GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Denada Jujur Soal Ketakutan Urus Ressa Sendiri, Ungkap Alasan Anak Diasuh Keluarga Emilia Contessa

Denada ungkap ketakutan urus Ressa sendiri tanpa suami dan alasan sang anak akhirnya diasuh keluarga besar Emilia Contessa di Banyuwangi.
Selasa, 17 Maret 2026 - 19:59 WIB
Denada dan Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube MNCTVrumahnyadangdut - HepiNews

tvOnenews.com - Denada akhirnya muncul ke publik dan menceritakan masa-masa sulit saat harus menghadapi kehamilan hingga melahirkan Ressa tanpa kehadiran sosok suami.

Saat berbincang di kanal YouTube “Spill The Tea” bersama Feni Rose, Denada memperlihatkan sisi rapuh sekaligus keteguhan hatinya sebagai seorang ibu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia tidak menampik bahwa perasaan sedih sempat menghampiri dirinya, terutama ketika harus menjalani semuanya seorang diri.

“Pasti ada sedih, tapi aku enggak mengurungkan niatku sama sekali,” ujar Denada.

Meski diliputi ketakutan dan kebingungan, Denada menegaskan bahwa kehadiran Ressa bukanlah sebuah kesalahan.

Ia menyadari bahwa mungkin ada keputusan di masa lalu yang ia anggap sebagai kekhilafan, namun bukan berarti anak yang ia kandung adalah bagian dari kesalahan tersebut.

“Anak ini bukan kesalahan, dia bukan dosaku. Dia adalah anak. Maka aku sebagai seorang ibu akan mempertahankan dia,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Setelah melalui masa kehamilan yang penuh tekanan, Denada akhirnya melahirkan Ressa dalam kondisi selamat.

Pengakuan Denada soal Ressa
Pengakuan Denada soal Ressa
Sumber :
  • YouTube/feniroseofficial

Namun, momen pasca persalinan justru menjadi salah satu fase paling emosional dalam hidupnya.

Ia mengaku merasakan campuran perasaan yang begitu kompleks antara bahagia, syukur, bangga, sekaligus sedih.

Bahagia karena sang anak lahir dengan sehat, namun di sisi lain ia menyadari bahwa situasi yang ia hadapi jauh dari kata ideal.

“Habis melahirkan itu aku sendirian. Sedih, bingung, tapi juga bahagia,” katanya.

Denada juga mengungkapkan bahwa ia merasa belum mampu memberikan kondisi keluarga yang utuh bagi Ressa, seperti adanya sosok ayah dan ibu dalam satu rumah tangga. Hal ini menjadi beban emosional tersendiri baginya.

Seiring berjalannya waktu, muncul pertanyaan besar tentang bagaimana masa depan Ressa akan dijalani, terutama dalam hal pengasuhan.

Dalam proses tersebut, sosok ibunda Denada, Emilia Contessa, memiliki peran penting.

Sejak masa kehamilan, Emilia Contessa kerap mengajak Denada berdiskusi mengenai rencana ke depan.

Pengakuan Denada soal Ressa
Pengakuan Denada soal Ressa
Sumber :
  • YouTube/feniroseofficial

Mulai dari pengasuhan, pendidikan, hingga kesiapan menghadapi pertanyaan sosial yang mungkin muncul di kemudian hari.

Awalnya, Denada bersikeras ingin mengurus anaknya sendiri.

Namun, ibunya terus memberikan perspektif yang lebih luas, termasuk tantangan yang mungkin akan dihadapi jika membesarkan anak seorang diri.

Hingga akhirnya muncul sebuah usulan dari keluarga besar. Emilia Contessa menyampaikan kemungkinan agar Ressa diasuh oleh adiknya, yakni Om Dino dan Tante Ratih yang tinggal di Banyuwangi.

Keluarga tersebut diketahui sudah lama menginginkan anak laki-laki, namun belum mendapatkannya.

Selain itu, lingkungan keluarga besar di Banyuwangi dinilai sangat mendukung untuk tumbuh kembang seorang anak.

Setelah melalui pertimbangan panjang, Denada akhirnya memutuskan untuk menerima usulan tersebut.

Ia melihat bahwa Ressa akan tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, memiliki figur ayah dan ibu, serta dikelilingi keluarga besar yang siap melindungi.

“Aku pikir itu perfect, karena dia akan melihat sosok bapak dan ibu, disayang semua orang,” ujarnya.

Meski demikian, keputusan tersebut bukanlah hal yang mudah. Denada mengaku harus berjuang melawan perasaan berat saat harus berpisah dengan anak yang baru saja ia lahirkan.

Ia bahkan mengenang momen-momen awal ketika Ressa sudah berada di Banyuwangi.

Rasa rindu yang begitu besar membuatnya kerap menelepon keluarganya hanya untuk mendengar suara sang anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Aku cuma dengerin nangisnya dia untuk ngobatin kangen,” kata Denada dengan suara bergetar.

Keputusan ini menjadi salah satu bab paling emosional dalam hidup Denada. Di satu sisi, ia ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya, namun di sisi lain ia harus merelakan jarak yang memisahkan mereka. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Francesco Bagnaia Tanggapi Keputusan MotoGP Gelar Balapan di Sirkuit Jalanan Musim Depan, Baginya...

Francesco Bagnaia Tanggapi Keputusan MotoGP Gelar Balapan di Sirkuit Jalanan Musim Depan, Baginya...

Rider Ducati, Francesco Bagnaia, mengomentari keputusan MotoGP untuk menggelar race di sirkuit jalanan pada musim 2027 mendatang saat GP Australia.
Empat Pelaku Penyiraman Andrie Ditangkap oleh TNI, TAUD: Polisi Kecolongan

Empat Pelaku Penyiraman Andrie Ditangkap oleh TNI, TAUD: Polisi Kecolongan

Perwakilan Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) Alghiffari Aqsa memberikan respons terkait penangkapan terduga pelaku penyiraman Andrie Yunus oleh TNI.
Rute Transjakarta Kena Penyesuaian Selama Periode Libur Lebaran, Ini Daftarnya

Rute Transjakarta Kena Penyesuaian Selama Periode Libur Lebaran, Ini Daftarnya

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian pada beberapa rute untuk mengantisipasi kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ternyata Prajurit Lintas Matra, AL dan AU

Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ternyata Prajurit Lintas Matra, AL dan AU

Keempat tersangka masing-masing berinisial NDP, SL, BHW, dan ES. Mereka kini telah diamankan di Puspom TNI untuk proses penyidikan lebih lanjut.
X Batasi Pengguna Minimal 16 Tahun di Indonesia

X Batasi Pengguna Minimal 16 Tahun di Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Digital merespons X (sebelumnya Twitter) yang menetapkan batas usia minimum pengguna di Indonesia menjadi 16 tahun.
Sempat Buron 10 Hari, Pelaku Pembunuhan di Muara Payang Lahat Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron 10 Hari, Pelaku Pembunuhan di Muara Payang Lahat Akhirnya Ditangkap

Usai sudah pelarian yang dilakukan oleh A alias AP bin S, warga Desa Muara Payang Kecamatan Muara Payang Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. A diburu oleh tim Sat

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Asisten John Herdman Kunjungi Leeds United, Pascal Struijk Bicara Blak-blakan soal Gabung Timnas Indonesia

Asisten John Herdman Kunjungi Leeds United, Pascal Struijk Bicara Blak-blakan soal Gabung Timnas Indonesia

Pascal Struijk kembali dikaitkan dengan Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Hal ini beriringan dengan kunjungan asisten pelatih dari John Herdman, Simon Grayson, ke markas Leeds United.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT