GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhirnya Terungkap! Ini Pekerjaan Sebenarnya Teddy Pardiyana Setelah Ditinggal Lina Jubaedah

Terungkap fakta mengejutkan tentang pekerjaan Teddy Pardiyana setelah Lina Jubaedah meninggal. Dari bisnis material, ayam geprek, hingga jualan LPG.
Jumat, 13 Februari 2026 - 22:17 WIB
Kesaksian Orang Terdekat soal Teddy Pardiyana
Sumber :
  • YouTube/reybenentertainment

tvOnenews.com - Nama Teddy Pardiyana kembali menjadi bahan perbincangan publik imbas tuntutannya dalam sidang penetapan ahli waris Lina Jubaedah.

Selain soal dugaan penggelapan aset warisan milik Rizky Febian, kini terungkap pula apa sebenarnya pekerjaan Teddy selama ini setelah kepergian sang istri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan rahasia lagi bahwa sejak Lina meninggal dunia, kehidupan ekonomi Teddy dikabarkan jauh dari kata stabil.

Namun, baru-baru ini, kesaksian orang dekatnya menguak bagaimana perjalanan hidup pria itu, dari satu usaha ke usaha lainnya yang selalu berakhir gagal.

Sebelum membahas pekerjaan Teddy, banyak yang mempertanyakan kenapa putri mendiang Lina dan Teddy, Bintang, justru tidak diasuh langsung oleh sang ayah kandung.

Dari kesaksian Pak Ecet, sopir yang semasa hidupnya bekerja untuk Lina, diketahui bahwa Bintang tinggal berpindah-pindah bersama keluarga lain yang lebih stabil secara ekonomi.

“Dede Bintang udah enak sama Pak Haji baik banget, kasihkan aja. Kan kalau A Iky juga kayak saudara sama Pak Haji kalau lebaran nengok, kalau Dede Bintang libur suka di Teteh Putri gitu tinggal di sini kayak kemarin juga,” ujar Pak Ecet.

Teddy Pardiyana
Teddy Pardiyana
Sumber :
  • YouTube Cumicumi

Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa Teddy tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga tak sanggup mengurus anaknya sendiri.

Dalam kesaksiannya, Pak Ecet juga membongkar sejumlah usaha yang sempat dijalankan Teddy bersama mendiang Lina.

Sayangnya, hampir semua bisnis tersebut tak pernah bertahan lama.

“Udah gitu aja, usaha aja kan dia mah usahanya waktu sama almarhumah ada buka material. Nyewa sampai 5 tahun Rp400 juta, modal Rp600 juta sampai habis. Ayam geprek itu modal Rp300 juta sewa, belum alat-alat Rp200 juta beli, habis 8 bulan nggak nyampai 2 tahun,” kata Pak Ecet.

Usaha material dan kuliner ayam geprek itu konon ditutup setelah merugi ratusan juta rupiah.

Modal yang seharusnya bisa digunakan untuk masa depan keluarga justru habis tanpa hasil.

Tidak berhenti sampai di situ, Teddy juga sempat mencoba membuka bisnis agen LPG. Namun, lagi-lagi langkah tersebut tidak bertahan lama.

“Dulu pas di material itu dia buka agen LPG, beli itu sampai berapa bulan? 7 bulan tutup, gulung tikar sampai segitunya,” ujar Pak Ecet menambahkan.

TeddyPardiyana dan Sule
TeddyPardiyana dan Sule
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Cumicumi

Menurut pengakuan, gaya hidup Teddy yang tidak stabil membuat bisnisnya sulit berkembang.

Alih-alih mengelola usaha dengan bijak, uang justru habis untuk keperluan pribadi.

Salah satu fakta paling mencengangkan adalah ketika Teddy disebut sempat membujuk Lina untuk menjual aset kos-kosan yang dibangun dari uang Rizky Febian. Aset tersebut dinilai memiliki potensi keuntungan besar setiap bulannya.

“Saya paling nggak enak gini, lagi sama almarhumah bawa mobil, dia ngobrol sama almarhumah berdua. Dia bilang ke ibu, ‘Udah aja kosan jual, kita yang lebih bagus untung gede dari pom bensin nyewa itu tempatnya,’” kata Pak Ecet.

Namun, rencana tersebut berhasil digagalkan berkat nasihat Pak Ecet yang mengingatkan Lina agar tidak gegabah.

“Saya bilang ke Ibu, ‘Bu, jangan Bu. Dari kos-kosan satu pintu udah Rp500 ribu, 30 pintu udah Rp15 juta. Udah tenang, Bu. Ngapain lagian itu yang udah-udah juga ke laut,’” tambahnya.

Menurut pengakuan sang sopir, andai Lina menuruti permintaan Teddy saat itu, bisa jadi seluruh aset keluarga sudah habis dijual.

Setelah Lina wafat, sumber penghasilan Teddy nyaris tak ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa orang yang mengenalnya menyebut ia lebih banyak mengandalkan bantuan dan menumpang pada rekan.

Sejak itu pula, muncul berbagai isu miring bahwa Teddy kerap menggunakan nama anaknya, Bintang, untuk meminta belas kasihan dan mencari perhatian publik. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT