Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan
- Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi
tvOnenews.com - Kasus yang sempat viral terkait Vina, perempuan asal Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, mantan mertua Vina dari Tiongkok datang langsung ke rumah Dedi Mulyadi untuk memberikan klarifikasi sekaligus mengungkap hal mengejutkan terkait peristiwa yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Seperti diketahui, sebelumnya Vina (26) sempat viral setelah mengunggah video permohonan pertolongan melalui Instagram. Dalam video tersebut, ia mengaku menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus “pengantin pesanan” di China.
Vina juga mengaku disekap, paspornya ditahan, serta mengalami kekerasan fisik dan dipaksa melayani suami yang diduga memiliki kondisi khusus.
![]()
Mantan Mertua Vina Cirebon saat Bertemu Dedi Mulyadi. (Sumber: YouTube Dedi Mulyadi)
Dalam kondisi tersebut, Vina meminta bantuan kepada tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar dapat dipulangkan ke Indonesia. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil setelah pemerintah membantu proses kepulangan Vina ke Tanah Air.
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon turut membantu proses penjemputan Vina di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (6/3/2026).
Namun setelah Vina kembali ke Indonesia, muncul fakta baru yang mengejutkan. Mantan ayah dan ibu mertua Vina dari Tiongkok datang jauh-jauh ke Indonesia untuk menemui Dedi Mulyadi dan memberikan penjelasan terkait kabar yang viral tersebut.
Pertemuan itu terlihat dalam unggahan Instagram dan YouTube pribadi Dedi Mulyadi pada 16 Maret 2026. Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi menanyakan maksud kedatangan mereka.
“Jadi ibu, waktu itu kan sudah dijelasin sama ibu, masalah apalagi sekarang?” tanya Dedi Mulyadi.
Susi yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah untuk mengklarifikasi kabar yang sempat viral.
“Mau klarifikasi yang kemarin, kan orangnya juga udah pulang kan. Apa yang ingin ibu sampaikan?” lanjut Dedi Mulyadi.
Susi kemudian menyampaikan bahwa berita mengenai Vina juga viral di China sehingga membuat keluarga suami merasa perlu datang langsung ke Indonesia.
Dedi Mulyadi kemudian menegaskan bahwa dirinya hanya membantu memfasilitasi kepulangan warga yang membutuhkan bantuan.
“Kalau saya kan tugas saya itu memfasilitasi kalau memang ada orang pulang dan setiap orang berhak menjelaskan berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya. Kan gitu loh. Tugas saya kan itu aja. Saya kan bukan penyidik. Gimana ceritanya?” kata Dedi Mulyadi.
Dalam pertemuan tersebut, Susi juga menjelaskan bahwa pria yang datang bersamanya adalah mantan ayah mertua Vina. Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi tampak terkejut.
“Vina kan punya suami ya orang China. Nah ini mertuanya Vina. Sengaja dari China ke sini?” tanya Dedi Mulyadi.
“Sengaja,” jawab Susi, sementara mantan ayah mertua Vina mengangguk.
Dedi Mulyadi kemudian menanyakan sudah berapa lama mereka berada di Indonesia.
“Sudah berapa hari China ke sini juga?” tanyanya.
Pertanyaan itu dijawab oleh mantan ayah mertua Vina dalam bahasa China yang kemudian diterjemahkan oleh istrinya.
“Udah dari tanggal 6,” ujar mantan ibu mertua Vina menerjemahkan ucapan suaminya.
Dalam pertemuan itu, mantan ayah mertua Vina juga menunjukkan sebuah video yang berkaitan dengan unggahan Vina yang viral di media sosial. Ia mengaku merasa kecewa dengan video tersebut.
“Dia kan ngomong waktu di YouTube itu ya. Waktu awal dia speak up di HP dia kemudian disebar. Bukan di saya,” jelas Dedi Mulyadi.
Mantan ibu mertua Vina kemudian menyampaikan penjelasan dari suaminya.
“Kan dia ngejelasin katanya dia tuh sakit gigi waktu ini, terus tiap malam enggak bisa tidur, enggak tahu karena apa. Enggak tidur terus nangis-nangis gitu. Jadi dia bikin alibi karena katanya dia dipukul atau gimana gitu, padahal enggak,” ujar mantan ibu mertua Vina.
Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa saat dirinya menanyakan langsung mengenai dugaan kekerasan, Vina tidak memberikan penjelasan rinci.
“Tapi ketika saya tanya ‘kamu dipukul apa?’ ya enggak mau ngomong juga. Saya di… oh kalau enggak nurut saya dipukul. Tapi dipukulnya gimana? Ah sudah rahasia saya, kan begitu,” kata Dedi Mulyadi.
Mendengar penjelasan tersebut, mantan ibu mertua Vina memberikan tanggapan.
“Berarti kan enggak, Pak,” ujarnya.
“Iya, kan udah selesai masalahnya orang sudah pulang,” jawab Dedi Mulyadi.
Meski demikian, pihak keluarga mengaku tetap merasa sedikit kecewa atas kejadian yang sempat viral tersebut.
“Cuma agak-agak sedikit kecewa gitu,” kata mantan ibu mertua Vina.
Dalam percakapan itu juga terungkap hal lain yang cukup mengejutkan. Dedi Mulyadi menyebut bahwa keluarga suami sebelumnya telah memberikan uang sebesar Rp100 juta sebagai mahar pernikahan.
“Itu kakaknya yang di Cirebon. Kan dapat uang Rp100 juta nih dari sini. Dapat uang kan Rp100 juta kan. Nah, uang Rp100 juta buat mahar kan. Nah kemudian uangnya itu dipakai sama kakaknya. Bertengkar sama kakaknya di handphone, di video,” ungkap Dedi Mulyadi.
Penjelasan tersebut kembali diperkuat oleh mantan ibu mertua Vina.
“Dia nangis karena uangnya itu dimakan sama kakaknya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa mantan ayah mertua Vina sempat bertanya kepada Vina mengenai alasan dirinya menangis.
“Terus dia tanya, ‘Kenapa kamu nangis-nangis terus?’ katanya kayak gitu perihal itu,” lanjutnya.
Di akhir percakapan, Dedi Mulyadi menyampaikan pandangannya terkait peristiwa tersebut. Menurutnya, dari sudut pandang keluarga suami, mereka datang ke Indonesia untuk mencari jodoh bagi anaknya.
“Kan kalau dari sisi kewajiban ya kan ini ke Indonesia cari jodoh. Iya kan? Cari jodoh buat anaknya. Kemudian ketemulah mungkin dengan bosnya Bu Susi. Kemudian bertemu Vina lah yang menjadi orang yang diperkenalkan dengan anaknya. Kemudian dinikahkan di sana, kemudian dia merasa tidak betah segala macam sikap dikembalikan kan gitu loh. Kan tidak TPPO kalau itu,” ujar Dedi Mulyadi.
Pertemuan tersebut pun kembali menarik perhatian publik karena menghadirkan sudut pandang lain dalam kasus yang sebelumnya viral di media sosial.
(anf)
Load more