Dedi Mulyadi Tindak Tegas Anak SD yang Bonceng 6 Orang, KDM: Bangun Jalan Agar Digunakan dengan Baik, Bukan Begini
- tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM beri tindakan tegas kepada anak di bawah umur yang membawa kendaraan bermotor.
Mendatangi salah satu wilayah di Jawa Barat, Gubernur yang dijuluki 'Bapak Aing' itu mendapati bahwa ada beberapa anak SD yang membawa motor.
Tak tanggung-tanggung, salah satu anak SD bahkan mengendarai motor bonceng enam.
Alhasil, ia pun langsung menegur dan memberi pembelajaran serta peringatan tegas kepada anak tersebut untuk tidak lagi mengulangi hal tersebut.
- tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL
"Belajar enggak aturan (bawa kendaraan di bawah umur) ini boleh enggak begini?" tanya KDM kepada anak SD yang membawa motor, seperti dilansir dari kanal YouTube miliknya.
Mengetahui dirinya bersalah, anak SD tersebut menjawab, "enggak boleh."
Atas kejadian ini, KDM menindak tegas dengan menanyakan asal sekolah dari anak tersebut dan meminta agar orangtua menandatangani perjanjian supaya anaknya tidak diberi izin membawa motor.
"Saya nanti tegas loh ke seluruh sekolah di Jawa Barat. Ini ya, Dinas Pendidikan, Kabupaten, Kota, seluruh Provinsi Jawa Barat bikin orangtuanya surat perjanjian, anak-anaknya tidak boleh menggunakan kendaraan bermotor. Belum waktunya," ucap Dedi Mulyadi tegas.
Gubernur Jawa Barat tersebut juga mengaku kecewa lantaran perbaikan jalan yang sudah diupayakan pemerintah ternyata malah disalahgunakan.
"Jalan pengen dibagusin, kalau begini terus saya enggak mau," tutur KDM.
- tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL
Dedi Mulyadi menambahkan, perbaikan jalan di Jawa Barat diperuntukan untuk membantu mobilitas warga, bukan agar anak-anak bisa bebas membawa kendaraan tanpa menaati aturan.
"Kita bangun jalan untuk warga agar digunakan dengan baik, bukan untuk yang begini," katanya.
"Nanti saya mau hari Senin saya ke sekolahnya. Nanti semua orangtuanya tanda tangan, surat pernyataan tidak akan lagi membiarkan anaknya naik motor. Belum waktunya," imbuhnya.
Ia juga memberikan pemahaman tentang bahayanya berkendara tanpa helm apalagi dengan membawa boncengan lebih dari satu orang.
"Kalau kalau kamu celaka, kamu sakit enggak? Orangtua kamu sedih enggak?" tanyanya kepada anak-anak tersebut.
Selain memberi teguran, Dedi Mulyadi juga memberi anak-anak tersebut hukuman dengan mengamankan motor yang digunakan dan meminta agar orangtua anak tersebut datang langsung untuk mengambilnya.
Terakhir, KDM juga menjelaskan bahwa untuk bisa mengendarai sepeda motor, anak tersebut harus memiliki SIM dan menggunakan helm.
Sebagai orang nomor satu di Jawa Barat, Dedi Mulyadi berharap agar anak-anak bisa jadi sosok yang hebat dan taat aturan.
(nka)
Load more