GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhat Pilu Teddy Pardiyana Setelah Lina Jubaedah Tiada

Curhat pilu Teddy Pardiyana setelah Lina Jubaedah tiada kembali mencuat, kisah hidup sulit hingga tinggal di gubuk bambu jadi sorotan di tengah konflik Sule
Kamis, 12 Februari 2026 - 06:55 WIB
Teddy Pardiyana
Sumber :
  • Istimewa

 

tvOnenews.com - Curhat pilu teddy pardiyana setelah Lina Jubaedah tiada kembali mencuat di tengah sorotan publik di tengah perseteruannya dengan Sule

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teddy Pardiyana, suami almarhumah Lina Jubaedah, kembali menjadi sorotan pada awal 2026 terkait konflik harta warisan yang belum juga usai. 

Namanya terus dibicarakan seiring permohonan penetapan ahli waris yang ia ajukan ke Pengadilan Agama Bandung pada Desember 2025. 

Langkah tersebut dilakukan demi mendapatkan legalitas hak waris bagi dirinya dan putrinya, Bintang.

Perseteruan dengan keluarga Sule pun semakin memanas. Pihak Sule dan Rizky Febian mempertanyakan keberadaan aset senilai Rp5 miliar yang diduga dikelola oleh Lina dan Teddy, namun kini tidak jelas rimbanya. 

Sule menegaskan bahwa hak waris untuk Bintang akan diberikan setelah sang anak berusia 17 tahun.

Selain itu, Teddy sebelumnya sempat divonis 1 tahun 3 bulan penjara atas kasus penggelapan aset mobil milik Rizky Febian. 

Ia telah bebas bersyarat sejak Mei 2024 dan diwajibkan lapor selama dua tahun. 

Bahkan, di awal Februari 2026, muncul kabar viral mengenai insiden penggerebekan warga terhadap Teddy, meski penyebab pastinya masih menjadi perbincangan di media sosial.

Namun jauh sebelum polemik warisan kembali ramai, empat tahun lalu Teddy sempat muncul dalam sebuah wawancara bersama awak media. 

Video perbincangan itu diunggah kanal YouTube Insertlive. Dalam kesempatan tersebut, Teddy secara terbuka mengungkap kondisi hidupnya yang sulit setelah ditinggal Lina Jubaedah.

Ia mengaku kesulitan ekonomi, terutama saat masa pandemi Covid-19. Teddy bahkan sempat memiliki rencana bekerja ke Jepang melalui jalur resmi Depnaker. 

Namun rencana itu terhambat karena visa ditahan akibat pembatasan perjalanan selama pandemi.

Teddy juga sempat mencoba bertahan dengan berwirausaha kecil-kecilan, termasuk berternak ikan lele. Ia menceritakan usahanya tidak berjalan lancar karena kondisi ekonomi yang lesu saat itu.

“Dulu sempat ternak ikan cuman beli dari bandarnya. Misalkan satu kilo lele Rp25.000, saat Covid tukang lele, pecel lele itu pada tutup restoran pada tutup akhirnya bandar menerima lagi bisa turun sampai Rp20.000 hingga Rp18.000 satu kilonya jadi enggak dilanjut juga waktu itu,” ujar Teddy.

Awak media kemudian menanyakan bagaimana Teddy memenuhi kebutuhan Bintang selama dua tahun terakhir di tengah kondisi sulit.

Teddy menjawab, “Kerasa banget ya tahun pertama. Ya alhamdulillah banyak yang bantu juga ya, dari lawyer juga Pak Ali saya mengucapkan makasih banyak Pak Ali Nurdin itu ngebantu beberapa bulan kebelakang buat apa support susu pokoknya juga saya nggak munafik.”

Ia melanjutkan, “Terus ya kebanyakan sih dibantu apa kayak bibi yang dulu dimodalin saya atau saudara yang dulu emang dimodalin atau temen yang emang dulu apa ya bilangnya saling bantu yang dulu pernah dibantu pas waktu kemarin ya saling bantu lagi lah gitu.”

Dalam wawancara tersebut, Teddy juga bercerita tentang kondisi ekonomi ketika Lina Jubaedah masih hidup. Ia mengungkap bahwa mereka sempat memiliki sumber penghasilan dari salon dan usaha lain.

“Waktu dulu kan dari salon ada, terus salonnya emang apa dipercayakan ke saudaranya sama almarhumah. Terus salonnya itu tempatnya dikontrakin sekarang jadi enggak jalan lagi,” kata Teddy.

Ia menambahkan bahwa usaha kos-kosan juga sempat berhenti karena pandemi dan aturan pembatasan sosial.

“Terus ada dulu itu ada usaha material ada usaha kosan cuman kosan juga 2 tahun kebelakang emang dikosongin dulu karena kan emang dibilangnya paya harus gak boleh berdua boleh lebih dari 5-10 waktu itu dari anjuran pemerintahnya, jadi takut ada sesuatu yang dia watir kan akhirnya ya dikosongin selama dua tahun kebelakang,” ungkap Teddy.

Tak hanya soal ekonomi, Teddy juga menjelaskan tempat tinggalnya bersama Bintang setelah Lina meninggal dunia. 

Ia mengaku sempat tinggal di rumah sebelumnya, namun karena kondisi yang tidak nyaman akibat wartawan yang terus mendatangi, ia memutuskan pindah.

“Saat sudah meninggal, terus wartawan nyerbu kesana rumah yang ditinggali sebelumnya waktu itu masih ada dulu sewakan setahun, baru enam digedor terus kurang istirahat, kurang tidur, terus emang pengen nenangin diri lah akhirnya saya searching di Facebook ada di marketplace ya akhirnya dapat saya pingin Saung Balong tahunya dapet ini,” tutur Teddy.

Awak media lalu memastikan apakah tempat tinggal itu sudah berbentuk rumah jadi.

Teddy menjawab, “Belum itu cuman balong aja gitu sama ini mushola kecil ini, terus akhirnya kemarin dikirim saung-saungan lagi.”

Pengakuan Teddy Pardiyana empat tahun lalu itu kini kembali ramai dibahas seiring konflik warisan Lina Jubaedah yang masih bergulir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah hidupnya yang sempat sulit dan tinggal di gubuk bambu bersama Bintang menjadi salah satu sisi lain dari polemik besar yang kini tengah berlangsung.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Golkar Nyatakan Siap Dukung Prabowo di Pilpres 2029

Golkar Nyatakan Siap Dukung Prabowo di Pilpres 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengatakan, partainya siap mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dua periode.
SMF dan PIP Siap Masuk Koperasi Desa Merah Putih, Tali Asalkan Diawasi OJK

SMF dan PIP Siap Masuk Koperasi Desa Merah Putih, Tali Asalkan Diawasi OJK

SMF dan PIP menegaskan perusahaannya selama ini bergerak di sektor pembiayaan sekunder perumahan dan bermitra dengan lembaga keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK.
Prabowo Urutan Berapa? Survei IPI: Dedi Mulyadi, Sjafrie, hingga Purbaya Masuk Bursa Capres 2029

Prabowo Urutan Berapa? Survei IPI: Dedi Mulyadi, Sjafrie, hingga Purbaya Masuk Bursa Capres 2029

Beberapa tokoh yang mencuri perhatian antara lain Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa serta Menteri Pertahanan Sjafrie
Meski Gagal Tampil Cepat di Tes Pramusim Sepang, Brad Binder Akui Nyaman Tunggangi Motor Baru KTM untuk MotoGP 2026

Meski Gagal Tampil Cepat di Tes Pramusim Sepang, Brad Binder Akui Nyaman Tunggangi Motor Baru KTM untuk MotoGP 2026

Rider milik tim Red Bull KTM, Brad Binder, harus puas menutup tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang di posisi ke-15.
Pep Guardiola mengungkap kondisi Erling Haaland usai ditarik saat Man City menang 3-0 Atas Fulham

Pep Guardiola mengungkap kondisi Erling Haaland usai ditarik saat Man City menang 3-0 Atas Fulham

Pep Guardiola mengungkap kondisi Erling Haaland usai ditarik saat Man City menang 3-0. Sang striker disebut merasa tidak nyaman akibat jadwal padat jelang laga penting.
Debitur UMi Solo Baru 25 Ribu, Wamenkeu: Terlalu Kecil untuk Kota Seukuran Ini

Debitur UMi Solo Baru 25 Ribu, Wamenkeu: Terlalu Kecil untuk Kota Seukuran Ini

Wamenkeu Suahasil juga meminta Pemkot Surakarta aktif mengidentifikasi pelaku usaha mikro yang layak menerima pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT