Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib
- Instagram/@brunomoreira99
Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak tiga pemain asing di Super League ini sedikit lagi eligible untuk dinaturalisasi guna memperkuat Timnas Indonesia. Bahkan, mereka bisa menjadi duet maut Ole Romeny di lini depan Garuda.
Timnas Indonesia memasuki era baru di bawah tangan dingin John Herdman. Target terdekat pelatih asal Inggris itu adalah membawa Tim Merah Putih berjaya di FIFA Series 2026 dan Piala AFF 2026.
Kemudian, Timnas Indonesia akan menghadapi beberapa turnamen besar lainnya seperti Piala Asia 2027. Puncaknya, Thom Haye dan kawan-kawan ditargetkan bisa lolos ke Piala Dunia 2030.
Saat ini, John Herdman tengah memantau pemain-pemain di kompetisi domestik. Ia ingin membentuk skuad yang kompetitif seperti era sebelumnya di bawah asuhan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Selain itu, John Herdman pun masih sangat terbuka dengan ide naturalisasi pemain. Ia menegaskan bahwa siapa pun pemain berkualitas yang bisa membawa dampak positif bagi Garuda akan selalu mendapat kesempatan.

- Tangkapan layar YouTube Timnas Indonesia
“Kami berusaha membawa pemain terbaik ke negara ini. Meyakinkan mereka untuk bermain bagi Indonesia adalah langkah besar karena ada banyak peluang lain bagi pemain-pemain itu,” katanya.
Di tengah upaya membangun skuad yang kompetitif tersebut, setidaknya ada tiga pemain yang hampir eligible untuk dinaturalisasi. Mereka saat ini sedang berkompetisi di Super League.
Siapa saja pemain yang bisa dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia? Berikut daftarnya.
1. Taisei Marukawa

- Instagram Taisei Marukawa
Taisei Marukawa saat ini memperkuat Dewa United. Ia juga pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Indonesia pada musim 2022 ketika membela Persebaya Surabaya.
Winger berusia 29 tahun ini dikenal memiliki kelincahan dan kecepatan. Kemampuannya melewati lawan pun menjadi salah satu yang terbaik di Liga Indonesia dalam beberapa musim terakhir.
Secara aturan FIFA, ia bisa dinaturalisasi melalui jalur lima tahun berturut-turut menetap di Indonesia. Pasalnya, ia tidak memiliki darah Indonesia sehingga satu-satunya jalan adalah melalui skema tersebut.
Ia datang ke Indonesia pada 2021 dari Liga Malta ke Persebaya. Sejak saat itu, ia tidak pernah bermain di luar Indonesia karena sempat membela PSIS sebelum berlanjut ke Dewa United.
Load more