News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Nyata Pratiwi Noviyanthi usai Agus Salim Berulah Lagi, Laporkan ke Polisi Imbas Dituduh Tilep Uang Donasi

Selebgram Pratiwi Noviyanthi alias Teh Novi melaporkan Agus Salim, korban penyiraman air keras ke Polres Tangerang Selatan. Ia geram dituduh makan uang donasi.
Minggu, 8 Maret 2026 - 05:54 WIB
Polemik Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Perseteruan selebgram Pratiwi Noviyanthi alias Teh Novi dengan Agus Salim kembali menghebohkan publik. Sempat mereda, keduanya bersitegang setelah Agus berulah lagi.

Teh Novi tidak membiarkan Agus Salim kembali membuat kegaduhan. Ia mengambil langkah tegas melaporkan korban penyiraman air keras itu ke Polres Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Motif Teh Novi melaporkan Agus Salim atas dugaan pencemaran nama baik. Ia merasa dituduh telah memakan uang donasi.

Teh Novi segera membersihkan namanya. Baginya, tuduhan dilontarkan Agus Salim tidak berdasar sehingga merugikan reputasinya di ruang publik.

"Jadi, saya mau meluruskan terkait berita yang kemarin sempat ramai banget di media sosial. Karena jujur, selama satu tahun ini mungkin sudah banyak yang tahu juga follower saya, kalau saya sedang fokus membuat konten kembali dan juga membantu orang tentunya," ujar Pratiwi Noviyanthi dilansir dari Intens Investigasi, Minggu (8/3/2026).

Pratiwi Noviyanthi Gerah terhadap Sikap Agus Salim

Kolase Foto Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi
Kolase Foto Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Dalam konferensi pers di kawasan Teluk Gong, Jakarta Barat, Jumat (6/3/2026), Teh Novi mengatakan, tuduhan dilontarkan Agus Salim viral di media sosial.

Kemunculan korban penyiraman air keras itu membuat isu liar di ruang jagat maya. Agus Salim secara terang-terangan menuduh dirinya menggelapkan uang donasi.

Agus menduga penyelewengan dana donasi untuk kebutuhan pribadi. Sontak, Teh Novi merasa terganggu atas tuduhan miring itu.

Teh Novi bertindak cepat. Ia langsung membuat laporan polisi untuk menghindari fitnah yang semakin mencuat di media sosial.

"Dengan adanya kemarin simpang siur berita yang atas inisial AS dengan statement terkait saya memakan dana donasi untuk keperluan pribadi, saya dan lain-lain itu mungkin kita pertegas, kita sudah membuat laporan ke Polres Tangerang Selatan atas fitnah dan tuduhan tersebut," terangnya dengan tegas.

Teh Novi juga Laporkan 2 Orang Lainnya

Ia tidak sekadar membuat laporan polisi terhadap Agus. Ia melaporkan dua individu lainnya yang tertangkap dalam rekaman video viral.

Dalam rekaman video tersebut, dua orang ikut membahas dugaan penyelewengan uang donasi. Mereka sudah memperkeruh suasana dan menuduh dirinya secara sepihak.

"Bukan cuma AS kita laporkan, ada atas nama inisial R dan juga inisial F, itu sudah kita laporkan atas dugaan pencemaran nama baik," lanjutnya.

Ia tidak habis pikir Agus kembali menyinggung permasalahan yang sempat mereda. Tuduhan itu berlangsung lewat sebuah siaran langsung media sosial milik Agus.

Akibat dari siaran langsung tersebut, banyak penonton mengabadikan video yang berisi tuduhan dugaan penyelewengan uang donasi.

"Katanya saya melakukan operasi dengan dana donasinya AS. Terus katanya, saya bikin usaha parfum atas uangnya beliau dan juga pembelian mobil atas uangnya beliau juga," jelasnya.

Sementara, kuasa hukum Pratiwi Noviyanthi, Adlina Amalia Bakhri menjelaskan, tuduhan tersebut tidak memiliki bukti. Kliennya berani membantah fitnah dilontarkan Agus Salim.

Adlina menegaskan, siaran langsung Agus yang berisi tuduhan itu sebagai barang bukti kuat. Tujuannya untuk kebutuhan penyelidikan kasus yang berpotensi melanggar UU ITE.

"Ini semua bukti-bukti terbantahkan dari Saudara A yang berbicara di depan publik, apalagi live di akun TikTok. Kami memiliki bukti dan bukti ini sudah kami lampirkan ke dalam proses dari pihak Kepolisian," ucap Adlina.

Sementara, kuasa hukum Teh Novi lainnya, Dr. G Nyoman Tio Rae membagikan pandangan hukum kasus dugaan pencemaran dilakukan Agus Salim kepada kliennya.

Ia menilai adanya kesalahpahaman dalam tuduhan penyelewengan dana yang menyasar kepada Teh Novi dan yayasannya. Menurutnya, fitnah itu dapat memperkeruh karena menggiring opini yang semakin luas.

"Apa yang disampaikan oleh Teh Novi sebagai korban itu bersifat historis ya. Dan teman-teman mengetahui ini persoalan masa lalu," beber G Nyoman.

"Persoalan masa lalu yang menurut Teh Novi sudah dianggap selesai tetapi kembali memberikan pernyataan-pernyataan bersifat tuduhan, fitnah, dan persekusi sebenarnya," lanjutnya.

Ingatkan Etika Main Media Sosial

Ia menjelaskan, betapa bahayanya seseorang yang tidak menjaga etika dalam bermain media sosial. Di era digital saat ini, setiap ucapan maupun perbuatan bisa berakibat fatal dan berurusan dengan hukum.

