GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Balik Pertemuan Ressa dan Denada, Ronald Armada Ungkap Fakta Tak Terduga

​​​​​​​Ronald Armada ungkap fakta di balik pertemuan Denada dan Ressa, tanpa pengacara dan belum ada kejelasan soal kesepakatan atau pencabutan perkara
Kamis, 26 Maret 2026 - 22:54 WIB
Ressa Rizky Rossano, Kuasa Hukum, dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Istimewa / Instagram @denadaindonesia / Cumicumi

tvOnenews.com - Di balik pertemuan Lebaran Ressa dan Denada, Ronald Armada akhirnya mengungkap fakta tak terduga yang terjadi di balik layar.

Pertemuan antara Denada dan Ressa yang terjadi menjelang hingga saat momen Lebaran 2026 ternyata menyimpan sejumlah hal yang tidak banyak diketahui publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tayangan YouTube Intens Investigasi pada 26 Maret 2026, Ronald Armada selaku kuasa hukum Ressa buka suara terkait pertemuan tersebut.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah fakta bahwa pertemuan antara Denada dan Ressa berlangsung tanpa didampingi kuasa hukum. Justru, dalam pertemuan tersebut, keduanya didampingi oleh seorang psikolog.

Menanggapi hal tersebut, Ronald Armada mengaku pihaknya memang sengaja mengambil langkah mundur demi menciptakan suasana yang lebih hangat di antara keluarga.

“Gini, sebetulnya kan kemarin itu kan kita itu mundur. Ambil langkah mundur pelan-pelan agar memang nanti koneksitas antara keluarga itu kerabat itu biar suasananya lebih hangat. Nah, ternyata kalau memang kemarin itu malah didampingi psikolog itu ya karena Ressa sendiri sebelumnya yang enggak keberatan ya. Saya juga enggak keberatan sebelumnya kan untuk apa psikolog itu kan. Tapi enggak, Mas, enggak masalah lah, wong itu sudah terjadi kok. Iya toh,” ujar Ronald Armada.

Namun, di balik pertemuan tersebut, muncul fakta lain yang cukup mengejutkan. Ronald mengaku tidak mendapatkan informasi secara lengkap terkait jalannya pertemuan tersebut.

“Saya sebetulnya tahu, tetapi karena memang infonya kurang update kemarin itu karena memang kan posisinya kan berjauhan di mana Ressa, Papa Dino sama Mama Ratih di Jakarta, saya di Banyuwangi, Bang Firdaus juga di Banyuwangi, Bang Andhika juga di Sumenep ya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa momen Lebaran membuat komunikasi tidak berjalan maksimal, sehingga dirinya baru mengetahui perkembangan tersebut belakangan.

“Karena kemarin itu memang iklimnya masih Ramadan sama Hari Raya. Jadi ya saya pikir kemarin momentumnya ya bukan diambil pas hari raya ya, ya karena saya sudah terlanjur mudik ya. Saya kemarin ya ngikuti pas belakangan baru diberitahu,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya kesepakatan atau perjanjian antara Denada dan Ressa dalam pertemuan tersebut, Ronald mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Saya jujur saja saya kurang paham. Cuma begini, karena memang itu kan masih konsep islah, jadi kalau memang nanti realisasi islah itu ada, karena akan ditindak lanjuti sama pencabutan perkara, karena memang kita masih belum diberitahu sampai sekarang pun masih belum ada konfirmasi yang tegas dan jelas kepada kita,” ungkapnya.

Ronald juga menyebut bahwa pihak keluarga kemungkinan akan memberikan penjelasan setelah kembali dari perjalanan.

“Karena memang mama dan papa itu kan rencananya akan pulang ke Banyuwangi, mungkin akan memberikan penjelasan secara lisan nanti dengan kita,” tambahnya.

Meski begitu, hingga saat ini ia menegaskan belum mengetahui detail apakah ada kesepakatan resmi yang telah dibuat.

“Kalau soal perjanjian, saya masih kurang tahu itu,” tegas Ronald.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan berbagai fakta tersebut, pertemuan antara Denada dan Ressa yang semula terlihat sebagai langkah damai ternyata masih menyisakan sejumlah tanda tanya, terutama terkait komunikasi dan kejelasan kesepakatan di antara kedua belah pihak.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT