Reaksi Kuasa Hukum Ressa soal Denada Mengaku Sudah Rutin Berkomunikasi
- Kolase Instagram/@denadaindonesia & tvOne/Happy Oktavia
Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano, Andika Meigista menyoroti kemunculan Denada Tambunan. Pasal sang penyanyi menceritakan tentang polemiknya kepada Feni Rose.
Denada Tambunan mengungkap tentang alasan dirinya diduga menelantarkan Ressa Rizky Rossano. Selain itu, ia mengaku sudah berkomunikasi dengan Ressa.
Menanggapi hal itu, Andika menyikapi pengakuan Denada terkait komunikasi kepada Ressa dianggap sudah rutin. Ia mengaku tidak mengetahui tentang informasi tersebut.
"Belum," ungkap Andika dilansir dari Cumicumi, Rabu (18/3/2026).
Lebih lanjut, Andika menjelaskan, hingga kini Ressa juga belum menyampaikan kabar terbaru. Apalagi menyangkut tentang komunikasi antara Ressa dan Denada.
- YouTube/feniroseofficial
Walau demikian, Andika tidak membantah bahwa Ressa akan bertemu dengan Denada. Namun keduanya belum bisa memastikan jadwal pertemuan tersebut.
"Kemarin si Ressa belum menyampaikan apa-apa ke saya, hanya info rencananya sih mau ketemu dengan Mbak Denada. Tanggalnya tanggal 19 Maret insyaAllah," jelasnya.
Sebagai kuasa hukum, Andika justru mendukung langkah tersebut. Hal ini menjadi momentum kasus dugaan penelantaran anak kandung bisa tuntas.
"Mudah-mudahan bisa cepet ketemu, bisa clear ya. Kami juga berharap itu," ucapnya.
Diketahui, nama Denada mencuri perhatian publik sejak awal 2026. Kemunculan Ressa melayangkan gugatan secara perdata atas dugaan penelantaran anak kandung ke Pengadilan Negeri Banyuwangi sejak 2025.
Berbagai upaya Ressa bersama keluarga besar dan tim kuasa hukumnya membuat Denada menyampaikan klarifikasi secara terbuka. Penyanyi itu mengakui bahwa Ressa adalah anak kandungnya.
Terkini, Denada menjelaskan fakta terbaru. Ia merasa tidak menelantarkan Ressa selama 24 tahun.
Dalam perbincangan dengan Feni Rose, Denada juga mengungkapkan bahwa, ia sudah berkomunikasi dengan Ressa. Itu terjadi setelah mengakui Ressa sebagai anak biologisnya.
Denada bahkan membuktikan hal tersebut sambil membaca isi percakapan WhatsApp (WA) antara dirinya dengan Ressa sejak 3 Februari 2026.
"Aku sebetulnya WhatsApp ke Ressa setiap hari. Aku bacain," ungkap Denada.
Pada 3 Februari 2026, Denada menyampaikan harapannya kepada Ressa. Sebagai ibu kandung, ia tentu ingin sekali bertemu dengan pemuda asal Banyuwangi tersebut.
"Aku bilang, 'aku nggak apa-apa. Aku hanya ingin ketemu. Kalau boleh pengin peluk aja, tapi hanya kalau Ressa mau aja. Paling lama 30 menit, tapi kalau Ressa nggak mau juga dimengerti kok. Semoga Ressa selalu dalam perlindungan dari Allah Ta'ala'," tutur Denada sambil membaca isi pesan WA kepada Ressa.
Ia menyampaikan alasan dirinya lebih menumpahkan harapannya. Ia tidak menginginkan adanya pekenanan kepada Ressa.
Bukan tanpa alasan, Denada memahami kondisi Ressa. Ia melihat anak kandungnya masih marah besar setelah bertahun-tahun merasa telah ditelantarkan ibu kandungnya.
"Aku nggak mau kasih pemaksaan karena aku tahu, aku salah. Jadi, aku juga mengerti kalau seandainya Ressa masih belum mau ketemu aku, masih marah sama aku, nggak nyaman sama aku. Aku menerima itu," bebernya.
Pada 4 Februari 2026, Denada kembali mengirim pesan kepada Ressa. Ia berharap dirinya dan Ressa bisa bertemu secepat mungkin.
Denada bahagia Ressa membalas pesan WA darinya pada 5 Februari 2026. Hal ini membuat ia mendoakan anak kandungnya tetap sehat.
Penyanyi berusia 47 tahun itu terus mengirim pesan sampai 11 Februari 2026. Denada mengaku bahagia banyak yang menyayangi dan terinspirasi dengan perjuangan Ressa.
(hap)
Load more