News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Kuasa Hukum Denada: Balas WhatsApp dan Ambil Langkah Duluan Temui Ibunya

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, minta Ressa segera balas WhatsApp dan ambil inisiatif bertemu ibu kandungnya untuk selesaikan masalah.
Minggu, 15 Februari 2026 - 21:30 WIB
Penyanyi Denada
Sumber :
  • YouTube/MelaneyRicardo

tvOnenews.com - Upaya rekonsiliasi antara Denada dan putranya, Ressa, terus menjadi perhatian publik setelah pengakuan Denada bahwa Ressa memang darah dagingnya.

Namun harapan agar hubungan segera mencair belum terwujud karena komunikasi dua arah masih tersendat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, angkat bicara dan menegaskan bahwa langkah paling sederhana sekaligus paling bermakna sekarang adalah balas pesan dan temui sang ibu.

Menurut Iqbal, inisiatif itu sudah dimulai oleh kliennya sejak video pengakuan diunggah ke publik.

Ia menyampaikan bahwa sejak saat itu Denada aktif mengirim WhatsApp setiap hari untuk menjalin komunikasi, tetapi pesan-pesan itu sebagian besar tak dibalas.

Kondisi ini yang membuat upaya pertemuan terganggu dan perdamaian sulit terwujud.

“Ibu dan anak ya penginnya ini kan ketemu. Pokok masalahnya kan di situ. Supaya masalah ini cepat selesai, nggak jadi konsumsi publik yang semakin mengenaskan. Ini WA nggak dibalas-balas terus, ketemunya mau gimana?” ujar Iqbal dilansir dari YouTube Intens Investigasi.

Salah satu momen yang menarik perhatian publik adalah kabar tentang kembalinya Denada dari Singapura.

Denada, Ressa di Pagi-pagi Ambyar
Denada, Ressa di Pagi-pagi Ambyar
Sumber :
  • YouTube/TransTVOfficial

Denada disebut sempat mengontak Ressa dan bahkan mendapat balasan singkat berupa “waalaikumsalam”.

Iqbal menganggap respons singkat itu aneh, mengingat naluri manusia ketika seorang anak baru mengetahui siapa ibu kandungnya, rasa ingin bertemu biasanya sangat kuat.

“Ibarat anak mengetahui ibunya yang selama ini dia tidak ketahui. Kan harusnya pengin cepat-cepat ketemu, sih. Jangan tendensi ya. Saya kasih ilustrasi: anak mengetahui ibunya, apa yang dilakukan anak tersebut? Pasti langsung mencari, bagaimanapun ibu itu salah,” kata Iqbal.

Di luar sorotan publik, Iqbal mencoba menimbang kemungkinan alasan kenapa Ressa menahan diri.

Ada faktor psikologis, trauma lama, pengaruh pihak ketiga, atau ketakutan akan publisitas yang besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun secara tegas ia menyampaikan bahwa menunda pertemuan tanpa alasan yang kuat hanya memperpanjang sakitnya keluarga dan memberi panggung bagi spekulasi publik.

Pesan yang disampaikan Iqbal berulang kepada Ressa bahwa Denada sudah menunjukkan itikad baik, mengakui dan menghubungi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Scuderia Ferrari Manfaatkan Jeda Panjang F1 2026 untuk Dua Uji Coba Penting, Apa Itu?

Scuderia Ferrari Manfaatkan Jeda Panjang F1 2026 untuk Dua Uji Coba Penting, Apa Itu?

Scuderia Ferrari memanfaatkan jeda panjang balapan F1 2026 pada April dengan menggelar dua sesi uji coba di lintasan.
SMK IDN vs Dedi Mulyadi Masuki Babak Baru, Pihak Sekolah Gugat SK Pencabutan Izin ke Kemendagri

SMK IDN vs Dedi Mulyadi Masuki Babak Baru, Pihak Sekolah Gugat SK Pencabutan Izin ke Kemendagri

Polemik pencabutan izin SMK IDN Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memasuki babak baru. SMK IDN layangkan gugatan ke Kemendagri RI terkait SK Gubernur.
Ducati Kerepotan Hadapi Aprilia, Dall Igna Minta Timnya Putar Otak untuk Kembali ke Persaingan Podium

Ducati Kerepotan Hadapi Aprilia, Dall Igna Minta Timnya Putar Otak untuk Kembali ke Persaingan Podium

General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, mengakui performa timnya di MotoGP Amerika Serikat menjadi peringatan keras setelah gagal meraih podium pada balapan utama.
Niat Beli Makan, Wanita Muda di Jaksel Tewas Tertabrak KRL

Niat Beli Makan, Wanita Muda di Jaksel Tewas Tertabrak KRL

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan insiden terjadi saat korban bersama rekannya hendak menyeberang rel untuk mencari makan.
Yeum Hye-seon Tiba di Surabaya Bersama Agen Korea, Misi Bujuk Megawati Hangestri ke Red Sparks Lagi Dilancarkan?

Yeum Hye-seon Tiba di Surabaya Bersama Agen Korea, Misi Bujuk Megawati Hangestri ke Red Sparks Lagi Dilancarkan?

Ajak mantan agen Megawati Hangestri di Korea Chris Kim ke Surabaya, apakah Yeum Hye-seon punya misi terselubung untuk bujuk Mega agar kembali ke Red Sparks?
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT