GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Sudah Alasan Driver Ojol Cancel Orderan Anak SMP yang Big Size Viral, Kini Mengaku Sangat Menyesal

Seorang driver ojek online (ojol) yang terekam dalam konten video viral mengungkap alasan kenapa membatalkan orderan anak SMP yang big size di Ciputat, Tangsel.
Jumat, 27 Februari 2026 - 11:31 WIB
Driver ojol membatalkan orderan anak SMP big size di Ciputat, Tangsel viral
Sumber :
  • Kolase Istimewa & Instagram/@ojolfakegps

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang driver ojek online (ojol) menuai hujatan publik. Cibiran tersebut menyusul sebuah konten miliknya membatalkan order penjemputan anak SMP berukuran besar.

Kejadian driver ojol tersebut menolak menjemput anak SMP dengan ukuran big size terjadi di kawasan Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembatalan order tersebut memicu gelombang kritik hingga hujatan di ruang publik. Driver ojol itu dinilai tidak profesional apalagi menggunakan cara kurang pantas kepada anak SMP.

Terkait hal ini, driver ojol yang viral akibat menolak order dari anak SMP big size meminta maaf. Ia menjelaskan alasan dirinya membatalkan penjemputan tersebut.

"Gua ingin klarifikasi tentang video gue yang cancel penumpang anak SMP yang meresahkan di dunia media sosial. Tapi, izinkan dulu alasan gua kenapa selalu cancel orderan yang mohon maaf, yang penumpangnya big size," ujar driver ojol tersebut dalam unggahan Instagram pribadinya @ojolfakegps dilansir, Jumat (27/2/2026).

Motor Tidak Kuat Jadi Alasan Driver Ojol Batal Order Anak SMP

Konten video driver ojek online (ojol) menolak orderan siswi SMP big size di Ciputat, Tangsel viral
Konten video driver ojek online (ojol) menolak orderan siswi SMP big size di Ciputat, Tangsel viral
Sumber :
  • Instagram/@ojolfakegps

Ia menjelaskan, kendaraan motor dipakai untuk aktivitas ojol. Ia menegaskan, kendaraannya sangat tidak bersahabat apabila ada ukuran penumpang atau barang melebihi kapasitas.

Ia sebagai driver ojol yang sudah melanglang buana, tentu ingin menjamin alasan keselamatan dan kenyamanan bagi para penumpangnya saat berkendara.

"Jadi, motor gue itu shock-nya pernah ganti, gara-gara keseringan bahwa penumpang yang big size. Yang kedua, sebenarnya lebih ke edukasi sih," terangnya.

Lebih Mengarahkan Sesuai Ketentuan Layanan Ojol

Ia mengatakan, alasan pembatalan tersebut agar penumpang bisa menggunakan layanan yang sudah ditentukan oleh pihak perusahaan ojol. Contohnya untuk ukuran yang big size, tentu dapat memilih fitur layanan motor memiliki ukuran XL atau lebih besar.

"Bahwa di Grab Bike itu ada layanan Grab Bike XL lebih besar. Itu mungkin, untuk yang penumpang big size. Supaya driver nyaman, penumpang nyaman, keselamatan pun nyaman," jelasnya.

Minta Maaf Imbas Konten Tolak Penumpang Big Size Viral

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Ia memahami konten tersebut menimbulkan beragam reaksi yang berujung cibiran. Ia menegaskan, pembatalan order dibuat konten bukan bertujuan untuk melakukan perundungan terhadap anak SMP berukuran besar.

Ia hanya ingin menampilkan edukasi sebagai driver ojol dan penumpang yang benar. Namun karena banyak reaksi negatif, ia pun lebih pilih meminta maaf karena konten videonya viral.

"Tapi jujur ya gue akuin setelah gua berdiskusi dengan teman-teman satu tongkrongan, teman-teman satu komunitas, gue mutusin untuk take down atau hapus videonya. Jadi sekali lagi mohon maaf buat netizen-netizen yang budiman mohon dimaafkan," ucapnya.

Minta Konten Video Batal Order Anak SMP yang Viral Dihapus

Dalam unggahan lainnya, driver ojol itu meminta konten video saat membatalkan pemesanan anak SMP big size dihapus di ruang jagat maya. Ia mengatakan hal tersebut berdasarkan permintaan dari kedua orang tua penumpang.

Kebetulan ia sempat menyambangi kediaman anak SMP tersebut. Di sana, ia sampai memohon maaf karena sudah membuat gaduh.

"Saya memohon dan meminta untuk konten-konten kreator yan sudah memposting ulang video viral kemarin untuk menghapusnya. Ini semua juga permintaan maaf dari orang tua anak demi psikologi anak tersebut," katanya.

Sebelumnya, sebuah konten video driver ojol tersebut mendadak viral di media sosial. Melalui unggahan Instagram @ojolfakegps, ia menampilkan saat membatalkan orderan dari anak SMP yang big size.

Dalam video viral diunggah ulang akun Instagram @lambe_turah, driver ojol tersebut enggan menerima bocah SMP yang berukuran besar tersebut disebabkan kendaraan motornya mudah rapuh.

"Kak, mohon maaf ya kak. Motor saya kecil, order yang motor besar aja ya kak. Ini saya cancel ya, maaf," ucapnya sambil tertawa.

Driver ojol lainnya menyayangkan atas sikap rekan seprofesinya. Driver yang viral tersebut dinilai mempermalukan siswi hanya demi kebutuhan konten di media sosial.

Bagi mereka, tindakan tersebut sangat menyakiti hati siswi SMP yang memiliki ukuran tubuh besar. Apalagi penolakan terjadi di depan rekan-rekan sekolahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya driver ojol, banyak warganet mengecam keras terhadap tindakan driver yang viral tersebut. Selain menolak, driver itu terkesan melakukan body shaming.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman: Belum Pernah Ada Pelatih Timnas Indonesia yang Mau Melakukan Itu

Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman: Belum Pernah Ada Pelatih Timnas Indonesia yang Mau Melakukan Itu

Bung Ropan menilai John Herdman menunjukkan komitmen berbeda bersama Timnas Indonesia. Debut di FIFA Series 2026 jadi ajang pembuktian sang pelatih di hadapan publik GBK.
Kawal Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Rieke Tegaskan Tak Ada Damai: Tahun 2024 Didamaikan, Nyawa Melayang

Kawal Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Rieke Tegaskan Tak Ada Damai: Tahun 2024 Didamaikan, Nyawa Melayang

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menegaskan tak boleh ada lagi upaya damai dalam kasus penganiayaan anak hingga tewas oleh ibu tiri di Sukabumi.
Kawal Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Rieke Tegaskan Tak Ada Damai: Tahun 2024 Didamaikan, Nyawa Melayang

Kawal Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Rieke Tegaskan Tak Ada Damai: Tahun 2024 Didamaikan, Nyawa Melayang

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka menegaskan tak boleh ada lagi upaya damai dalam kasus penganiayaan anak hingga tewas oleh ibu tiri di Sukabumi.
Buntut Kasus Pelecehan dan Kekerasan yang Mengguncang FPTI, Kemenpora Langsung Gerak Cepat Buka Layanan Pengaduan untuk Atlet

Buntut Kasus Pelecehan dan Kekerasan yang Mengguncang FPTI, Kemenpora Langsung Gerak Cepat Buka Layanan Pengaduan untuk Atlet

Kasus pelecehan seksual dan kekerasan pada atlet tengah mengguncang Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) membuat Kemenpora RI mengambil langkah sigap.
Biar Jera, Pelaku Balap Liar di Jawa Timur Ini Didenda Pengadilan Rp3 Juta, Gak Bayar Motor Melayang ke Pelelangan

Biar Jera, Pelaku Balap Liar di Jawa Timur Ini Didenda Pengadilan Rp3 Juta, Gak Bayar Motor Melayang ke Pelelangan

Pengadilan Negeri (PN) Situbondo, Jawa Timur, mulai memberlakukan tindakan tanpa kompromi terhadap pelaku balap liar. 
Biar Jera, Pelaku Balap Liar di Jawa Timur Ini Didenda Pengadilan Rp3 Juta, Gak Bayar Motor Melayang ke Pelelangan

Biar Jera, Pelaku Balap Liar di Jawa Timur Ini Didenda Pengadilan Rp3 Juta, Gak Bayar Motor Melayang ke Pelelangan

Pengadilan Negeri (PN) Situbondo, Jawa Timur, mulai memberlakukan tindakan tanpa kompromi terhadap pelaku balap liar. 

Trending

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Menantu Perkosa Ibu Mertua Jelang Waktu Sahur Ternyata Hanya Selisih 5 Tahun, Pengakuannya Mengejutkan

Seorang menantu berani rudapaksa ibu mertua di Kecamatan Palangga, Gowa, Sulawesi Selatan menjelang waktu sahur. Ternyata usianya hanya selisih 5 tahun saja...
Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Update Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Eks Kapten Timnas Belanda?

Absennya Thom Haye jelang FIFA Series 2026 memicu spekulasi. John Herdman menyiapkan lima kandidat pengganti di lini tengah Timnas Indonesia,
BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Masyarakat Diminta Hindari Jalan Trunojoyo! Pengalihan Arus Situasional

Menurut dia, aksi penyampaian pendapat merupakan hak yang dijamin undang-undang dan wajib difasilitasi.
John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

John Herdman Diguyur Kabar Gembira Jelang FIFA Series 2026: Nomor 3, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru

Timnas Indonesia mendapat kabar baik jelang FIFA Series. Pengganti Thom Haye siap, pemain lokal tampil impresif, serta peluang naturalisasi memperkuat skuad.
Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Thom Haye Dicoret, Ini 4 Pemain Persib Bandung yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Empat pemain Persib Bandung tampil gemilang dan dinilai layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, sementara Thom Haye dipastikan absen akibat sanksi FIFA.
Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Kabar Bahagia untuk John Herdman, Update Pengganti Thom Haye, dan Bintang Jerman Berdarah Kebumen Eligible Dinaturalisasi

Inilah rangkuman tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang palling banyak dibaca dan menjadi piliha redaksi tvOnenews.com. Baca selengkapnya di sini.
Masuk Radar Juventus, Emil Audero Berpeluang Geser Kiper Utama Ikuti Skenario Maarten Paes di Ajax

Masuk Radar Juventus, Emil Audero Berpeluang Geser Kiper Utama Ikuti Skenario Maarten Paes di Ajax

Juventus tengah bersiap melakukan revolusi di sektor penjaga gawang, dan nama Emil Audero tiba-tiba mencuat ke permukaan. Bisa senasib seperti Maarten Paes?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT