News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Kamis, 5 Maret 2026 - 00:24 WIB
Acong Latif, Kuasa Hukum Ibu Tiri Nizam Syafei dan Anwar Satibi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Intens Investigasi & Denny Sumargo

tvOnenews.com - Kasus nizam syafei kembali menjadi sorotan setelah pihak ibu tiri mencurigai ayah kandung diduga memaksa Nizam Syafei minum air mendidih. Dugaan tersebut mencuat di tengah proses hukum yang masih berjalan di Polres Sukabumi.

Kuasa hukum ibu tiri, Acong Latif, menjelaskan bahwa dalam konteks pemeriksaan atas laporan ibu kandung terhadap ayah kandung, kliennya hadir sebagai saksi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa ibu tiri tidak dalam posisi membela diri dalam laporan tersebut, melainkan hanya menyampaikan apa yang dilihat, dialami, dan didengar selama berkeluarga bersama Nizam.

“Kalau di dalam konteks pemeriksaan terhadap laporan ibu kandung ke bapak kandung, kan dia tidak ada konteks untuk membela ya. Dia hanya menyaksikan suatu kejadian apa yang dia lihat, apa yang dia alami, apa yang dia dengar selama dia berkeluarga, selama Nizam ini bersama dia,” ujar Acong Latif dalam unggahan YouTube Intens Investigasi (4/3/2026).

Di luar penyidikan, lanjutnya, ibu tiri tetap berpendapat bahwa dugaan penganiayaan terhadap Nizam dilakukan oleh ayah kandungnya. 

“Tapi di luar penyidikan itu ya tetap ibunya dalam hal ini mengatakan kepada kami khususnya bahwa yang melakukan penganiayaan ini adalah bapaknya, seperti yang disampaikan sebelumnya kepada kita,” katanya.

Menurut Acong, ada sejumlah peristiwa yang diceritakan kliennya terkait dugaan kekerasan.

Ia menyebut mulai dari kepulangan Nizam dari pesantren, adanya tindakan kekerasan di depan kamar mandi, hingga kondisi Nizam yang sempat dirawat di rumah sakit. 

“Artinya bapaknya ini diduga melakukan penganiayaan terhadap Nizam atau penyebab sampai Nizam seperti kondisi terakhir itu adalah menurut ibu tirinya ini adalah bapaknya. Karena ada kekerasan-kekerasan yang dilakukan tadi,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, soal penyebab pasti kematian Nizam, hingga kini masih belum ada kepastian.

“Namun penyebab kematian Nizam ini karena apa? Kan sampai saat ini kita tidak tahu. Bahkan kemarin di DPR dibahas oleh salah satu anggota DPR Bapak Soedeson Tandra akan ditanyakan sama kepolisian ‘apa penyebabnya? Tolong dicari penyebabnya.’ Artinya saat terakhir dengar pendapat di rapat DPR itu kan penyebab kematiannya apakah memang adanya penganiayaan, disebabkan oleh apa, pukulan yang mana, itu kan belum sampai sekarang,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diikuti 1000 Lebih Atlet Akuatik Se-Tanah Air, Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 Berlangsung Mulai Pekan Depan

Diikuti 1000 Lebih Atlet Akuatik Se-Tanah Air, Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 Berlangsung Mulai Pekan Depan

Dalam waktu dekat Pengurus besar Akuatik Indonesia (PB AI) akan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026.
BI Bongkar Bank Kini Lebih Hati-Hati Salurkan Dana Kredit di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

BI Bongkar Bank Kini Lebih Hati-Hati Salurkan Dana Kredit di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Bank Indonesia mengungkap adanya perubahan sikap industri perbankan yang kini cenderung lebih berhati-hati di tengah dinamika ekonomi global.
DPRD Jabar Dukung Dedi Mulyadi Evaluasi Kerja Sama Hotel Pullman Bandung dan Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu

DPRD Jabar Dukung Dedi Mulyadi Evaluasi Kerja Sama Hotel Pullman Bandung dan Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu

Komisi I DPRD Jabar dukung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) evaluasi kerja sama dengan Hotel Pullman, Kota Bandung hingga proyek Gedung Sate-Gasibu.
Dugaan Malpraktik di RS Muhammadiyah Medan, Komisi IX DPR: Pelanggaran Hak Pasien, Harus Diusut Pidana

Dugaan Malpraktik di RS Muhammadiyah Medan, Komisi IX DPR: Pelanggaran Hak Pasien, Harus Diusut Pidana

Dugaan malpraktik di Rumah Sakit Muhammadiyah Medan yang disebut-sebut mengangkat rahim pasien tanpa persetujuan memicu sorotan keras DPR RI.
Sisi Lain Jembatan Cangar: Mengenal Lebih Dekat Pesona Alam Ikonik Jawa Timur di Tengah Duka

Sisi Lain Jembatan Cangar: Mengenal Lebih Dekat Pesona Alam Ikonik Jawa Timur di Tengah Duka

Ditemukan jenazah pria diduga akibat bunuh diri di Jembatan Cangar, kini tempat ini kembali memakan korban. Ternyata lokasi ini menyimpan sisi lain yang indah
Meski Berhasil Menang di MotoGP Spanyol Musim Lalu, Alex Marquez Malah Sebut Kemenangan Beruntun di Jerez Tak Realistis

Meski Berhasil Menang di MotoGP Spanyol Musim Lalu, Alex Marquez Malah Sebut Kemenangan Beruntun di Jerez Tak Realistis

Alex Marquez meredam ekspektasi jelang MotoGP Spanyol 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Jerez sepanjang akhir pekan ini.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT