Bangga Anak bukan WNI, Dwi Sasetyaningtyas Kena Sentil Mahfud MD: Sekolah karena Indonesia Merdeka
- dok.kolase tvOnenews.com /ist
Jakarta, tvOnenews.com- Ucapan alumni beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas jadi viral di media sosial. Juga mendapatkan perhatian dari eks pejabat publik.

- Istimewa
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD yang ikut menanggapi ucapan Dwi Sasetyaningtyas tersebut. Itu ia sampaikan lewat YouTube pribadinya.
Dalam podcast di YouTube Mahfud MD official, ia menyinggung ucapan Dwi Sasetyaningtyas yang disapa Tyas itu sepatutnya tidak disampaikan. Sebab bisa memancing amarah publik.
Mahfud MD pun mengaku juga marah den ucapan Tyas. Ucapannya itu diunggah dalam akun medsosnya.Â
"Cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan," kata Tyas, dikutip dari akun medsosnya jadi viral.

- dok.kolase tvOnenews.com /ist
"Mbak tyas saya marah pada anda, menghina republik ini tapi saya juga paham bahwa apa yang anda katakan itu," ucapnya dikutip dari Youtubenya Mahfud MD official, Kamis (5/3).
Menurut Mahfud MD boleh mengkritik tetapi harus ingat juga soal peran atau kontribusi negara pada dirinya. Di mana Tyas mendapatkan beasiswa.
"karena fakta. (fakta) yang sering mengecewakan di tempat kita ini, tapi cintalah pada negeri ini, anda bisa sekolah karena indonesia merdeka, karena punya sumber daya yang bagus," jelasnya.Â
Ucapan Baru Dwi SasetyaningtyasÂ

- Kolase Instagram/@sasetyaningtyas & Tangkapan layar YouTube Mahfud MD Official
Di sisi lain, setelah ucapan pertamanya viral di media sosial, Tyas memberikan respons kembali atas hujatan atau komentar warganet terhadapnya.
Dengan nada tegasnya, Tyas mengaku ia memiliki hak untuk tetap memberikan kritik terhadap negara. Ia maksud bentuk kekecewaan sebagai warga negara.
"Negara gak ngasih ke saya, saya bayar pajak juga. Lagian paspor WNI emang lemah karena apa ? Diplomasi pemerintah. Jadi ini kritik buat pemerintah. Sampe sini gak paham juga?" kata Tyas dalam membalas sebuah komentar.Â
"Penerima beasiswa dengan uang rakyat sudah SEHARUSNYA melontarkan kritik ke kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat sebagai timbal balik/kontribusi terhadap rakyat," sambung istri Arya Irwantoro itu.
Status Kewarganegaraan Anak Masih WNI
Sejauh ini, kabar sehubungan dengan status kewarganegaraan anak alumni beasiswa LPDP itu diketahui masih WNI.Â
Hal itiu disampaikan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Widodo kalau anaknya masih berstatus warga negara Indonesia (WNI) jika merujuk prinsip hukum kewarganegaraan.
Pasalnya, tempat domisili Tyas, tidak menganut sistem ius soli atau kewarganegaraan otomatis berdasarkan tempat lahir.
'Kalau tidak menganut tempat kelahiran dan juga tidak ada garis keturunan tentu garis keturunannya warga negara Indonesia, tempat itu dia tidak diakui, berarti anak itu statusnya adalah warga negara Indonesia," kata dia saat jumpa pers di Jakarta, Kamis, dikutip dari Antara.(klw)
Â
Load more