"Pernyataan-pernyataan tuduhan palsu itu mengaitkan tentang hal bersifat pribadi, tetapi dikaitkan dengan uang (donasi) di masa lalu," katanya.

Polemik antara Agus Salim dan Teh Novi terjadi pada 2024 lalu. Pemicu kekisruhan keduanya perkara uang donasi.

Duduk perkara ketegangan keduanya berawal dari kisah Agus Salim menjadi korban penyiraman air keras oleh rekan kerjanya. Hal ini membuat Agus mengalami kebutaan.

Sebagai aktivis sosial, Teh Novi membuat penggalangan donasi. Tujuannya sebagai biaya pengobatan Agus lewat yayasan miliknya.

Dana donasi terkumpul Rp1,5 miliar. Teh Novi mulai curiga setelah menemukan dugaan penyelewengan uang donasi oleh Agus Salim untuk membayar utang.

Kasus ini pun sempat mereda. Agus yang belum lama muncul ke ruang publik, ia menuduh Teh Novi mengambil uang secara terang-terangan.

Nyoman mengatakan, Teh Novi menginginkan kasus ini tuntas lewat jalur hukum. Pihaknya berharap polisi menindaklanjuti laporan tersebut untuk menegakkan keadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal ini supaya ada efek jera bagi yang bersangkutan dan kawan-kawan tidak melakukan framing negatif persekusi terhadap perempuan dan anak," tukas Nyoman.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepercayaan Publik terhadap Fintech Investasi Dinilai Menguat di Tengah Percepatan Ekonomi Digital

Kepercayaan Publik terhadap Fintech Investasi Dinilai Menguat di Tengah Percepatan Ekonomi Digital

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia dinilai turut mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis teknologi.
Simulasi Sidang PBB Jadi Wadah Pelajar Mengasah Nalar Kritis dan Kepemimpinan Global

Simulasi Sidang PBB Jadi Wadah Pelajar Mengasah Nalar Kritis dan Kepemimpinan Global

Konferensi simulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) (Model United Nations/MUN) ini menjadi ruang bagi siswa untuk berlatih berpikir kritis, bernegosiasi serta menyusun solusi.
KPK Akan Hadapi Gugatan Praperadilan yang Diajukan Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Titin Rita

KPK Akan Hadapi Gugatan Praperadilan yang Diajukan Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Titin Rita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap hadapi gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh Ketua Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel), Titin Rita Lestari di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Kasus Korupsi Kuota Haji, Pemberi dan Penerima Mengakui Soal Aliran Uang

Kasus Korupsi Kuota Haji, Pemberi dan Penerima Mengakui Soal Aliran Uang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap para tersangka baik pemberi maupun penerima di kasus korupsi kuota haji mengakui adanya transaksi uang. 
Perluas Layanan Keimigrasian, Kanwil Imigrasi Sumut dan Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung

Perluas Layanan Keimigrasian, Kanwil Imigrasi Sumut dan Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung

Komitmen menghadirkan layanan keimigrasian yang semakin dekat, mudah diakses, dan berkualitas bagi masyarakat terus diwujudkan oleh Kantor Wilayah Direktorat Je
Dikabarkan Mengundurkan Diri, Presiden Iran Membantah

Dikabarkan Mengundurkan Diri, Presiden Iran Membantah

Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa menepis rumor yang menyatakan dirinya mengundurkan diri dari jabatannya.

Trending

Viral Foto Pengantin Video “Yank Uwes Yank” Banyuwangi, Benarkah Pemerannya Sudah Menikah?

Viral Foto Pengantin Video “Yank Uwes Yank” Banyuwangi, Benarkah Pemerannya Sudah Menikah?

Beredar foto pasangan pengantin yang diklaim sebagai pemeran video viral “Yang Wes Yang” Banyuwangi ramai beredar. Benarkah mereka telah menikah?
Coach Justin Semprot Formasi John Herdman, Setelah Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3  ​​​​​​​

Coach Justin Semprot Formasi John Herdman, Setelah Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3 ​​​​​​​

Kekalahan telak Timnas Indonesia 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari menyita perhatian Coach Justin. John Herdman harus
Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 hari ini pada Selasa (4/8/2026), akan diramaikan oleh big match antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya vs Arema FC.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 Agustus 2026: Rezeki, Karier, dan Peluang Baru Datang Bersamaan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 Agustus 2026: Rezeki, Karier, dan Peluang Baru Datang Bersamaan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 5 Agustus 2026: Rezeki, karier dan peluang baru datang bersamaan. Ada zodiakmu?
Ramalan Zodiak Cinta Besok 5 Agustus 2026: Kabar Baik untuk Komitmen Cancer, Libra Diuji Kesabaran Soal Uang dan Prioritas

Ramalan Zodiak Cinta Besok 5 Agustus 2026: Kabar Baik untuk Komitmen Cancer, Libra Diuji Kesabaran Soal Uang dan Prioritas

Berdasarkan pergerakan rasi bintang, esok hari Rabu, 5 Agustus 2026, membawa energi yang penuh kejutan untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi akan men...
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Buntut Video Viral Yank Uwes Yank, Pelajar Madrasah di Banyuwangi Mengundurkan Diri

Buntut Video Viral Yank Uwes Yank, Pelajar Madrasah di Banyuwangi Mengundurkan Diri

Kepala Kemenag Banyuwangi, Chaironi Hidayat mengungkap pemeran perempuan video asusila viral "yank uwes yank" adalah siswi madrasah dan resmi mengundurkan diri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT