalah lantaran tidak memiliki layanan PIN dari KAI Commuter.

"Berhubung di story ramai dan banyak yang minta untuk viral, maka mari kita up ini ke reels. Yakin sih kayaknya yang model-model begini banyak, nggak cuma satu doang. Secara pin bumil abal-abal itu banyak berkeliaran di toko (online)," tulis @dianassyifa.

Ia pun meminta agar seluruh pengguna KRL bersikap bijak. KAI Commuter telah menyediakan fasilitas sesuai porsi dan fungsinya masing-masing.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

"Kasihan para penumpang yang benar-benar prioritas dan benar-benar membutuhkan jadi harus mengalah sama orang-orang model begini. Kalau emang sekiranya nggak enak badan atau memang butuh duduk, ya bilang aja gitu lho jangan pakai cara licik kayak gini," jelasnya.

"Tolong banget jangan ditiru ya yang model-modoel begini. Ini namanya penyalahgunaan fasilitas," sambungnya.

Reaksi KAI Commuter

Unggahan tersebut langsung menuai perhatian publik. KAI Commuter memberikan tanggapannya terkait video viral memperlihatkan seorang ibu-ibu duduk di kursi prioritas KRL, diduga menggunakan layanan PIN ibu hamil palsu.

KAI Commuter menegaskan, layanan PIN yang asli terdapat logo "KAI Commuter". Letaknya berada di bagian sisi atas PIN yang berwarna pink putih.

"Hai, Kak. Untuk Pin Khusus Ibu Hamil yang resmi dikeluarkan oleh KAI Commuter, saat ini terdapat 'logo KAI Commuter' pada sisi atas Pin dan Tanggal Expired/masa aktif pada sisi tengah Pin ya," kata KAI Commuter.

Sementara, PIN milik ibu-ibu tersebut tidak menyantumkan logo KAI Commuter. Justru menggunakan logo lainnya meski gambar dan penulisan lainnya serupa dengan layanan resmi.

Terkait ibu-ibu yang terekam di video tersebut, KAI Commuter segera menindaklanjuti oknum memanfaatkan kursi prioritas KRL.

KAI Commuter juga meminta publik terutama pengguna KRL melaporkan para oknum kepada petugas setempat. Tujuannya tetap menciptakan ruang aman dan nyaman bagi ibu hamil hingga penyandang disabilitas yang membutuhkan kursi prioritas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pengguna PIN tersebut sudah teridentifikasi dan akan segera kami tindaklanjuti. Kami juga mengimbau apabila melihat pengguna yang menggunakan PIN tidak resmi atau masa aktif sudah tidak sesuai, segera dapat melaporkannya kepada petugas di dalam KA maupun petugas stasiun guna ditindaklanjuti," kata KAI Commuter.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Pengakuan Mencengangkan Cak Imin Terkait Diusung PKB Jadi Presiden 2029

Pengakuan Mencengangkan Cak Imin Terkait Diusung PKB Jadi Presiden 2029

Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin angkat bicara terkait target PKB untuk menjadikannya presiden atau wakil
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT